Mengenai Saya
Laman
Rabu, 19 Januari 2011
"Ukhty,will u marry Me?
BismillahhiRohman nirRohim
Saudara-saudariku fillah,semoga Alloh selalu dan senantiasa memberikan Rahmat,Taufik dan Hidayah-Nya selalu......
Seperti biasanya,Hamzah,sebelum tidur ia membaca Surat Cinta dari Alloh,surat Al-Kahfi,cukup 15menit atau sekitar 70 ayat....
SubhanAlloh,suaranya yang lembut,Indah, bacaannya yang tartil,,setelah itu Ia pun tertidur...
tepat pukul 03.00 WIB,ia terbangun untuk Sholat Tahajjud...
Ia berDoa kepada Alloh,memohon ampunan untuk dirinya,ibu dan bapaknya,keluarga dan kaum muslimin pada umumnya,terlebih bagi para pejuang yang membela Agama Alloh di Medan perang....dan ia pun tak lupa,agar Alloh segera melepas masa lajangnya,dan mengirim bidadari sholehah untuknya,Bidadari Dunia yang akan menjadi Bidadari Surga...Amiiiiinn.:)
Alhamdulillah panggilan Shubuh telah terdengar,panggilan Dzat yang Maha Agung,Maha Besar...
Hamzah,Ayah dan Adik2 lelakinya berangkat ke Masjid...
seperti biasa,hari setelah Shubuh ia gunakan untuk mengaji,seluruh penghuni rumahpun terdengar sedang membaca Qur'an..
setelah itu,Hamzah ingin refreshing,jogging atau lari pagi...
selama ia lari,ia hanya menyanyikan lagu2 perjuangan,lagu2 Jihad,lagu2 pembakar semangat....
"yah,pemuda2 Islam hau\rus kuat dan cerdas,Basthotan fil 'ilmi wal jismi" gumamnya dalam hati..
sampailah ia kembali kerumahnya dengan penuh ghiroh....
"Assalamu'alaikum Bu??"sapa Hamzah kepada Ibunya sambil terengah-engah nafasnya...
"wa'alaikum salam Zah,whwhwh,tentara Alloh,hebat nihh"
senyum Ibu yang terlihat sumringah,,
Ibu yang saat itu terlihat sedang menyiapkan sarapan pagi untuk keluarga tercinta...
"ehhmmm,Zah,gimana,kamu dah punya calon belum??"
"alhamdulillah belum Bu....."sambil mengelap keringat yang masih membanjiri kulitnya...
"Masya Alloh,kapan toh Zah??usiamu itu sudah matang Lhooo...kamupun sudah cukup berpenghasilan..
tanya Ibu dengan senyuman manisnya,,,:)
Hamzah hanya terlihat membalas dengan senyuman termanis untuk Ibunya...
Hamzah pamit untuk segera bersiap2 kekamar mandi..
Semua sudah rapi,Hamzah dan adik2nya berangkat keTempat tujuannya masing2...
"Bue,aku pamit ya,mohon doanya,semoga Alloh mempermudah urusanku" sambil mencium tangan Ibunya dengan hangat,disambung mencium pipi kanan dan kiri Ibunya...
"Insya Alloh Zah,Ibu selaluberdoa untukmu,kebaikanmu,dan kebaikan keluarga kita tentunya,Dunia dan Akherat" jawab Ibu dengan penuh keramahan,,
"Alhamdulillah,terima kasih Bu,aku pamit,Assalamu'alaikum"
"oh iya,salam buat Ayah ya Bu"
Lanjut pamit Hamzah berbarengan dengan Ayahnya yang masih di kamar mandi...
"iya sayang,wa'alaikum salam,hati2 ya"
jawab Ibu dengan penuh semangat.....
sampailah Hamzah di kantornya!!
Tak lama kemudian......
Manager yang terlihat cerah sekali wajahnya,yang ditumbuhi bulu janggut yang cukup indah masuk kedalam ruangan kantor,yang di ikuti oleh gadis dari belakangnya yang terlihat hanya menundukkan wajahnya....
Sontak ketika melihat Wanita berjilbab lebar nan rapi itupun langsung bangkit semua karyawan dari tempat duduknya..
"SubhanAlloh,ya Alloh anggun sekali wanita ini.....ia begituhati2 menjaga pandangannya..
"Astaghfirulloh" Hamzah buru2 istighfar dalam hati..
baru kali ini, ia melihat sosok wanita berkacamata,dengan jilbabnya yang rapi yang membuat jantungnya berdegup kencang.....
Manager akhirnya mengenalkan Gadis itu..
ternyata ia masih lajang,,,,
terlihat mata-mata kaum Adam hanya tersenyum mendengar "status" sang karyawati baru....
Hamzah terlihat agak canggung,ketika ternyata ia tidak jauh posisi kerjanya dengan gadis itu.....
Waktu pulang kerja!!
Gadis itu hanya diam seribu bahasa selama di kantor,ia bergerak hanya waktu sholat dan waktu makan tiba, begitupun Hamzah,ia hanya break ketika Adzan memanggilnya...sesekali matanya dan mata gadis itu bertemu tanpa sengaja...
"Astaghfirulloh,kenapa deg2an lagi yaa,benar2 wanita yang berbeda dengan wanita yang lain" komentarnya dalam hati.....
"yupzzz,alhamdulillah tinggal pulang" kata Hamzah kepada teman prianya
"Zah, sholehah benar gadis baru itu yaa,cantik lagi,ckckck,,sepertinya cocok denganmu Zah" ledek Umar dengan menyenggol bahunya Hamzah...
"ah,bisa aje ente Mar" padahal hatinya senyam senyum Umar berkata demikian... aw aw aw:)) ^_*
pas di depan kantor,Hamzah melihat gadis itu dijemput oleh lelaki....
ceeeeeeeeesssssss,hatinya berduka,bersedih
"ooooo Alloh ampuni Hamba-Mu ini" batinnya dalam hati.
Sampailah ia dirumah dengan wajah agak cemberut!!
ia bercerita kepada Ibunya,,
"Bue,tadi dikantor Hamzah,ada karyawati baru,gadis"
"Masya Alloh,apa dia berjilbab Zah??"
"iya Bue,dia cantik sekali,,tapi,,,,,,,,,,,,,,," jawab Hamzah ngambang
"tapi kenapa Zah?"
"dia dijemput oleh lelaki dengan motor"
"ah,mungkin saja itu bapaknya,kakaknya/saudaranya" jawab Ibu menenangkan hati anak sulungnya itu...
"ini hari pertama dia kerja,tapi apa Ibu tahu kenapa hatiku berbeda saat melihatnya,padahal aku baru mengenalnya tadi?"
"SubhanAlloh Zah,itu perasaan cinta.....khitbahlah ia,kalau kamu benar2 mencintainya"
"Insya Alloh Bue,aq pamit ya Bue untuk istirahat dulu"
Suasana di Kamar Hamzah!!
"Astaghfirulloh,Apa benar yang dikatakan Bue,kalau yang menjemputnya tadi bapaknya?" gelisahnya dalam hati
"yah,aku yakin,aku mencintainya,Bismillah aku akan mengkhitbahnya"
lalu,ia mengambil Mushaf Qur'an,lalu membacanya...
selesai,iapun tertidur...
kegiatan tengah malamnya,sama seperti biasanya.......
Pagi telah siap semua!!!
"Bue,aku mohon padamu,kalau memang dia jodohku,Alloh pasti akan mempertemukan kami,,Hamzah yakin,Bue pasti akan senang bila melihatnya"
"Insya Alloh Zah,kamu tahu Zah,semalam Ibu bermimpi,kalau tak lama lagi kamu akan melamar seorang wanita sholehah,,mungkinkah dia orangnya??" senyum Ibu sumringah membangkitkan semangat "juang" Hamzah...
"Allohu Akbar Bue,semoga mimpimu itu benar dan Alloh mendengar doa2 wanita sholehah sepertimu"..
"Hati2 Zah,bismillah yaa....."
"Iya Bue,,,Assalamu'alaikum salam untuk Ayah,aku duluan..."
sampailah ia di kantor!!
"alhamdulillah sampai juga nih" sembari melirik kearah tempat duduk gadis berjilbab lebar itu...
"belum datang" katanya dalam hati...
"nah,itu dia,,Lhooo,lelaki itu lagi,pake cium tangan segala...tapi ko sudah agak tua ya lelaki itu??"
cemburunya dalam hati
"ah mungkin bapaknya."hibur ia dalam hati
lagi2 gadis ini hanya diam seribu bahasa,kecuali terhadap teman2 wanitanya.......
jam terus berputar, jam pulangpun akhirnya tiba!!
gadis itu dijemput lagi oleh lelaki tadi,,astaghfirulloh......
"aku penasaran nihhh,siapa sihh lelaki itu,ya Alloh,semoga ini niat suci mencari keridhoanmu"
bismillah aku akan mengikuiti mereka dari belakang...
sampailah dirumah gadis itu!!,,
"untung besok libur,hari sabtu..." gumamnya dalam hati...
"ternyata benar,itu bapaknya yang sering menjemputnya,,,Alhamdulillah ya Alloh,lampu hijau nih" katanya pada diri sendiri
tiba2 hatinya berfikir,"secepatnya aku akan melamarmu" celotehnya dalam hati...
saatnya pulang.......
kembali ia kerumah!!
jam menunjukkan pukul 21.00 WIB
"Assalamu'alaikum,Bue belum tidur??"
"wa'alaikum salam,,belum Zah,Bue lagi memikirkanmu"
"kenapa kamu Zah,kok senyam senyum gitu,ada berita gembira ya buat Ibu??"
"SubhanAlloh,engkau benar2 wanita sholehah Bue,feelingmu tepat" senyum tulus Hamzah diikuti mencium tangan Ibunya...
"Bue,tadi aku mengikutinya saat dia pulang,ternyata benar,lelaki itu bapaknya,,dan sekarang aku tahu rumahnya Bue,,,"
"Alhamdulillah,ya sudah Zah kalau bisa kamu lamar dia secepatnya...Bue yakin kok dengan pilihanmu itu"
"iya Bue,Insya Alloh,,rencanaku hari Ahad,gimana??Bue ada acara ndak??"
"Ndak Zah,oke,insya Alloh kita bertiga dengan Ayah akan datang untuk melamarnya"
"Alhamdulillah,iya Bue,Insya Alloh"....senyum merekah dari keduanya,,,
pembicaraanpun selesai,disusul pamit Hamzah untuk membersihkan badannya,setelah itu ia sholat isya,,karena tadi dijalan macet sekali,,setelah itu,,ia membaca Qur'an,hanya 10 menit,,tak tertahankan lagi ngantuknya,iapun terjaga..
esok harinya seperti biasa!!
Hari Ahad!!
tibalah Keluarga Hamzah di rumah gadis itu...
Apa yang terjadi???
SubhanAlloh,ternyata Ayah Hamzah dan Ayah gadis itu sahabat dari kecil,hanya saja Alloh mempertemukan kembali diusia mereka yang telah lanjut....
"Masya Alloh,ini Agus?,apakabar kamu Gus?" tanya Ayah Sang Gadis
"Allohu Akbar,ternyata kamu Han?? mereka terlihat saling berpelukan,bernostalgia
"kok kamu tahu rumahku?ada apa Gus??Masya Alloh,,Gus Gus,pangling aku"
"Nah justru itu Burhan,aku kesini untuk melamar seorang gadis untuk anakku,Apa jangan2 dia anakmu??"
"Alhamdulillah,suatu kebetulan dan rencana Alloh yang begitu Indah..." balas sapaan sang tuan rumah
"kenalkan Gus,ini anakku,Hamzah namanya"
"Assalamu'alaikum om,aku Hamzah" sapa Hamzah dengan ramah...
"wa'alaikum salam,whwhwh,anakmu gagah Gus,tampan pula..."
pembicaraan pun berlanjut,,
setelah itu,Agus angkat bicara..
"ehmm,bismillah,jadi begini Om,kedatangan kami kemari untuk melamar putri Om yang bernama Intan Aisyah..."
Hamzah to the point....
"SubhanAlloh,,sejujurnya Gus,Zah,,sejak pertama kali anakku kerja di kantor barunya,ia tertarik dengan seorang lelaki,katanya,lelaki itu sholeh,ramah,baik,santun,,,ternyata Alloh mendengar Doa anakku itu"
"kamu tahu Zah siapa lelaki itu??"
"yaa,kamulah orangnya"
Hamzah memandangi wajah kedua orang tuanya dengan wajah bercahaya...gembira...
"Sebentar Zah,Intan sedang mengantar Ibunya berbelanja"...
tak lama kemudian Gadis berjilbab itupun datang dengan Ibunya...
"Assalamu'alaikum??" salam Intan dan Ibunya berbarengan...
"nah itu dia datang" sambung Ayah Intan..
Ibu Hamzah bangkit untuk berpelukan kepada Intan dan Ibunya...mesra sekali...
Akhirnya,semua telah hadir dalam satu ruangan...
kembali,Hamzah mengutarakan niatnya!!
"jadi begini tante,Ukhty,niat kami datang kemari untuk melamar putri Om dan tante..Intan Aisyah"
terlihat wajah Intan yang merah merona,haru bercampur bahagia...
"Tan,bagaimana,apa kamu menerima lamaran nak Hamzah?? tanya Sang Ayah
"atau mungkin nak Hamzah aja yang langsung mengungkapkannya"
"Bismillah,,,
"Ukhty,will you marry me??"
kembali,Intan hanya diam,,,
tak lama kemudian,,ia menjawab hanya dengan anggukan..tanda ia setuju...
Alhamdulillah, terlihat air mata bahagia dari wajahnya,begitupun dengan Ibu Hamzah dan Ibunya Intan.....
BarokAllohhu laka wa baroka 'alaika wa jama'a bainahuma fi khoir.......ini doa setelah menikah!!!
Untuk Sahabat2ku sekalian,percayalah setiap kita telah memiliki pasangannya masing2.yakinlah jika kita baik,niscaya Alloh akan mempertemukan yang terbaik untuk kita....
Saya Doakan untuk saya dan kalian semua,semoga Alloh memberikan jodoh yang sholeh dan sholehah bagi kita,,,
yang dapat membina rumah tangga dengan rasa cinta dan penuh cinta selamanya,Cinta kepada Ilahi,kepada suami,istri dan kepada buah cinta kita nantinya,yang akan mendidik generasi2 Qur'ani,generasi Robbani,generasi Pejuang,,,
generasi penghafal Qur'an....dan kiranya Alloh mengumpulkan semua keturunan kita yang berIman didalam Surga-Nya kelak...
Al haqqum min Robbik falaa takuu nanna minal mumtariin!!
http://www.facebook.com/notes/melati/ukhtywill-u-marry-me/175262699178780
Cinta Uang Adalah Akar Kejahatan
Bismillaahirrahmanirrakhiim.....
Saudara-saudaraku Fillah sekalian.
D U I T. Dijadikan sebuah judul lagu dangdut , dinyanyikan oleh seorang aktor yang cukup terkenal, diekspresikan sambil teriak histeris bah seorang yang kerasukan syaiton laknatullah.
D U I T . Dalam kontek saat ini ,ada seorang politikus yang kalap membaca sebuah surat kabar tertulis “UUD” akan tetapi dibaca keras keras “Ujung Ujungnya Duit.
D U I T. MENJADI SUATU YANG SANGAT PRIMADONA, menjadi suatu yang sangat diperhatikan sehingga nilai nya naik turun bahkan lenggak lenggok manja menari di bursa efek Nasional maupun Intrnasional sehingga cukup memperdaya para pemimpin Negara dibelahan dunia ini.
Saudaraku…! Sesama manusia yang bermoral betapa naïf nya masalah “DUIT”, namun dengan segala kerendahan hati, saya mencoba dari kontek ini dijadikan sebuah konsep mengenai pemahaman tentang hal ini.
“ D U I T “ , ADALAH SEBUAH “LAFADZ” sangat tergantung sekali dengan manusia yang mengartikan nya. Cukup bijak kiranya jika saya mengartikan :
“ D U I T “ ADALAH SEBUAH SINGKATAN YANG KEPANJANGAN NYA ADALAH : Do’a , Usaha , Iman , Taqwa.
D o ‘ a. Mempunyai arti memanggil , meminta pertolongan atau memohon , sedangkan menurut istilah ialah memohon perlindungan terhadap Allah swt. Dengan merendahkan diri dan tunduk kepada Allah Aza wazzalla.
U s a h a. untuk menghantarkan pengertian usaha ini marilah kita simak sebuah Hadist sebagai berikut : barang siapa yang menginginkan kebahagiaan dunia haruslah dengan Ilmu. Barang siapa yang menginginkan kebahagiaan Akhirat haruslah dengan Ilmu. Dan barang siapa yang menginginkan keduanya haruslah dengan Ilmu.(HR. Tabraniy). Jadi jelaslah usaha harus dipersenjatai dengan Ilmu.
I m a n . adalah sebuah ikrar dalam hati dan masuk ke sukma , lalu diucapkan dengan lisan dan dilakukan dengan perbuatan. Sedangkan keimanan tidak dapat dinilai dengan harga sampai setinggi apapun dari harga dunia ini. Sebab adanya keimanan dari diri seseorang adalah karena hidayah dari Allah semata , oleh karena itu beruntunglah orang yang mempunyai keimanan kepada Allah Swt.
T a q w a . Secara Lughowiy / bahasa , artinya ialah Tawaddu’ . Qonaah . Wara . Yakin . adalah merupakan kumpulan Ilmu , amal , dan Istiqomah. Oleh karna itu sadaraku…….
Jangan tanyakan berapa harga duit yang diberikan Negara kepada kita ? . Akan tetapi berikanlah Do’a, Usaha , Iman, dan Taqwa untuk membangun NKRI tercinta ini…...
***************************************************
CINTA AKAN UANG adalah akar dari banyak perkara yang jahat.
DUIT bukanlah hal UTAMA sekalipun POKOK.
Dijaman sekarang ini, tanpa duit / uang banyak hal yang sulit untuk kita cukupi.
Bukan duit atau uangnya yang bermasalah,
tetapi Cinta akan uanglah yang menjadi pintu datangnya masalah...
Firman Allah : "Di jadikan indah pada (pandangan) manusia kpd apa apa yang di ingini yaitu :
wanita,anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas,perak,kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang . Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allahlah tempat kembali yang baik (syurga) .(QS:Ali Imran:14)
Allah memberikan rizki dan karunia-Nya kepada makhluk dan hamba-hambanya di seluruh muka bumi ini karena cinta dan kasih sayang-Nya .Tapi manusia karena kecintaan dan keserakahannya akan uang dan kenikmatan duniawi rela menjadi hamba uang dan melupakan fitrahnya bahwa ia adalah hamba Allah.Ia akan rela dan melakukan segala cara utk mendapatkan uang,,tp ia amat malas dan ogah ogahan hanya untuk mensyukuri nikmat-Nya dan beribadah kpd Tuhan-Nya.Ia bisa berkata time " TIME IS MONEY " tapi ia tega berkata sibuk jika datang "TIME FOR PRAYER" .
Begitu mudahnya ia berkata dengan bersemangat "ON TIME FOR MONEY" tp ia juga begitu mudahnya dengan menyepelekan berkata "NO TIME FOR PRAYER" .Jikalau demikian siapakah Tuhan kita ???
UANG ataukah ALLAH ???
Wallahu a"lam bishowab...
http://www.facebook.com/notes/melati/cinta-uang-adalah-akar-kejahatan/174408405930876
" Siapa Sebenarnya Yang Kita Rindukan Melalui Kerinduan Kepada Ibu Kita...???
kita kenang ...
wajah ibu kita,,wajah bapak kita...
9 bulan kita di r
ahim ibu...
walaupun berat, tetap tersenyum bahagia melihat kehadiran kita di rahimnya...
berdiri sulit, berbaring sakit dan berjalan berat, tapi rela....
menjelang kita lahir ke dunia ibu meregang nyaawa..antara hidup dan mati...
mempertaruhkan nyawanya agar kita selamat....
ayah membanting tulang agar kita ada biaya...
Alhamdulillah dengan simbah darah , air mata , keringat, kita lahir ke dunia ini...
tidak sedikit ibu yang meninggal saat melahirkan anaknnya....
SAUDARAKU..
kenanglah waktu kita masih bayi dulu...
di peluk , di ciumi...di belai...
ibu rela tidak makan asal kita makan...
ingatlah waktu ibu sedang nikmat makan kita membuang kotoran....
ibu tidak jijik untuk membersihkan kotoran kita...
di bersihkan kotoran kita dengan ikhlas...
ayah mencari nafkah agar kita punya pakaian...
makin lama makin besar...
berhutang ke sana kemari agar kita bisa sekolah, agar punya tas, punya sepatu..
walaupun di tagih dari sana sini....
tidak sedikit orang tua yang terjerumus berbuat dosa agar anaknya bisa sekolah...
tapi apa yang kita lakukan ????????????
semakin besar semakin berani...semakin merendahkan ibu bapak kita...
kita anggap orang kampung yang udik...
banyak orang tua yang hatinya remuk karena kelakuan anaknya...
padahal air susunya mengalir pada tubuh kita...
darahnya mengalir pada tubuh kita...
kini orang tua kita kian tuan..
kita tidak tahu berapa lama lagi kita bisa menatap wajah mereka....
andaikata saat perpisahan tiba...
andaikata ibu di panggil..
ayah di panggil pemiliknya...
andai orang tua kita sudah tterbaring menjadi mayat , kita sudah tidak bisa lagi mencium tangannya...
tidak bisa lagi menyapanya lewat telepon...
tidak bisa membawakan oleh oleh...
andaikata orang tua kita sudah terbungkus kain kafan...
hanya batu nisan yang bisa kita raba....
Balasan anak durhaka oleh azab Allah di dulukan....
apalagi ibu kita yang pernah kita huni 9 bulan..
mungkin ibu kita ilmunya sedikit, kurang sholehah...
mungkin kita bergelimang dosa...
tapi kita anaknya...
seharusnya kita berjuang agar ia puas memiliki anak kita...
bahagia di akhir hayatnya....
Beri kesempatan ya Allah kami membahagiakan orang tua kami, ibu bapak kami..
muliakan sisa umurnya...
lindungi ibu bapak kami ...
jadikan akhir umur mereka khusnul khotimah...
lapangkan kuburnya..jadikan doa kami cahaya di alam kuburnya...
amin..ya Allah....
Siapakah yang kita rindukan melalui ibu kita....???
bukan tulang dan kulitnya karena semuanya akan hancur,,,tapi kasih sayangnya....
siapakah yang mengilhamkan hati ibu kita hingga sedemikian rupa menyayangi kita...??
DIA lah Allah sebenarnya yang kita rindukan..
sang pemilik sifat Ar Rahman..Ar Rahim....
" Sidik Jari Manusia "
THE SUPER SUPERVISOR
Dalam era teknologi manusia dapat memantau apa yang dilakukan manusia lainnya pada ribuan mill dengan bantuan teknologi canggih satelit. Penciptaan teknologi canggih ini berangkat dari sifat manusia yang ingin tahu apa yang dilakukan dan apa yang diucapkan orang lain. Dengan kata lain teknologi ini dapat mengawasi dan memantau orang lain. Berbicara tentang pengawasan, manusia bila tidak diawasi maka dia akan berbuat seenaknya, seperti seorang pekerja tanpa pengawasan atasannya mungkin dia akan bekerja asal-asalan tapi ketika dia mengetahui bahwa sedang diawasi pastilah dia akan bekerja dengan sunguh-sungguh dan rapih.
Karena itu dalam dunia kerja dibutuhkan seorang pengawas atau supervisor; tidak cukup seorang menajer memperhatikan semua bawahannya tanpa dibantu supervisor-supervisornya. Contoh yang lain adalah ketika seorang shalat dan tidak menyadari bahwa ada yang mengawasinya alias melihatnya, shalatnya asal-asalan; asal menggugurkan kewajiban makanya tidak thuma'ninah dan bacaannya cepat. Jikalau dia menyadari pastilah shalatnya akan khusuk dan thuma'ninah. Dalam ajaran agama Islam ada keyakinan bahwa setiap manusia diawasi oleh Allah melalui perangkat pengawasan yang ketat . Pengawasan yang diciptakan-Nya ini semata untuk sebuah keadilan manusia itu sendiri ketika datang hari Hisab.
Bagaimana sistim pengawasan Allah berjalan? Kita mulai dari firmannya yang berbunyi: "Sesungguhnya Allah Maha Mendengar dan Melihat" Bagaimana kita memahami Allah Maha Mendengar? Dan bagaimana kita memahami Allah Maha Melihat? Ada kesalahan dalam memahami firman Allah tersebut pada kebanyakan manusia. Siapa yang tak tahu bahwa Allah itu Maha Mendengar dan Melihat tapi kenapa kemaksiatan merajalela terus. Si fulan, muslim tapi terus melakukan korupsi, si anu muslim doyan selingkuh ,dsb. Mereka tahu bahwa Allah Maha Mengetaui, Maha Mendengar dan Maha Melihat. Hal ini terjadi karena kita salah memahami makna Maha Mendengar dan Maha Melihat, sering kita mempersonifikasikan perbuatan Allah dengan perbuatan manusia. Manusia mengira melihatnya Allah seperti melihatnya, manusia mengira mendengar-Nya seperti mereka mendengar bahkan kita memahami seperti orang-orang kafir yang mengatakan Al-Quran hanyalah dongeng-dongeng belaka. 24. dan apabila dikatakan kepada mereka "Apakah yang telah diturunkan Tuhanmu?" mereka menjawab: "Dongeng-dongengan orang-orang dahulu", (an-Nahl, 16:24) Firman-firman Allah di bawah ini menggambarkan bagaimana pengawasan Allah terhadap alam semesta ini termasuk manusia.
"Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya Malaikat Pengawas yang selalu hadir. (QS. Qaff. 50:18) "Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang
mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz)" (QS. Al-An'am, 6:59) "Kamu tidak berada dalam suatu Keadaan dan tidak membaca suatu ayat dari Al Quran dan kamu tidak mengerjakan suatu pekerjaan, melainkan Kami menjadi saksi atasmu di waktu kamu melakukannya. tidak luput dari pengetahuan Tuhanmu biarpun sebesar zarrah (atom) di bumi ataupun di langit. tidak ada yang lebih kecil dan tidak (pula) yang lebih besar dari itu, melainkan (semua tercatat) dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh). (QS. Yunus, 10:61) Allah Swt. Melakukan pengawasan seketat itu tak lain untuk memberikan keadilan yang seadil-adilnya bagi manusia di pengadilan-Nya. " Bukankah Allah hakim yang seadil-adilnya? (QS. At-Tiin, 95:8) Bagaimana tangan dan kaki kita berkata dan bersaksi pada pengadilan Allah Swt? "Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan. (QS. Yaasiin, 36:65) Mari kita pahami ayat ini dengan pendekatan dan tinjauan teknologi dan saint. Buang jauh-jauh personifikasi tangan berkata dan kaki bersaksi seperti apa yang didapatkan waktu kecil, yang lama tertanam pada alam bawah sadar ( Sub conscious mind ). Bukan tidak mungkin Allah mengadili manusia sebagaimana manusia mengadili di dunia. Di dalam pengadilan manusia seorang terdakwa akan dinyatakan salah dan menjadi tersangka bila bukti-bukti dan saksi-saksi yang ada mengarah dan memberatkan terdakwa sebagai pelakunya. Diantara alat bukti di pengadilan dunia, antara lain:
1. Alat Recording seperti CCTV atau secanggih satellite pemantau tapi alat ini tak dapat menangkap apa yang dibicarakan terdakwa melainkan gerak-geriknya saja. Ini sebuah kelemahan atau keterbatasan alat itu.
2. Teknologi Tapping, teknologi menyadap di tubuh manusia; biasanya dilakukan pada tingkat intelligent. Semua gerak-gerik dan pembicaraan manusia dapat dilihat dan didengar. Alat ini ditanam di tubuh manusia. Siapa yang mengajarkan manusia pandai membuat alat-alat tersebut kalau bukan Allah jua seperti firmannya:
"Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya".(QS. Al-'alaq, 96:5)
> 3. Sidik jari, dll >
KETIKA TANGAN BERKATA
Sidik jari merupakan identitas diri manusia yang menjelaskan motivasi,
kepribadian dan kemampuannya. Tidak ada sidik jari yang sama di dunia ini meskipun sidik jari manusia kembar. Dugaannya karena ucapan, perbuatan dan niat orang masing-masing berbeda. Sidik jari manusia diasumsikan sebagai
perekam audio. Pola rekaman pada CD sama dengan pola rekaman sidik jari. Dengan kata lain di tangan-tangan manusia ada rekaman-rekaman suara semasa hidup dunia. Suara saja tidak cukup sebagai alat pembuktian mesti ada pembuktian visual. Dimana pembuktian visual pada tubuh manusia? Di kaki-kaki manusia ada rekaman gambar terhadap apa yang mereka perbuat
semasahidup di dunia. Mengapa tubuh kita bisa merekam karena tubuh kita satu-satunya benda di alam semesta ini yang mengandung magnet yang terbesar ( Giant Magnet ) setiap materi atau benda yang mengandung magnet maka materi itu dapat merekam. karena itu ada alat scanning buat pasien di rumah sakit namanya MRI; Magnetic Resonance Image. Merekam apa yang dilakukan otak pasien dan tubuhnya. Manusia adalah perekam yang terbaik maka rekamlah apa-apa yang baik buat diri kita baik berupa ucapan, perbuatan serta pandangan/peristiwa yang terjadi di sekeliling kita. Bagaimana mereka yang cacat, tidak punya tangan dan kaki, kesaksiannya seperti apa?
Selama manusia punya kulit yang diasumsikan sebagai pita kasetnya maka dia dapat merekam semua ucapan dan perbuatannya selama hidup di dunia. Notulen pernah membaca suatu hadis bahwa nanti di padang mahsyar setiap manusia akan menerima sebuah kartu identitas pribadi seukuran chip yang kemudian setelah diterima tangan-tangan mereka, baik tangan kanan atau kiri sembari mengeluarkan suara syahadat tiba-tiba terbentang seluruh ucapan dan perbuatan kita terbentang di hadapan manusia tersebut sehingga dia tidak bisa berbicara/beralasan sedikit pun alias speechless;
speechless inilah yang dipahami sebagai "Hari ini Kami tutup mulut-mulut
mereka.."
http://www.facebook.com/notes/melati/-sidik-jari-manusia-/175144869190563
Seloka : Cinta Di Mata Remaja
Apa nak jadi dengan manusia,
semua benda nak kongsi bersama,
air segelas minum berdua,
konon setia katanya.
Yang lagi dahsyat,
berjalan kemana-mana pun nak berdua,
dah macam tak ada orang lain kat dalam ini dunia,
macam belangkas sentiasa berdua.
Inilah bahana orang bercinta,
bercinta tapi tak tau apa itu CINTA.
Inilah sekarang punya remaja,
maaf andai terkasar bahasa,
bukan mengutuk bukan mengata,
semuanya realiti benar belaka.
Ada yang kata cinta itu buta...betul ke?
Kalau buta dimana matanya?
Ada yang kata cinta itu gila...
macam-macam pengertian remaja,
pening kepala dibuatnya.
Lagi teruk yang kata cinta itu untuk sementara,
untuk buat suka-suka,
untuk seronok-seronok saja.
Ada yang kata cinta itu,
C - cinta
I - itu
N - nikmati
T - tubuh
A - anda
tak ke melampau namanya?!
Manusia manusia...
Muda-muda dah gatal nak bercinta,
konon dah cukup remaja,
tapi makan pakai pun mak bapak yang jaga,
dah tak tau nak cakap apa,
kalau ditegur bukannya nak dengar kata,
bila nasihat ada-ada saja jawapannya..
]darah muda... macam tu la gayanya...
Mula-mula kenal sms dan chat saja,
bila dah lama kenal mulalah ajak berjumpa
dari berkawan jadi bercinta.
Bila dah bercinta...
Bila dah bercinta macam2 ragamnya,
sesaat tak berjumpa macam setahun lamanya,
itulah kata-kata manis si dia.
Bila berjumpa nak berdua aja,
konon nak privasi katanya,
dia tak tau ada orang ketiga,
yelah benda tak nampak di mata.
Mula-mula bercinta semua cantik di mata,
yang panas pun sejuk katanya.
Manusia manusia...
Inilah permainan dunia...
benar kata orang cinta itu buta,
tapi kalau buta dimana matanya...
Inilah yang buat aku tertanya-tanya.
Cinta tidak akan datang kalau tak dicari,
cinta takkan dapat kalau tak diberi...
Betul ke?
Sukar untuk aku percaya...
Tapi inilah hakikatnya.
Mind is the greatest gift,
gunakan lah sebaiknya.
Cintailah Yang Maha Mencintai...
http://www.iluvislam.com/tazkirah/remaja-a-cinta/1433-cinta-di-mata-remaja.html
Senarai Harapan Menjadi Isi Tong Sampah?
Masih belum terlambat untuk mengucapkan selamat menyambut Maal Hijrah dan selamat tahun baru untuk kalendar masihi. Tahun berubah dan sentiasa menjadi baru. Manusia juga berubah menjadi menjadi baru cuma apa yang menjadi baru itu kita tidak tahu.
Sebenarnya ramai orang Malaysia yang jarang duduk dan muhasabah diri di tahun baru. Mungkin terlalu sibuk dengan kesibukan yang kita sendiri cipta. Itu adalah salah satu punca kegagalan ramai orang yang tidak mempunyai pembaharuan sungguhpun tahun itu sentiasa berubah menjadi baru.
Hari ini kalau disuruh kita menyenaraikan apa yang kita mahu ubah untuk tahun baru, maka kita akan mengambil pen dan kertas lantas menyenaraikan apa yang bermain di minda. Ia mungkin mengambil masa 5 minit dan siaplah satu senarai perkara yang mahu kita ubah sempena tahun baru. Tapi percayakah anda jika saya katakan bahawa sepantas senarai itu dibuat, sepantas itu juga senarai itu dilupakan? Maka lima minit selepas itu, senarai itu hanya menjadi sehelai kertas biasa yang mungkin esok hari akan berkubur didalam tong sampah kerana ditiup angin jatuh ke lantai dan dikutip bibik dalam rutin harian mengemas rumah.
Ini berlaku kerana kurangnya penghayatan. Kita bukan orang yang tidak pandai atau tidak tahu berusaha. Di tempat kerja atau didalam kerjaya, kita mantap dalam menghayati pekerjaan dan mampu membuat pencapaian. Barangkali kita terlupa kehidupan juga memerlukan masa untuk kita luangkan baginya untuk penghayatan.
Saya sendiri sudah bertahun-tahun berazam hendak berhenti merokok tetapi sampai ke hari ini tidak ada banyak perubahan. Saya sendiri menasihatkan orang supaya membuat perubahan tetapi diri saya sendiri kadangkala terlupa fokus kepada azam perubahan yang saya nukilkan sendiri. Adakah saya seorang yang tidak tahu menghayati? Saya seorang penggerak seni, usahawan dan 'motivator' malah mempunyai pencapaian yang memberansangkan dalam perihal penghayatan. Tetapi saya juga adalah manusia yang mana tidak lari dari lupa dan alpa.
Mungkin hari ini saya berkongsi satu penulisan sebagai pesanan kepada pembaca dan diri sendiri bahawa kita amat kurang meluangkan masa untuk menghayati diri. Maka dengan kurang penghayatan tersebut, jarang kita dapat melihat kelemahan diri. Apabila kita jarang dapat melihat kelemahan diri, maka kita tidak sedar kita ini makhluk biasa yang tidak lari dari kesilapan.
Kerana itulah juga kita jarang sedar akan pengabaian yang sukar menganjakkan kita untuk meningkat ke tahap yang lebih baik.
Saya amat yakin anda semua tahu perubahan itu bukan cerita yang senang untuk dilakukan. Kerana itu ia memerlukan penghayatan yang mana daripada penghayatan itu kita akan mengesan mengapakah perubahan yang kita senaraikan saban tahun tak pernah berubah. Oleh itu dalam penyenaraian kali ini, berikan sedikit tumpuan dan usahlah menyenaraikan terlalu banyak perkara. Biarlah ia hanya satu atau dua tetapi ia mesti dilakukan.
Maal Hijrah itu membawa mesej hijrah kepada umat Islam. Kita tidak boleh berhenti berhijrah. Hari ini kalau anda berkata 'saya adalah saya selamanya' maka jadilah anda umpama tunggul kayu yang menanti reput. Meletakkan polisi sedemikian rupa seolah kita adalah orang berpendirian adalah satu kaedah yang salah. Berpendirian haruslah beralasan dan alasan itu haruslah sesuatu ke arah kebaikan. Alasan yang membawa kepada kerosakan bukanlah satu pendirian yang baik sungguhpun ia juga adalah sejenis pendirian.
Hari ini kalau anda seorang yang seksi dan ingin berubah menjadi seorang yang belajar menutup aurat, maka letakkan kemahuan itu didalam hati. Kalau anda seorang suami yang egois dan mahu menjadi penyayang, kuatkan keinginan itu. Jika anda seorang yang lalai agama dan ingin kembali tali Allah, kukuhkan kehendak itu. Maka selepas ada keinginan, maka proses seterusnya adalah memahami jalan perlaksanaannya. Disinilah juga anda akan menghayati dan memahami pancaroba, cabaran serta kemungkinan sukar dalam mencapainya. Disinilah kita dapat bersedia untuk menghadapinya dan tidak terkial-kial dalam merealisasikan perubahan ini.
Jangan biarkan lagi senarai kita menjadi isi tong sampah. Jangan biarkan lagi harapan kita menjadi cerita sahaja. Jangan biarkan lagi perubahan baik yang dimahukan terkandas ditengah jalan. Bersamalah kita berusaha dan berdoa semoga tahun mendatang ini membawa lebih keberkatan, perubahan dan ketenangan dalam kehidupan.
Terimalah sebuah pantun kampung
Anak kecil berselepang kain,
Hendak mengutip si buah sentul,
Jangan cakap tak serupa bikin.
Sampai ke tua tak jadi betul.
http://www.iluvislam.com/inspirasi/motivasi/1452-senarai-harapan-menjadi-isi-tong-sampah.html
Selasa, 18 Januari 2011
Panduan Penjagaan Reproduksi Wanita
Cemburu dengan bentuk tubuh terutama bahagian pinggul selebriti Hollywood atau selebriti tanah air? Mahu kelihatan cantik dan seksi seperti mereka?
Lebih baik, jangan terlalu mementingkan bentuk tubuh yang seksi semata-mata. Paling penting bagi golongan wanita adalah menjaga bahagian reproduksi dengan baik lebih-lebih lagi dari aspek kesihatan.
Maksudnya, jaga otot dan tulang pinggul dengan baik untuk menjamin kesihatannya. Pinggul yang sihat membuatkan anda kelihatan lebih seksi.
Mahu tahu panduan menjaga kesihatan bahagian tubuh badan yang penting?
Ikuti tip dibawah:
Kebiasaan Memberi Kesan
Jika dilihat dari penampilan anda dari bahagian belakang badan, tulang pinggul di bahagian pinggul memberikan bentuk tubuh agar kelihatan lebih berlekuk.
Namun, jika diperhatikan lagi, tulang pinggul ini dibentuk oleh tiga tulang yang saling berhubungan dan ia sangat penting bagi menentukan kebolehan anda untuk melahirkan anak secara normal ataupun sebaliknya.
Menurut pakar, bahagian dalam tulang pinggul ini membentuk seperti ovul dan semakin ke bawah ia membentuk segi tiga. Di bahagian ini, terdapat banyak organ termasuklah organ reproduksi.
Inilah sebab dikatakan bahawa sangat penting untuk menjaga kekuatan tulang ini. Seperti yang kita sedia maklum, kekuatan tulang bakal berkurangan disebabkan pengaruh hormon, terutama apabila meniti ke alam menopause.
Ini kerana, hormone estrogen, selain dapat mempengaruhi kesihatan tulang, memberi pengaruh kepada jantung, kulit dan mata.
Tidak dinafikan, di usia muda kita kelihatan sihat tanpa sebarang risiko penyakit berkaitan tulang atau pinggul. Namun kebiasaan kita sedari muda ini akan memberi kesan ketika usia mencecah 40 ke atas.
Ini adalah kerana, wanita di ambang usia 40-an yang akan menempuh saat-saat menopause akan mengalami kekurangan estrogen. Biasanya, bahagian-bahagian di sekitar pinggul, tulang belakang dan lengan menjadi tumpuan diserang sakit.
Jadi, adalah penting menjaga kesihatan bermula dari usia yang muda.
Kalsium dan Makanan Seimbang
Pengambilan makanan juga penting untuk menguatkan tulang pinggul. Makanan seimbang seperti kandungan lemak, karbohidrat dan protein juga perlu dititikberatkan.
Janganlah anda langsung tidak mengambil lemak dalam makanan anda. Lemak juga diperlukan oleh tubuh, terutama sekali apabila anda aktif dan masih produktif lagi untuk membentuk hormone estrogen dan progesterone, yang boleh mempengaruhi kekuatan tulang.
Antara senarai zat yang disebutkan tadi, sudah tentunya pengambilan kalsium adalah yang paling penting dan perlu dititikberatkan.
Jika selama ini kita fikir hanya susu sahaja yang mengandungi kalsium dan boleh membantu menguatkan tulang, ternyata anda silap sebenarnya. Keperluan kalsium pada individu berbeza dan ia juga bergantung pada faktor usia dan aktiviti seharian anda.
Wanita di usia muda memerlukan lebih kalsium kerana cenderung lebih aktif bergerak dan lebih produktif.
Kalsium bukan sahaja datangnya daripada susu ataupun produk-produk susu seperti keju, tetapi boleh juga hadir di dalam makanan seperti daging.
Jika anda tidak gemarkan susu, boleh juga nikmati makanan lain yang mempunyai kalsium. Jadi, tidak ada alasan lagi untuk anda mengelak.
Elak Jatuh
Masa itu emas.
Tapi jangan salah sangka.
Jangankan kerana memegang prinsip itu, anda melakukan kerja terburu-buru, dan sentiasa cepat hinggakan anda tidak hiraukan soal keselamatan dan kesihatan diri.
Berjalan atau berlari terburu-buru boleh mengakibatkan kemalangan.
Ada juga yang lebih senang menunggang motosikal dengan tujuan mahu menjimatkan masa ke tempat kerja tanpa perlu menghadapi kesesakan lalu lintas.
Bawa diri anda sebaik-baiknya. Maksudnya, berhati-hati ketika berjalan, berlari, mahupun ketika menunggang motosikal. Kerosakan tulang terutama di bahagian tulang panggul, boleh berlaku jika anda terjatuh, ketika menunggang motosikal.
Fungsi tulang pinggul akan berubah dan bengkok hingga mneyebabkan bentuk ovalnya lari daripada bentuk asal.
Tentu nampak tidak cantik dan sedikit mencacatkan 'pemandangan' bukan?
Kemungkinan lain pula, tulang pinggul yang tidak sempurna tadi, boleh mempengaruhi situasi anda ketika mahu melahirkan anak. Kerana bentuk jalan lahirnya tidak sempurna dan bentuk panggulnya tidak bagus, bimbang nanti anda melahirkan anak dengan cara pembedahan (Caesarean) pula.
Bersenam
Imbas kembali kali terakhir anda bersenam atau olahraga.
Adakah seminggu, sebulan atau setahun yang lalu?
Wah, teruk sangatlah kalau sememangnya sudah setahun anda tidak berolahraga.
Sebaiknya, anda harus mula menyenaraikan latihan olahraga sekurang-kurangnya tiga kali seminggu di dalam rutin anda seharian.
Ini memastikan tulang anda tetap kuat walaupun anda semakin dimakan usia.
Olahraga yang paling penting sekali adalah latihan beban. Olahraga lain seperti [I]jogging[/I], jalan kaki, berjalan atau angkat berat yang boleh memberikan beban terhadap tulang belakang anda juga perlu dilakukan.
Jaga Otot Lain
Bukan sahaja tulang pinggul yang perlu diberi perhatian, tetapi otot pinggul juga perlu dijaga dengan baik.
Otot pinggul ini berfungsi sebagai landasan kepada organ reproduksi termasuk rahim dan ovari.
Rahim yang ada di dalam rongga perut seolah-olah 'melayang' tetapi ada tali penggantungnya di sebelah kanan dan kiri, juga dibahagian depan, belakang, atas dan bawah yang menempel di otot.
Jika otot ini kuat, ia bermaksud keadaan organ reproduksi berada di dalam posisinya yang terbaik.
Keadaan otot pinggul untuk wanita berusia 20 – 30 tahun biasanya berada di dalam keadaan yang baik. Justeru, sejak di usia muda lagi lah kita perlu melatih dan memeliharanya agar terus berada dalam keadaan yang sihat dan baik hingga ke tua.
http://www.iluvislam.com/gaya-hidup/kesihatan/1230-panduan-penjagaan-reproduksi-wanita.html
Keberkatan Yang Ku Cari
Pada kebiasaan petang, Azlan dan keluarganya berkumpul bersama-sama kerana Abi (ayah) dan Umi (ibu) Azlan mengajar pada waktu pagi manakala Azlan sekolah, jadi petanglah waktu yang sesuai untuk mereka berkumpul. Azlan merupakan anak tunggal pasanagn suami isteri ini.
Pada suatu petang, Azlan bertanyakan kepada abinya, "abi, bagaimana kita nak cari keberkatan hidup", kata Azlan kepada ayahnya.
Ayahnya seorang ustaz di salah sebuah sekolah menengah di ibu negara. Ayahnya dikenali sebagai Ustaz Amar. Selepas mendengar kata-kata daripada Azlan, ayahnya terdiam seketika dan mencari jalan untuk menjawab soalan itu yang semasa itu beliau sedang menanda kertas ujian bulanan pelajar sekolahnya.
Ibu Azlan (Ustazah Najihah) lalu dihadapan anaknya itu sambil membawakan air untuk suaminya itu. "Bang, ini air, hilangkan sedikit dahaga abang tu", Ustaz Amar berterima kasih kepada isterinya itu sambil masih terfikir-fikir akan soalan anaknya itu. Ustazah Najihah merupakan guru besar di salah sebuah sekolah agama di ibu negara.
Tiba-tiba talefon rumahnya berbunyi, "kring,kring,kring". Tiga kali deringan lalu disambut oleh Azlan, "Assalamualaikum, siapa yang bercakap??, hendak bercakap dengan siapa??..". Kata Azlan pada individu yang menelefon itu.
"Azlan, siapa ditalefon itu", kata Ustazah Najihah kepada anaknya itu, "Cikgu Zahir, umi" sahut Azlan. Cikgu Zahir merupakan teman kepada bapanya.
Ustaz Amar lantas bangun menerima panggilan talefon itu digangang talefon rumahnya dan meneruskan perbualan bersam Cikgu Zahir manakala Ustazah Najihah masuk ke dapur dan Azlan mengulangkaji pelajaran di biliknya.
Azlan mahu mencari jawapan kepada persoalannya siang tadi, "bapaku seorang ustaz yang berkelulusan dari Mesir, kenapa dia tidak menjawab soalan yang aku tanyakan tadi?? Bukankah dia seorang ustaz yang banyak menjawab soalan anak-anak muridnya??", Azlan memikirkan tentang soalannya yang belum lagi terjawab sehingga dia terlena.
"Azlan bangun! Azlan bangun! Azlan bangun! Ustaz Amar mengejutkan anaknya itu dari luar. Pada kebiasaan pagi Ustaz Amar dan Ustazah Najihah mengejutkan anaknya itu untuk bersama-sama menunaikan solat subuh berjemaah sebelum ke sekolah.
"Asalamualaikum Warahmatullah", "Asalamualaikum Warakmatullah". Selesai mereka solat pada pagi itu dan Ustaz Amar membaca doa dan terus bersiap-siap untuk menuju ke sekolah.
Ustaz Amar adalah guru tingkatan Azlan. Semasa sarapan, Azlan bertanyakan kepada ayahnya, "Abi, Azlan dapat A atau tidak dalam subjek Bahasa Arab? Ustaz Amar menjawab, "kamu mesti banyak lagi beri tumpuan sewaktu belajar, jangan leka sahaja". Azlan sedih akan jawapan daripada ayahnya itu dan dia tahu bahawa dia tidak mendapat A dalam subjek tersebut.
"Abi, abi jawablah soalan Azlan semalam..", tanya Azlan kepada ayahnya tentang soalan yang semalan. Ayahnya terdiam lagi. "Kenapa ayahku susah untuk menjawab soalan aku ini? Apa salahku?" Macam-macam yang difikirkan oleh Azlan.
"Azlan, nanti kamu akan tahu juga jawapannya, maafkan abi kerana melengahkan jawapan kepada soalan itu", bisik Ustaz Amar dalam hatinya sendirian.
Pada pagi itu ada perhimpunan di sekolah Azlan.
"Kring, Kring, Kring", bunyi talefon bimbit Ustaz Amar kedengaran. Ustazah Najihah yang menelefonnya. "Maaf saya ada di perhimpunan, saya mesej awak ye?.." kata Ustaz Amar kepada isterinya lantas mematikan talefon bimbit tersebut.
"Najiha, abang belum jawab lagi soalan anak kita itu, abang akan jawab semasa mengajar di kelas dia nanti?"
Itulah petikan SMS daripada Ustaz Amar kepada isterinya.
4 minit kemudian Ustazah Najiha membalas, "abang, jangan lewat membalas jawapannya, nanti dia fikir yang bukan-bukan, saya sentiasa menyokong tindakan abang, lakukan yang terbaik ye abang, saya nak masuk ke kelas, nanti apa-apa saya mesej abang ye, salam".
Azlan di sekolah adalah murid yang paling pintar dalam tingkatannya. Setelah perhimpunan selesai Azlan bertemu dengan Cikgu Rasyidah yang mengajarnya subjek Sejarah.
"Cikgu, cikgu, tunggu sekejap", Azlan mengejar Cikgu Rashidah yang mahu ke kelas 3 A untuk mula mengajar.
"Ada apa Azlan?.." kata ckgu tersebut dengan nada terkejut.
"Saya nak tanya cikgu, saya dapat A atau tidak dalam matepelajaran Sejarah?", kata Azlan menerangkan sebab dia mengejar cikgu tersebut.
"Awak dapat A, Azlan, tahniah, cikgu ada kelas ni, maaf ye Azlan". Cikgu Rashidah terus masuk ke kelas 3 A untuk mula mengajar.
Azlan terus ke kelasnya 5A sambil memikirkan "kenapa aku tak dapat A dalam subjek bahasa Arab?".
Tiba-tiba dia terlanggar Ustaz Amar. 'Asalamualaikum Ustaz", kata Azlan kepada ayahnya itu.
"Waalaikumusalam Azlan, masuk ke kelas, cikgu dah mula nak mengajar ni."
"Baiklah cikgu, maafkan saya cikgu", kata bualan antara Azlan dan ayahnya, Ustaz Amar.
Dikelas 5A, Ustaz Amar membahagikan kertas ujian bulanan kepada pelajar kelas tersebut termasuk Azlan.
"Mohd Farhan bin Abdul Ghani, 87, Nurul Nadia binti Musa 88, Mohd Fairuz bin Mohd, 89,Umi Iryani binti Sipon, 90, Mohd Azlan bin Amar Faiz, 98".
Azlan terkedu seketika. Manakan tidak dia ingatkan keputusannya kurang baik.
"Kadang-kadang manusia mudah putus asa akan rahmat Allah sebelum melakukan sesuatu, kadang-kadang manusia terlalu mahukan yang terbaik tanpa berusaha yang terbaik, kadang-kadang manusia jahil dalam ilmunya tanpa berusaha memperbaikinya, ingatlah kebekatan dalan hidup ini perlukan hijrah ke arah yang makruf.
Segala hijrah yang kita lakukan ke arah yang baik pasti Allah berkati. Rasulullah S.A.W pernah bersabda, 'Sebaik-baik manusia itu adalah yang bermanfaat'. Dan untuk menjadi orang yang bermanfaat, tidak semestinya kita perlu jadi orang yang berjaya, bekerjaya dan berpengaruh".
Itulah jawapan Ustaz Amar akan persoalannya semalam.
Azlan faham, bukan kepandaian dalam pelajaran semata-mata kita akan mendapat keberkatan Allah. Ayahnya tidak mahu Azlan hanya pentingkan pelajaran sahaja tapi jadilah orang yang bermanfaat untuk segala kebaikan atas dunia ini. Moga kita terus menjalani hidup di muka bumi ini dengan perkara yang disukai Allah.
http://www.iluvislam.com/karya/cerpen/1457-keberkatan-yang-ku-cari.html
Tragedi Cinta Isteri
Dalam episod cinta takdir sering menguji kita. Mengapa aku mendapat suami yang begini? Mengapa dia tidak setia? Bila masalah melanda kita merasakan kitalah yang paling menderita. Mengapa aku yang menerima nasib begini?Kita merasakan kitalah yang paling malang. Hanya mulut mengaku Allah itu Tuhan tetapi mengapa dengan takdir-Nya kita enggan? Semacam terlupa kata peneguhan di dalam al hadis dan Al Quran bahawa besarnya masalah, beratnya ujian dan hebatnya cabaran... berkadar terus dengan kekuatan iman.
Inilah hakikat yang mesti menjadi pegangan dalam menghadapi tragedi cinta di dalam rumah tangga. Tragedi cinta menjadi ujian iman dan tauhid sesetengah kita. Setiap orang ada medan ujiannya masing-masing. Dan untuk isteri yang teruji dengan pasangannya, sematkan di dalam dada... bahawa itulah takdir yang dipilih oleh Allah untuk menguji keimanan kita.
Bukankah sudah diungkapkan oleh sejarah, ada isteri yang baik diuji dengan suami yang jahat seperti Siti Asiah isteri kepada Firaun laknatullah. Bujukan Allah cuma satu, bergembiralah dengan pahala di sebalik ujian itu. Tenanglah dengan jani-janji syurga. Ini bukan 'escapeism' tetapi itulah iman. Yakinlah, bahawa cinta yang lebih besar sedang menguji cinta yang lebih kecil. Cinta Allah sedang menguji cinta kita kepada isteri atau suami.
Dan jika cinta yang kecil itu rapuh, jangan pula cinta yang lebih besar itu roboh. Percayakan janji-janji Allah di akhirat adalah penawar paling mujarab untuk menghadapi keperitan ujian hidup di dunia. Ketika disiksa menjelang kematiannya, Siti Asiah hanya memohon kepada Allah untuk mendapat rumah di dalam syurga. Jadi usah dikorbankan akhirat kita hanya kerana dipersiakan oleh cinta kita di dunia.
Bagaimana sekiranya, cinta kita sudah dipersiakan? Pasangan kita seolah-olah menjadi 'orang lain'. Bukan dia yang kita kenal dahulu. Apakah ketika itu kita akan jadi panasaran? Habis segala laci, meja tulis, kereta atau begnya kita selongkar. Telefon bimbitnya, email, facebook dan apa sahaja milik peribadinya kita bongkar. Mencari dan menghidu kalau-kalau terdapat bukti kecurangannya. Siang malam diamuk gelisah. Kita bagaikan dirasuk.
Pada saat genting itu tekanlah butang 'pause'. Bertanyalah pada diri, apakah kita masih menaruh harapan? Jika jawapannya masih ya, maka nyalakanlah harapan itu – keep hope alife! Berusahalah untuk memperbaiki diri. Dakap cinta Allah erat-erat. Moga perubahan itu membuahkan harapan yang akan merubah pasangan kita.
Tempuhlah jalan-jalan yang baik dan dibenarkan oleh syariat untuk membetulkan keadaan. Jangan cuba membasuh najis dengan air najis. Maksudnya, jangan gunakan jalan yang salah untuk membetulkan kesalahan pasangan kita.
Nanti keadaan akan bertambah buruk. Terimalah takdir itu dahulu. Jangan mungkir. Kita tidak mungkin dapat mengawal arah tiupan angin, tetapi kita masih mampu mengawal kemudi pelayaran.
Setelah berusaha sehabis daya... istirehatkan hati dan minda. Cuba tenangkan perasaan. Dia bukan segala-galanya dalam hidup yang singkat ini. Harapkan yang terbaik tetapi bersedialah menghadapi yang terburuk. Jika terpaksa kehilangan cinta itu bukan bukan bermakna kehilangan segala-galanya.
Buat isteri yang diuji, ambillah masa untuk bersunyi-sunyi dengan Allah. Ketika hati mu telah tenang tuliskanlah surat ini. Surat buat menghadapi tragedi cinta...
Suami ku yang disayangi,
Surat ini ku tulis dengan hati yang terus menerus berdoa agar kau dan aku berjaya mengatasi apa jua halangan dalam perjalanan kita mendapat keredaan Allah. Hingga kini aku terus yakin jika kita mencari kebaikan, insya-Allah, Allah akan memberikannya.
Terlebih dahulu ingin aku nyatakan bahawa dalam apa jua pergolakan dan ujian yang telah berlaku sepanjang kita berumah tangga, aku tetap menghormati mu. Walaupun ada masanya sikap dan kata-kataku terlanjur dan terkasar, itu bukanlah kerana aku sudah tidak menghormatimu apatah lagi membencimu... tetapi semua itu kerana terlalu sayang. Aku tidak mahu kehilangan dirimu sebagai seorang suami seperti mana anak-anak kita juga tidak mahu kehilangan kasih-sayang seorang ayah.
Maafkan aku. Akulah yang lebih banyak bersalah dan tidak bijak menghadapi ujian rumah tangga ini. Sesungguhnya sejak dari dulu hingga sekarang aku menagih pimpinan dan panduanmu. Pimpinlah aku untuk menjadi isteri yang solehah dan ibu yang baik kepada anak-anak kita. Aku tidak mahu berpisah dengan semua kesayangan ku ini. Oleh sebab itu aku merayu agar aku terus disayangi, dilindungi, dipercayai dan dipimpin untuk menjadi wanita yang benar-benar menjadi penyeri hidup seorang suami dan anak-anak.
Kebahagiaan kita sekeluarga berada di tangan mu. Dikaulah yang menjadi peneraju dan nakhoda rumah tangga ini. Aku tahu tugas dan amanah ini sangat berat. Ia menagih keikhlasan, keimanan dan kejujuran yang tinggi daripada mu. Aku sedar apa yang akan ditanyakan Allah di Hari Akhirat kelak kepada seorang suami sebagai pemimpin jauh lebih berat dan sukar dijawab berbanding pertanyaan Allah kepada seorang isteri. Aku tahu tangung jawab mu sangat berat. Jadi aku sentiasa sedia dan setia berada di sisi mu untuk sama-sama mengharungi kepayahan ini.
Marilah sama-sama kita insafi bahawa hakikatnya umur kita kian bertambah, upaya dan tenaga kita semakin kurang, tetapi perjalanan kita masih jauh dan beban kita semakin memberat.
Amanah yang ada pun belum selesai kita tunaikan, apatah lagi untuk menambah beban yang baru. Aku bimbang... kita berdua akan kecundang.
Oleh sebab itulah aku sering mengingatkan diriku dan dirimu, marilah kita kembali menilai peranan dan tanggung jawab kita masing-masing. Aku sebagai seorang isteri dan kau sebagai seorang suami... Marilah kita sama-sama bermuhasabah, apakah kiita telah melaksanakan amanah yang kita janjikan di hadapan Allah ketika kita mula bernikah dahulu?
Pernikahan disamakan dengan mendirikan masjid. Begitu sucinya ikatan perkahwinan dalam Islam. Ia bukan dibuat hanya kerana untuk melepaskan hawa nafsu semata-mata. Jika itulah sahaja niat kita berkahwin, maka apakah yang membezakan manusia dengan haiwan? Tetapi sebaliknya, Islam meletakkan hubungan sah antara suami dan isteri sebagai suatu yang sangat tinggi dan suci.
Ia bukan sahaja perkongsian fizikal, tetapi perkongsian fikiran, perasaan dan jiwa untuk sama-sama berbakti kepada Allah. Rumah tangga hakikatnya adalah sebuah masjid... Di dalam masjid orang solat, berzikir, membaca Al Quran, mendengar tazkirah kuliah dan laian-lain ibadah.
Aku rindukan semua itu. Tetapi kerinduan itu tidak akan kesampaian tanpa bimbangan darimu. Aku lemah wahai suami ku. Pimpinlah aku untuk mendapat kasih sayang Allah melalui aliran kasih sayangmu. Engkaulah harapan aku dan anak-anak. Kami hakikatnya telah diserahkan oleh Allah sebagai amanah kepada dirimu untuk disayangi di dunia dan di akhirat. Janganlah disia-siakan amanah ini. Kelak buruk padahnya kepada kami dan kepada mu jua. Relakah engkau melihat kami terkapa-kapa di dunia ini tanpa pimpinan? Dan di akhirat terhumban ke neraka yang penuh seksaan?
Suami ku,
Atas kebimbangan itu kekadang aku jadi cemburu. Bila ku lihat langkah dan sikap mu sedikit terbabas, aku menjadi sangat cemas. Bila ku lihat kau seakan-akan berubah, aku menjadi sangat gelisah. Bukan kerana benci, tetapi kerana sayang. Mengapa tidak? Bukankah di tangan kamu kemudi rumah tangga ini.
Kesilapan dan kesalahan mu sangat buruk akibatnya kepada kita sekeluarga. Jadi, fahamilah hati isteri mu ini wahai suami ku... Curiga ku bukan kerana prasangka. Cemburu ku bukan kerana melulu. Jauh sekali untuk mengawal dan memperbudak-budakan. Tetapi sekadar ingin mengingatkan bahawa kebakaran yang memusnahkan selalunya berpunca hanya daripada percikan api!
Di antara kita adalah Allah. DIAlah zat yang Maha Melihat, Maha Mendengar dan Maha Adil. Manusia tidak akan dapat mengawal dan memantau manusia lain setiap masa dan ketika. Kini aku pasrah kepada Allah.
Aku lelah dan kalah untuk meneliti dan memeriksa di seluruh penjuru. Aku tidak dapat mengawal hati mu dan kau juga tidak dapat mengawal hatiku.
Hati kita berdua, Allahlah yang menjadi pemantaunya. Menyedari hakikat ini, aku kini hanya fokus untuk memperbaiki diri. Aku ingin memperbaiki hubunganku dengan Allah dan memperbaiki hubunganku dengan sesama manusia. Aku yakin Allah tidak akan mengecewakanku. Dan aku juga yakin Allah akan terus memberi kebaikan-Nya kepadaku melalui dirimu.
Marilah sama-sama kita perbaiki diri kita atas keyakinan rumah tangga ini perlu terus diselamatkan dan dimeriahkan. Jika benar itu masih menjadi harapan dan keyakinan kita, insya-Allah, pasti Allah akan tunjukkan jalan-jalan-Nya. Dalam hidup ini kita tidak boleh dapat semua perkara dalam satu masa. Bila kita mendapat sesuatu, pasti pada masa yang sama kita akan kehilangan sesuatu yang lain. Jadi marilah sama-sama kita pastikan apa yang kita dapat lebih berharga dan lebih baik berbanding apa yang kita terpaksa lepaskan.
Oleh itu jika kita ingin mendapat rumah tangga yang bahagia, kita terpaksa belajar 'melepaskan' perkara-perkara lain. Rumah tangga kita adalah keutamaan. Ia amanah Allah, harapan kita dan anak-anak kita. Sebaliknya, segala kesukaan atau keseronokan kita yang lain mungkin terpaksa kita korbankan demi membina kebahagiaan ini.Inilah pengorbanan.
Tanpa pengorbanan tidak akan ada kebahagaiaan. Kita akan rela dan tega berkorban jika kita benar-benar inginkan rumah tangga ini berjaya. Jika tidak, kita terpaksalah mengorbankan rumah tangga ini... Apakah ini berbaloi? Tidakkah ini seperti kata pepatah, yang dikejar tak dapat, yang dikendong berciciran? Atau mendengar guruh di langit, air tempayan dicurahkan?
Suami ku,
Tipuan dunia dan godaan nafsu ini sangat memberangsangkan. Syaitan sentiasa menghias bibit-bibit dosa-dosa dengan segala keindahan dan kecantikan. Sekali kita terjerumus, payah untuk bebas kembali. Selagi yang diburu tidak tercapai, selagi itulah kita lelah mengejarnya. Tetapi setelah kita mendapat, ada yang lain pula datang menggoda. Apa yang ada jarang disyukuri, apa yang tiada itulah yang kita risaukan. Kita akan lesu kerana asyik memburu.
Mengejar nafsu itu bagai mengejar bayang-bayang. Dilihat ada tetapi apabila digenggam ia hilang... di hujung percarian itu pasti ada lesu dan jemu. Kehendak nafsu tidak ada batas dan tidak pernah puas. Padahal kematian itu boleh datang tiba-tiba. Relakah kita tertipu mengejar fatamorgana hanya kerana dari jauh ia kelihatan umpama air yang tergenang?
Aku mengingatkan diri ku dan diri mu kerana sayang. Aku selalu bertanya pada diri sendiri, relakah aku mengorbankan rumah tangga ini hanya untuk mengejar sesuatu yang tidak pasti? Aku terpaksa melepaskan salah satunya.
Dan insya-Allah, buat selamanya aku lebih sanggup melepaskan apa dan sesiapa sahaja, asalkan jangan melepaskan kebahagiaan rumah tangga ku. Itulah yang ada di hatiku. Dan itulah jua yang aku harapkan, doakan ada dalam hati mu.
Jika dalam surat ini ada kesedihan... ia bukan kekecewaan tetapi itu hanya harapan. Jika dalam surat ini ada teguran... itu bukan kebencian tetapi itu hanya peringatan, buat ku dan buat mu jua. Namun, ku akui dalam surat ini terlalu banyak doa dan harapan. Doa ku hanya pada Ilahi. Dan harapan ku tetap untuk mu suami. Jika air mata itu berkesan, nescaya akan tulis surat ini dengan air mata. Bukan air mata kecewa tetapi air mata harapan...
Ku harap kau membaca surat ini dengan hati yang terbuka. Bayangkan semula harapan dan cita-cita kita seawal kita memutuskan untuk berkahwin dahulu. Saat indah itu telah berlalu tetapi keindahan itu akan menjelma semula dalam bentuk baru jika kita berusaha untuk merealisasikannya. Dalam perkahwinan yang baik, seorang lelaki dan wanita sentiasa mencari ruang dan peluang untuk memperbaiki dirinya demi orang yang disayanginya.
Dan sekalipun dalam perkahwinan yang paling bermasalah, penawar yang mujarab adalah kebenaran. Menyatakan kebenaran kepada pasangan adalah kaedah terbaik untuk membuktikan cinta adalah lebih utama daripada satu pendustaan!
Mohon berundur dulu. Pasangan yang bahagia bukanlah tidak pernah membuat kesilapan. Tetapi mereka tetap bahagia kerana mereka sentiasa belajar mengakui kesilapan itu dan belajar daripadanya... dan akhirnya melupakannya! Itulah aku kini. Ku akui kesilapan ku dan aku sedang memperbaikinya dan aku ingin melupakannya...
Suami ku, aku masih menaruh harapan. Insya-Allah, kau masih sudi membantu aku untuk itu! Amin.
http://www.iluvislam.com/keluarga/perkahwinan/1448-tragedi-cinta-isteri.html
Engkau Tempatku Bersandar
Terkadang aku rapuh,
Menyerah atas asaku,
Terkadang aku takut mencuba,
Kerana tidak siap untuk kalah.
Dalam sudutku dunia begitu keras,
Dalam pandangku dunia begitu luas,
Fatamorgananya tanpa batas,
Memupus semangat,
menenggelamkan tanpa bekas.
Ku terdiam ditengah keramaian,
Ku berjalan di tengah kecepatan,
Ku berlari di tengah mesin-mesin kehidupan,
Tidak cukup saku untuk sebuah perubahan.
Benarkah demikian?
Ataukah sekadar angan-angan,
Menyerah sebelum berperang,
Mematikan asa sebelum berjuang.
Terlalu baik untukku,
Namun tidak untukMu
Terlalu Wah untukku,
Namun tidak untukMu.
FirmanMu referensi motivasiku,
Sabda NabiMu jalan bimbinganku,
Untuk terus maju dan melangkah,
Menuju ke arah redhaMu.
BagiMu semua kecil,
BagiMu semua mudah,
BagiMu semua boleh,
Hanya kepadaMu aku berusaha dan berdoa.
Meski tertatih,
Ku memantapkan diri,
Meski letih,
Ku tegakkan jiwa dan raga ini.
Kerana ku yakin,
Engkau Maha Melihat,
Engkau Maha Mendengar,
Engkau Maha Mengabulkan,
Tidak sekadar yang aku inginkan.
Alhamdulillah syukur ku ucapkan,
Bismillah daya upaya ku gerakkan,
Ya Aliimu Yaa Khobir Yaa Fattahu Ya Qodir,
Anta a'lamu bi sirri wal a'alamiin.
http://www.iluvislam.com/karya/puisi-kreatif/1453-engkau-temparku-bersandar.html
Sakit - Antara Penghapus Dosa Dan Peningkat Darjat
Dalam mengharungi kehidupan yang serba mencabar dengan seribu satu dugaan, tidak pernah melepaskan seseorang muslim daripada tertimpa bala bencana. Kesakitan adalah salah satu daripadanya. Bezanya hanyalah sama ada kecil atau besar
Ada orang ditimpa ujian kehancuran terhadap hartanya. Namun, tidak sedikit pula bagi seseorang yang diuji dengan kesakitan terhadap dirinya sendiri. Ada yang terlantar bertahun-tahun kerana mengalami penyakit yang ganjil. Begitu pula ada yang terpisah dengan anak atau ahli keluarga begitu lama. Semuanya mendera jiwa. Sakit.
Namun, apakah kesakitan baik yang menimpa anggota tubuh badan, harta atau jiwa itu tanda Allah murka kepadanya? Atau mungkinkah ia tanda Allah sedang menghapus dosanya? Barangkali ia merupakan jalan untuk sampai kepada maqam tertinggi di sisi Allah?
Sedangkan, Allah berfirman di dalam surah At-Tagaabun, ayat 11 yang bermaksud:
"Tidak ada kesusahan (atau bala bencana) yang menimpa (seseorang) melainkan dengan izin Allah; dan sesiapa yang beriman kepada Allah, Allah akan memimpin hatinya (untuk menerima apa yang telah berlaku itu dengan tenang dan sabar); dan (ingatlah), Allah Maha Mengetahui akan tiap-tiap sesuatu".
Penceramah bebas, Ustaz Zaharuddin Abdul Rahman, berkata sakit atau musibah yang terkena kepada seseorang adalah datangnya daripada Allah SWT. Tujuannya pelbagai dan mempunyai banyak hikmah untuk direnungi.
Menghapus dosa
Menurutnya, bagi seorang yang pendosa, musibah atau sakit yang ditanggungnya merupakan salah satu jalan untuk Allah menghapuskan setiap dosa hamba-Nya. Bahkan ia seharusnya dilihat sebagai satu terapi untuk menggugurkan kesalahan dan noda pada diri anak Adam.
"Sebagai manusia biasa, sudah tentu kita tiada terlepas daripada melakukan kesalahan sama ada secara sengaja atau tidak. Sedangkan dosa itu sebenarnya menjauhkan diri kita dengan Allah. Jadi hikmah diturunkan kesakitan atau bala bencana itu adalah sebagai cara untuk Allah menghapuskan dosa kita berkenaan," katanya.
Katanya, ia bersesuaian dengan hadis Rasulullah SAW yang bermaksud:
"Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu penyakit dan sejenisnya melainkan Allah akan menggugurkan bersamanya dosa-dosanya seperti pohon yang menggugurkan daun-daunnya" (Hadis riwayat Bukhari dan Muslim)
"Bahkan di dalam satu lagi riwayat, Rasulullah bersabda bahawa dengan hanya tertusuk duri sekalipun, Allah bersedia untuk meninggikan darjat seseorang itu dan menghapuskan satu kesalahan dirinya.
"Jadi, jangan pandang sakit itu sebagai penderaan dan jangan pula mudah berburuk sangka kepada Allah. Bahkan sebaiknya kesakitan atau musibah itu dipandang sebagai nikmat untuk Allah membersihkan diri kita daripada segala dosa dan noda," ujarnya.
Sakit yang meninggikan darjat
Zaharuddin berkata, selain untuk menghapuskan dosa, kesakitan atau bala bencana yang menimpa seseorang juga merupakan jalan untuk Allah meninggikan darjat seorang hamba-Nya. Walaupun ia mungkin dilihat sebagai teruk di mata manusia, namun hikmahnya hanya Allah yang mengetahui
Menurutnya, kisah Nabi Ayub ketika bersabar menerima ujian kesakitan terhadap dirinya merupakan contoh yang baik. Betapa Nabi Ayub mempunyai kedudukan mulia di sisi Allah, namun masih mampu berbaik sangka kepada Rabb.
"Sudahlah dirinya ditimpa penyakit, anak-anak dan isteri juga menjauhinya. Namun Nabi Ayub tetap bersabar menerimanya sehinggalah Allah mengembalikan semula kesihatan kepadanya dan ditinggikan pula darjat di sisi-Nya.
"Jadi, sakit itu dan kesabaran Nabi Ayub dalam melalui ujian Allah berkenaan punya hikmah yang besar. Bukankah semua itu datangnya daripada Allah dan kepada Allah jua harus dikembalikan semuanya?" ujarnya.
Sakit rohani puncak kejahatan
Seorang manusia apabila mengalami sakit fizikal, pasti akan bertemu dengan doktor untuk mendapatkan rawatan. Bahkan jika lebih parah, doktor pakar akan menjadi tempat rujukan. Selepas itu barulah rawatan dan ubat diberikan bagi menyembuhkan sakit berkenaan.
Bagaimana pula dengan sakit batin? Kesakitan yang tidak dapat dilihat pada luaran. Namun ia bagaikan membarah di dalam dada. Ternyata bukan kecil sakitnya itu. Bahkan mampu merosakkan seluruh anggota badan yang lain.
Zaharuddin ketika mengulas mengenainya berkata, penyakit batin seperti dendam, menipu, bongkak serta pelbagai lagi adalah berpunca daripada hati yang sakit. Bahkan ada yang sampai ke peringkat hatinya terlalu kotor sehingga menggelapkan ruang di dalamnya.
"Ia adalah penyakit rohani. Berpunca daripada dosa yang terlalu banyak sehingga menggelapkan hatinya untuk melakukan kebaikan. Hatinya mudah melakukan kejahatan. Kemudian mendorong anggota badan melaksanakan agenda jahatnya itu. Begitu juga dengan makanan yang diambil dan dimasukkan ke dalam perut sehingga membentuk daging. Ada orang yang mengambil makanan daripada sumber yang haram. Ia sekaligus menggelapkan hati.
"Bahkan ada orang yang tidak tahu bahawa dirinya berdosa. Membiarkan seluruh anggota badan melakukan maksiat sehingga hati sudah tidak mampu melihat cahaya Islam yang sebenar," ujarnya.
Taubat menyucikan dosa dan noda
Menurut Zaharuddin, taubat nasuha dan penyelesalan terhadap dosa-dosa yang dilakukan selama ini dapat menyelamatkan rohani seseorang daripada terus mengalami kesakitan yang parah.
Katanya, Allah sentiasa membuka ruang kepada hamba-hamba-Nya yang berlumpur dosa serta noda untuk kembali membersihkan diri mereka dengan cara bertaubat. Ujarnya, ini sesuai dengan sabda Rasulullah yang bermaksud:
"Setiap anak Adam itu berdosa dan sebaik-baik orang yang berdosa adalah yang memohon taubat kepada Tuhannya" (Hadis riwayat At-Tarmizi).
http://www.iluvislam.com/tazkirah/nasihat/1455-sakit-antara-penghapus-dosa-dan-peningkat-darjat.html
Andai Saja Dia Bicara
Mushola di perumahan kami kecil adanya…
Di sebuah kawasan pemukiman desa pondok aren.. di sebelah sudut barat laut Bintaro…
Suatu saat guru dan juga sahabat kami, mengisi sebuah acara di mushola kecil kami…
Untaian kalimatnya sangat eloquent (fasih) dan menggugah semangat (ghiroh)…
Tiba di penghujung acara, beliau membacakan sebuah untaian kalimat indah tentang kitab suci kita…
Kami tertunduk sahabat…hampir semuanya seperti sindiran pada perbuatan kami sendiri…
Selepas acara, karena sangat berkesan…aku minta salinannya (beliau membacakan dari secarik kertas)..beberapa tetangga yang ikut kajian tersebut juga memintanya..
Sayangnya, ..Ust. kami hanya punya 1 copy dan tidak punya filenya…
Sebagai pemburu dan pencinta ilmu, aku menawarkan diri untuk mengetik ulang dan kemudian membaginya kepada tetangga yg meminta kalimat indah tersebut….
Dan berikut ini, saya bagikan kepada sahabat semua….
Semoga bisa menjadi ilmu yang memberikan manfaat pada Ust. kami (jazakallah Tadz)
dan juga kita semua..…
Kalimat indah tersebut adalah begini…
Waktu engkau masih kanak-kanak, engkau laksana kawan sejatiku..
Dengan wudhlu, kau sentuh aku dalam keadaan suci…
Aku kau pegang, kau junjung dan kau pelajari…
Aku engkau baca dengan suara lirih ataupun keras setiap hari
Setelah usai engkaupun menciumku mesra, mesra sekali…
Sekarang engkau telah dewasa…
Nampaknya kau tidak berminat lagi kepadaku..?
Apakah aku bacaan usang yang tinggal sejarah..?
Menurutmu barangkali aku bacaan yang tidak menambah pengetahuan?
Atau menurutmu aku hanya untuk anak kecil yang belajar mengaji saja?
Sekarang aku engkau simpan rapih sekali,
hinga kadang engkau lupa dimana menyimpannya..
Aku sudah engkau anggap sebagai perhiasan rumahmu saja,
Kadang kala aku dijadikan maskawin agar engkau dianggap bertaqwa
Atau aku kau buat penangkal untuk menakuti hantu dan syaitan
Kini aku lebih banyak tersingkir, dibiarkan dalam kesendirian dalam kesepian
Di atas lemari, didalam laci, aku engkau padamkan…
Dulu ..pagi pagi..di rumah-rumah engkau bacakan beberapa halamanku…
Sore harinya, aku kau baca beramai-ramai bersama teman-temanmu di surau….
Sekarang pagi-pagi sambil minum kopi…
Engkau bacakan koran pagi atau nonton berita tv..
Waktu senggang kau sempatkan membaca buku karangan manusia
Sedangkan aku yang berisi ayat-ayat yang datang dari Allah maha perkasa
Engkau campakkan, engkau lupakan…
Waktu berangkat kerjapun kadang engkau lupa baca pembukaan surat-suratku (basmalah)
Di perjalanan engkau lebih asik menikmati musik duniawi
Tidak ada kaset berisi ayat Allah yang terdapat dalam laci mobilmu
Sepanjang perjalanan radiomu tertuju ke stasiun favoritmu
Di meja kerjamu tidak ada aku untuk kau baca sebelum kau mulai kerja
E-mail temanmu yang ada ayat-ayat ku pun kadang kau abaikan
Engkau terlalu sibuk dengan urusan duniamu…
Benarkah dugaanku bahwa engkau kini sudah benar-benar melupakanku…?
Bila malam tiba engkau tahan nongkrong berjam-jam di depan tv
Menonton pertandingan liga inggris, italia, musik, film atau sinetron laga
Waktupun cepat berlalu….aku semakin kusam dalam lemari
Mengepul debu, dilapisi abu, dan mungkin dimakan kutu…
Seingatku hanya awal bulan ramadhan engku membacaku kembali
Itupun hanya beberapa lembar dariku…
Dengan suara dan lafadl yang tidak semerdu dulu…
Engkaupun kini terbata-bata dan kurang lancar lagi membaca..
Apakah koran, tv, radio, komputer dapat memberimu pertolongan
bila engkau dikubur sendirian menunggu kiamat tiba..??
Engkaupun kan diperiksa oleh malaikat suruhannya…
Hanya dengan ayat-ayat Allah yang ada padaku engkau dapat selamat melaluinya
Setiap saat berlalu ….kuranglah jatah umurmu..
Dan akhirnya kubur senantiasa menunggumu
Engkau bisa kembali pada Tuhanmu sewaktu-waktu
Apabila malaikat maut mengetuk pintu rumahmu
Bila aku kau baca selalu dan kau hayati
Dikuburmu nanti….aku akan datang sebagai pemuda gagah nan tampan
Yang akan membantu engkau membela diri
Bukan koran yang membantumu..
Dalam perjalan di akhirat nanti akulah Qur’an kitab suci yang senantiasa menemani dan melindungimu
Peganglah aku lagi…bacalah aku kembali setiap hari..
Karena ayat-ayat yang ada padaku adalah ayat suci…
Yang berasal dari Allah Tuhan yang maha mengetahui
Yang disampaikan Jibril kepada Nabi..
Sentuhlah aku kembali…
Bacalah…dan pelajari aku kembali lagi
Setiap datangnya pagi dan sore
Seperti dulu….dulu sekali…
Jangan aku engkau biarkan sendiri dalam bisu dan sepi
Maha Benar Allah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
http://www.facebook.com/notes/kata-kata-hikmah/andai-saja-dia-bicara/497759015848
Geer Atau Dikejar Fans ( ? )
Bismillahirrohmanirrohim
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
===========================
Senangnya dalam hati,
punya banyak fans akhwat dunia, terasa ane yang punya..
(dinyanyikan dengan lagu aAhmad Dhani, Madu 3)
Agus, seorang aktivis kampus yang memiliki banyak amanah. Dari hari senin hingga ahad, agendanya full. Ia sering mengisi banyak acara, dari acara di Rohis SMP sampai dengan acara di Lembaga Dakwah Kampus, tempat ia kuliah.
Tapi, meskipun memiliki kesibukan yang padat, ia tidak "gaptek" dengan dunia maya. Karna banyak kebaikan yang ia peroleh dari dunia maya, seperti kemudahan dalam menyerahkan tugas2 sambilannya yang slalu ia kirimkan via e-mail.
Multiply dan facebook,adalah dunia yang ia masuki sejak setahun yang lalu. Di sini banyak skali manusia dengan ciri khasnya masing2. Sesekali ia blog walking, melihat tulisan2 orang2 di "belahan dunia lain". Berawal dari hasrat menulisnya yang menggebu - gebu, iapun membuat akun facebook multiplynya sendiri, dengan maksud supaya bisa berbagi dengan orang lain.
Kelihaiannya dalam menulis, membuat banyak orang menyambangi 'rumah maya' nya ini. Komen2 bertaburan, dari yang serius sampai yang OOT, dan ia menyikapinya dengan bijak. Meskipun tak jarang ada perasaan GR di dalam dirinya, karna yang komen lebih banyak akhwat ketimbang ikhwan.
Suatu hari, ada salah satu ID MP yang mengirimkan PM ke agus. ID atas nama "Hamba Perindu Surga"
"Assalamu'alaikum Mas...Mas kuliah di Semarang ya? saya mau minta tolong sama Mas, tentang informasi perkuliahan di sana."
Karna Agus tidak begitu mengenal ID itu, ia langsung menuju TKP. Siapa gerangan yang mengirimkan PM. Kemudian dijumpainya rumah yang indah dan terlihat feminim. Warnanya hijau, dengan headshot pemandangan. Agus langsung mencari postingan foto di rumah itu, nihil. Tidak ada "penampakan" si pemilik rumah. Yang ada hanya foto - foto pemandangan yang indah. Kemudian ia melihat blog yang ditulis oleh si pemilik rumah. Dan ia jatuh cinta, karna banyak sekali puisi2 indah yang ditulis oleh si pemilik rumah.
"Duh, nih akhwat subhanalloh. Tulisannya bagus2 banget."
Kemudian Agus menjawab pertanyaan2 yang diajukan ID tersebut.
Hari demi hari, Agus semakin akrab dengan pemilik ID tersebut. Mereka sering skali berdiskusi. Tentang kondisi dakwah di Semarang, pengetahuan Islam, dan lain2, seolah2 tema diskusi mereka tak pernah habis. Hingga suatu siang datang lagi PM dari ID yang sama.
"Assalamu'alaikum Mas... saya besok pagi sampai ke Semarang. Mas bisa kan, menemani saya berkeliling melihat2 kampus Mas?".
"Ini mah namanya ketiban bulan." Ujar Agus dalam hati. geer.. :D
"Akhwatnya kok brani minta temenin keliling2 kampus sama Ane?" Agus membatin, antara bingung dan senang.
"Wa'alaykumsalam Warohmatulloh Wabarokatuh. InsyaAlloh saya usahakan. Kita mau ketemu dimana? jam berapa?" Agus menjawab PM tersebut, semangat 45 di dadanya.
"InsyaAlloh saya sampe stasiun Tawang jam 5 pagi. Bagaimana kalau kita langsung ktemu di sana saja? Mas bisa? O iya, ini nomer HP saya 0813******33. Nanti kita SMS-an saja yach. Nomer Mas berapa?" balas ID itu.
"InsyaAlloh saya bisa. No. HP saya 0852********. Oke, saya tunggu kabarnya." Agus tersenyum penuh bunga didadanya sehabis mengirim sms terakhir itu... * xixixixi belum tau dia..:D*
Sore harinya, ada SMS masuk..
brrrrrrrrr brrrrrrrrr *critanya disilent, hp cuma bergetar..hehe*
"Aslm. Mas, saya sudah berangkat dari Stasiun Senen, Jakarta. Hanya mengabarkan. Khawatir Mas lupa, soalnya saya tidak punya kerabat di Semarang."
titiiit tiiit
"Wslm Wr Wb. Oke. InsyaAlloh saya ingat, besok jam 5 pagi di stasiun Tawang. Kamu pergi sama siapa?"
brrrrrrrr brrrrrrrrr
"sendiri Mas. Oke, besok saya tunggu."
titiiit tiiit
"Waduhhhhhhhhhhhh, kalau pergi jangan sendirian, bahaya. Harusnya minta temenin sama mahrom dong."
brrrrrrrr brrrrrrrrr..
"Gak papa kok Mas, sudah biasa. Saya kan pemberani.. :D"
titiiit tiiit
"Ckckck. Yasudah, kamu dah di kereta kan? hati2 di jalan."
brrrrrrrr brrrrrrrrr
"Oke, makasi Mas ;)"
"Nih akhwat parah juga, malem2 jalan sendirian." Ujar Agus, membatin.
Sehabis menunaikan sholat shubuh, Agus langsung pergi ke stasiun Tawang, khawatir teman mayanya itu terlalu lama menunggu. Ia memakai celana bahan berwarna hitam, dan kaos berkerah berwarna biru muda,tak lupa jaket BEM kampus ia kenakan juga. "Duh, bakalan ktemu akhwat pujaan hatiku nih. Gini hari pula..." agus senyum-senyum mematut dirinya didepan cermin
titiiit tiiit..
"Aslm. Kamu dimana? Dah sampe stasiun Tawang?"
brrrrrrrr brrrrrrrrr
"Wslm wr wb. Sudah Mas. Saya ada di Mushola stasiun."
titiiit tiiit..
"Oke, tunggu disana. Saya sedang menuju ke sana."
Aguspun sampai ke Mushola stasiun. Dari luar terlihat cukup sepi. Ia tidak melihat sandal atau sepatu akhwat di situ. Yang ada hanya sepasang sandal gunung.
"Ohh, akhwat itu suka pake sandal gunung. Wah, brarti gayanya sporty. Akhwat Semarang juga banyak yang suka pake sendal gunung." batin Agus. Sesampainya di dalam Mushola, ia hanya melihat seorang laki2 sedang tilawah di situ, membawa tas ransel cukup besar. Kemudian Agus keluar dari Mushola, karena akhwat itu sudah tidak berada di Mushola.
titiiit tiiit
"Kamu dimana?saya nyari kamu di Mushola kok ga ada?"
brrrrrrr brrrrrrrrrr
"Saya di Mushola kok Mas, masa' ga keliatan?"
Kemudian Agus kembali lagi ke Mushola.
titiiit tiiit
"Saya di Mushola..."
Seorang laki2 yang sedang tilawah didalam mushola kemudian bangun dari duduknya. "Mas Agus ya? kenalkan saya Rudi, yang punya ID "Hamba Perindu Surga."
Agus pun menelan ludah, tak jadi ketiban bulan, justru ketiban matahari alias mukanya pun merah terpanggang..:D. ternyata pemilik ID itu laki2. Ia lupa dulu tidak menanyakan nama asli si pemilik ID, karna terlalu GR, ada akhwat yang menyapanya di Multiply. Haduuuuuuuuuuuuuuuuuuuh....hahahahaaha... sumpeh agus ketawa dalam hati sampe perutnya sakit.
Bagi anda para pembaca RDM, Silahkan tertawa sebelum tertawa itu dilarang...!!
Pesan yg ingin icha sampaikan : Duhai ikhwan, jangan mudah geer jika banyak koment yg memujimu di MP atau status facebookmu dengan ID tanpa nama asli yg bisa dipercaya. Siapa tahu sebenarnya dia juga Rudi... :p
Barakallahufikum..jabat erat dan salam hangat
Wassalamualaikum…
http://www.facebook.com/notes/renungan-dan-motivasi-ifta-istiany-notes/renungan-geer-atau-dikejar-fans-/185629701465685
Jangan Beli Kucing Dalam Karung
Bismillaahirrahmaanirrahiim
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
============================
Sahabat, kali ini Nai bukan sedang ingin bercerita tentang Kucing yang di masukin di karung nich. Judul tersebut hanya menginggatkan diriku dengan pengalaman tetanggaku yang masih SMP yang mendapatkan pacar dari facebook sebelum bertemu orangnya. Alhasil saat mereka membuat suatu pertemuan kaburlah si cewek karena ill feel sama tampang cowoknya sendiri. begini nich jadinya kalau orang sudah terobsesi pengen punya pacar tanpa pikir panjang lagi, siapa saja yang ada di depan mata sok mangga diaturi. Hehehhe,
Ingat sahabatku, jodoh itu sudah ada yang ngatur, yaitu Allah. Jadi kenapa harus pusing? Bahkan ada seorang bapak separuh baya yang bertanya pada Nai “Kenapa Belum nikah? Nggak takut 2012?” Twoenggg?!?!?!?! Sahabatku, kenapa harus takut? Hanya orang yang tak berimanlah yang patut takut menghadapinya. Seakan takut belum menemukan jodoh mereka sebelum 2012 bahkan sangking takutnya nich sampai orang asing yang hanya mereka lihat dari sekilas foto yang terpampang di facebook langsung dijadikan pacar. Yang lebih memprihatinkan saat orang yang sebenarnya ternyata tak seperti apa yang kita lihat dari fotonya tersebut. Hanya sekilas foto yang terlihat bisakah sahabat percayai mereka sebagai pendamping hidupmu yang baik? Tentu jika Sule mendengarnya akan berpendapat “Oh, tidak bisa!” begitupun Dedi mizwar kan menyeru “ Apa kata dunia?” Ingat sahabat yang kucintai, foto bisa menipu!
Nai ingat saat seorang guru SMA ku berkata dengan yakinnya “Ibu yakin kalian yang sudah berpacaran empat atau lima tahun sekalipun belum mengenal pacar kalian secara pasti!”
Yach jelas guruku merasa yakin dengan pernyataannya, karena ia yang lebih dari sembilan tahun kenal suaminya dari SD sampai kuliah ternyata baru tahu selera makan, kebiasaan sang suami setelah menikah. So, bisakah sahabat yakin bahwa cara untuk mengenal pasangan melalui pacaran? Sesungguhnya pacaran hanyalah ajang maksiat yang merajalela dengan atau tanpa kita sadari bahwa inilah kenyataanya.
Mantapkan hati kita “Stop Pacaran”. We can do it!
Wallahu A’lam Bis Shawab.
Barakallahufikum..semoga bermanfaat
Wassalam…
http://www.facebook.com/notes/renungan-dan-motivasi-ifta-istiany-notes/renungan-jangan-beli-kucing-dalam-karung/185032598192062
Wanita Ahli Surga dan Cirinya
Bismillaahirrahmaanirrahiim
Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh
============================
Setiap insan tentunya mendambakan
kenikmatan yang paling tinggi dan abadi. Kenikmatan itu adalah Surga. Di
dalamnya terdapat bejana-bejana dari emas dan perak, istana yang megah dengan
dihiasi beragam permata, dan berbagai macam kenikmatan lainnya yang tidak
pernah terlihat oleh mata, terdengar oleh telinga, dan terbetik di hati.
Dalam Al Qur’an banyak sekali
ayat-ayat yang menggambarkan kenikmatan-kenikmatan Surga. Diantaranya Allah
Subhanahu wa Ta'ala berfirman :
“(Apakah) perumpamaan (penghuni)
Surga yang dijanjikan kepada orang-orang bertakwa yang di dalamnya ada
sungai-sungai dari air yang tidak berubah rasa dan baunya,
sungai-sungai dari air susu yang tidak berubah
rasanya, sungai-sungai dari khamr (arak) yang lezat rasanya bagi peminumnya,
dan sungai-sungai dari madu yang disaring dan mereka memperoleh di dalamnya
segala macam buah-buahan dan ampunan dari Rabb mereka sama dengan orang yang
kekal dalam neraka dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong-motong
ususnya?” (QS. Muhammad : 15)
“Dan orang-orang yang paling dahulu
beriman, merekalah yang paling dulu (masuk Surga). Mereka itulah orang yang
didekatkan (kepada Allah). Berada dalam Surga kenikmatan. Segolongan besar dari
orang-orang yang terdahulu dan segolongan kecil dari orang-orang yang kemudian.
Mereka berada di atas dipan yang bertahtakan emas dan permata seraya bertelekan
di atasnya berhadap-hadapan. Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap
muda dengan membawa gelas, cerek, dan sloki (piala) berisi minuman yang diambil
dari air yang mengalir, mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk dan
buah-buahan dari apa yang mereka pilih dan daging burung dari apa yang mereka
inginkan.” (QS. Al Waqiah : 10-21)
Di samping mendapatkan kenikmatan-kenikmatan
tersebut, orang-orang yang beriman kepada Allah Tabaraka wa Ta’ala kelak akan
mendapatkan pendamping (istri) dari bidadari-bidadari Surga nan rupawan yang
banyak dikisahkan dalam ayat-ayat Al Qur’an yang mulia, diantaranya :
“Dan (di dalam Surga itu) ada
bidadari-bidadari yang bermata jeli laksana mutiara yang tersimpan baik.” (QS. Al Waqiah : 22-23)
“Dan di dalam Surga-Surga itu ada
bidadari-bidadari yang sopan, menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh
oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni Surga yang menjadi suami mereka)
dan tidak pula oleh jin.” (QS. Ar
Rahman : 56)
“Seakan-akan bidadari itu permata
yakut dan marjan.” (QS. Ar Rahman : 58)
“Sesungguhnya Kami menciptakan
mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung dan Kami jadikan mereka gadis-gadis
perawan penuh cinta lagi sebaya umurnya.”
(QS. Al Waqiah : 35-37)
Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa
Sallam menggambarkan keutamaan-keutamaan wanita penduduk Surga dalam sabda
beliau :
“ … seandainya salah seorang wanita
penduduk Surga menengok penduduk bumi niscaya dia akan menyinari antara
keduanya (penduduk Surga dan penduduk bumi) dan akan memenuhinya bau
wangi-wangian. Dan setengah dari kerudung wanita Surga yang ada di kepalanya
itu lebih baik daripada dunia dan isinya.”
(HR. Bukhari dari Anas bin Malik radliyallahu 'anhu)
Dalam hadits lain Rasulullah
Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda :
"Sesungguhnya istri-istri
penduduk Surga akan memanggil suami-suami mereka dengan suara yang merdu yang
tidak pernah didengarkan oleh seorangpun. Diantara yang didendangkan oleh
mereka : “Kami adalah wanita-wanita pilihan yang terbaik. Istri-istri kaum yang
termulia. Mereka memandang dengan mata yang menyejukkan.” Dan mereka juga
mendendangkan : “Kami adalah wanita-wanita yang kekal, tidak akan mati. Kami
adalah wanita-wanita yang aman, tidak akan takut. Kami adalah wanita-wanita
yang tinggal, tidak akan pergi.”
(Kitab Shahih Al Jami’ nomor 1557)
BAGAIMANA CIRI-CIRI WANITA AHLI
SURGA ??
Apakah hanya orang-orang beriman
dari kalangan laki-laki dan bidadari-bidadari saja yang menjadi penduduk Surga?
Bagaimana dengan istri-istri kaum Mukminin di dunia, wanita-wanita penduduk
bumi?
Istri-istri kaum Mukminin yang
beriman kepada Allah dan Rasul-Nya tersebut akan tetap menjadi pendamping suaminya
kelak di Surga dan akan memperoleh kenikmatan yang sama dengan yang diperoleh
penduduk Surga lainnya, tentunya sesuai dengan amalnya selama di dunia.
Tentunya setiap wanita Muslimah
ingin menjadi ahli Surga. Pada hakikatnya wanita ahli Surga adalah wanita
yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Seluruh ciri-cirinya merupakan
cerminan ketaatan yang dia miliki.
Diantara ciri-ciri wanita ahli Surga
adalah :
1. Bertakwa.
2. Beriman kepada Allah,
Malaikat-Malaikat-Nya, Kitab-Kitab-Nya, Rasul-Rasul-Nya, hari kiamat, dan
beriman kepada takdir yang baik maupun yang buruk.
3. Bersaksi bahwa tiada ilah yang
berhak disembah kecuali Allah, bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan
Rasul-Nya, mendirikan shalat, menunaikan zakat, berpuasa di bulan Ramadlan, dan
naik haji bagi yang mampu.
4. Ihsan, yaitu beribadah kepada
Allah seakan-akan melihat Allah, jika dia tidak dapat melihat Allah, dia
mengetahui bahwa Allah melihat dirinya.
5. Ikhlas beribadah semata-mata
kepada Allah, tawakkal kepada Allah, mencintai Allah dan Rasul-Nya,
takut terhadap adzab Allah, mengharap rahmat
Allah, bertaubat kepada-Nya, dan bersabar atas segala takdir-takdir Allah serta
mensyukuri segala kenikmatan yang diberikan kepadanya.
6. Gemar membaca Al Qur’an dan
berusaha memahaminya, berdzikir mengingat Allah ketika sendiri atau bersama
banyak orang dan berdoa kepada Allah semata.
7. Menghidupkan amar ma’ruf dan nahi
mungkar pada keluarga, sahabat dan masyarakat.
8. Berbuat baik (ihsan) kepada
tetangga, anak yatim, fakir miskin, dan seluruh makhluk di bumi, serta berbuat
baik terhadap hewan ternak yang dia miliki.
9. Menyambung tali persaudaraan
terhadap orang yang memutuskannya, memberi kepada orang, menahan pemberian
kepada dirinya, dan memaafkan orang yang mendzaliminya.
10. Berinfak, baik ketika lapang
maupun dalam keadaan sempit, menahan amarah dan memaafkan orang yang meminta
maaf.
11. Adil dalam segala perkara dan
bersikap adil terhadap seluruh makhluk.
12. Menjaga lisannya dari perkataan
dusta, saksi palsu dan menceritakan kejelekan orang lain (ghibah).
13. Menepati janji dan amanah yang
diberikan kepadanya.
14. Berbakti kepada kedua orang tua,
dan taat kepada suminya.
15. Menyambung silaturahmi dengan
karib kerabatnya, sahabat terdekat dan terjauh.
Demikian beberapa ciri-ciri wanita
Ahli Surga yang kami sadur dari kitab Majmu’ Fatawa karya Syaikhul Islam Ibnu
Tamiyyah juz 11 halaman 422-423. Ciri-ciri tersebut bukan merupakan suatu
batasan tetapi ciri-ciri wanita Ahli Surga seluruhnya masuk dalam kerangka taat
kepada Allah dan Rasul-Nya. Allah Ta’ala berfirman :
“ … dan barangsiapa taat kepada
Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam Surga yang mengalir
di dalamnya sungai-sungai sedang mereka kekal di dalamnya dan itulah kemenangan
yang besar.” (QS. An Nisa’ : 13).
Wallahu A’lam Bis Shawab.
Barakallahufikum..semoga bermanfaat
Wassalam…
Langganan:
Postingan (Atom)
