Mengenai Saya
Laman
Selasa, 22 Februari 2011
Gratis Sepanjang Masa
Suatu sore, seorang anak menghampiri ibunya di dapur. Ia menyerahkan selembar kertas yang telah ditulisinya. Setelah sang ibu mengeringkan tangannya dengan celemek. Ia pun membaca tulisan itu dan inilah isinya:
Untuk memotong rumput Rp. 5000
Untuk membersihkan kamar tidur minggu ini Rp. 5000
Untuk pergi ke toko disuruh ibu Rp. 3000
Untuk menjaga adik waktu ibu belanja Rp. 5000
Untuk membuang sampah Rp. 1000
Untuk nilai yang bagus Rp. 3000
Untuk membersihkan dan menyapu halaman Rp. 3000
Jadi jumlah utang ibu adalah Rp. 25000
Sang ibu memandangi anaknya dengan penuh harap. Berbagai kenangan terlintas dalam benak sang ibu. Lalu ia mengambil pulpen, membalikkan kertasnya. Dan inilah yang ia tuliskan:
Untuk sembilan bulan ibu mengandung kamu, gratis
Untuk semua malam ibu menemani kamu, gratis
Untuk membawamu ke dokter dan mengobati saat kamu sakit, serta mendoakan kamu, gratis
Untuk semua saat susah dan air mata dalam mengurus kamu, gratis
Kalau dijumlahkan semua, harga cinta ibu adalah gratis
Untuk semua mainan, makanan, dan baju, gratis
Anakku… dan kalau kamu menjumlahkan semuanya,
Akan kau dapati bahwa harga cinta ibu adalah GRATIS
Seusai membaca apa yang ditulis ibunya, sang anak pun berlinang air mata dan menatap wajah ibunya, dan berkata: “Bu, aku sayang sekali sama ibu” ia kemudian mendekap ibunya. Sang ibu tersenyum sambil mencium rambut buah hatinya.”Ibupun sayang kamu nak” kata sang ibu.
Kemudian sang anak mengambil pulpen dan menulis sebuah kata dengan huruf-huruf besar sambil diperhatikan sang ibu: “LUNAS”
======
sahabat, seberapapun jasa yang tlah kita berikan kepada ibu, seberapapun uang yang kita dapatkan dan kita berikan kepada ibu, atau seberapapun liter keringat kerja yang kita kumpulkan untuk ibu, tidak akan dapat mengganti kasih sayang seorang ibu.Kasih ibu sepanjang masa. dapatkah kita menukar kasih sayang ibu itu dengan materi? menukar dengan bilangan angka?atau menukar dengan rangkaian kata terima kasih sepanjang Salatiga – Roma? Tidak sahabat, sama sekali tidak bisa. Oleh karenanya sahabatqu, Berbuat baiklah kepadanya, sayangilah beliau, cintailah beliau, dan doakanlah beliau….
Sahabat, kita beruntung masih diberi kesempatan untuk mencium tangannya, mencium pipinya, memijit kakinya, membuatkan minuman untuknya dan menunjukkan sayang kita kepadanya. semoga kita dapat terus melayani beliau, di dunia ini, maupun di surga nanti. amin…
http://www.facebook.com/notes/blog-nya-mas-rully/gratis-sepanjang-masa/189952917691031
Engkaulah Maha Mengetahui Segalanya
♫•*¨*•.¸¸ﷲ¸¸.•*¨*•♫♥♥♥♥♥♥♫•*¨*•.¸¸ﷲ¸¸.•*¨*•♫♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥
Pernah ada kata-kata bijak yang aku
dengar dan aku rasa itu benar adanya, neh bunyinya :
“Ketika kita meragukan suatu hal
janganlah pernah mencoba tuk terus mengikutinya. Tapi ikutilah kata hati yang
pertama kali ada di dalam hatimu dan yakinlah akan hal itu. Kerena biasanya
kata hati yang pertama ada dalam hatimu, itulah yang selalu benar dan tak
pernah salah.”
Kehidupan ini adalah anugrah
terindah yang diberikan Tuhan untuk umatNya, namun kadang aku tak pernah tahu
apa yang sebenarnya aku inginkan. Keraguan yang begitu mendera selalu menghantui
setiap langkah hidupku, jalan ini tak semulus yang aku inginkan begitu banyak
kerikil tajam yang kulalui dan membuat tubuhku berguncang hebat bahkan terasa
menyakitkan.
Andai saja semua ini hanyalah mimpi
yah mimpi yang cukup panjang, ingin sekali aku segera terbangun dari mimpi ini
tapi sayang semua ini adalah nyata yaa sungguh kenyataan hidup yang harus aku
hadapi. Andai saja hatiku bisa turun hujan aku berharap hujan itu bisa membawa
semua kegalauan yang ada dalam hatiku. Hingga tiba saatnya mentari kembali
terbit menyinari dunia dan mengeringkan hatiku yang basah dengan sinarnya yang
begitu hangat disertai senyuman yang cerah tuk bisa melalui lajunya kehidupan
yang terus bergulir tanpa lelah....trus menunggu kamu...
Tuhan…..
Engkaulah yang Mengetahui segalanya
tentang hidupku dan semua makhluk
yang Kau ciptakan
aku percaya Tuhan…
Engkau pasti memberikan yang terbaik
karena semua akan indah pada
waktunya
aminnn …
Wanita …
oleh Irma Siregar
Wanita sebagai simbol penentu
Wanita sebagai simbol dan penentu baik dan buruknya suatu generasi.
"Ibu adalah sekolah bagi anak-anak bila engkau persiapkan berarti engkau telah mempersiapkan bangsa yang baik akhlaknya."
Tetapi anehnya sekarang ini banyak wanita yang tidak mengenali kehormatan,kemuliaan,dan kesucian dirinya sendiri sehingga menjadi wanita yang tidak bermartabat dan murahan.
Mereka menjajakan harga diri dan kesucian dijalan-jalan tanpa ada perasaan risih maupun malu.Mengenakan pakaian yang "sexsi",sambil berjalan berlenggak-lengok.Sehingga menjadi mangsa para manusia "pencuri"yang lemah iman.
Ingatlah,
"sebuah permata tidak mungkin *DICURI* jika sang pencuri tak mengetahuinya"
Lebih aneh lagi jika sang pencuri telah berhasil merampasny baru mereka berteriak minta tolong bahwa dia telah "kecurian" padahal kalau sejak awal dia tegas dan sigap serta menghijab ia pun tak kan jadi mangsa sang pencuri.
"bukankah mencegah lebih baik daripada mengobati?" ^_^
wanitaku sayang,
pencuri tidak akan melihatmu jika engkau penuhi panggilan Rabbmu sebagaimana firman-Nya;
"Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya,dan ucapkanlah perkataan yang baik,dan hendaklah kamu tetap dirumah dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah yang dahulu,dan dirikanlah shalat,tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rosul-Nya.Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu,wahai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya." (QS.AL-AHZAB 32-33)
dan ingatlah wahai wanita,
sesungguhnya penghuni Neraka paling banyak adalah dari golongan kita. . .
Semoga kita terhindar ea ukh. . .:-(
Rosulullah shalallahu'alaihi wassalam bersabdah,
"dua golongan penghuni neraka yang belum pernah aku melihat keduanya,
1.Sekelompok orang yang memegang cemeti seperti ekor sapi dengannya mereka memukuli manusia.
2.Kaum wanita yang berpakaian tapi telanjang berjalan berlenggak-lenggok,kepala mereka laksana punuk unta.
Mereka tidak akan masuk syurga dan tidak akan mencium baunya.Dan sesungguhnya bau surga bisa dicium dari jarak sekian sampai sekian."
:-( na'udzubillah. . . .
^_^-^_^-^_NB_^-^_^-^_^
"Jadilah wanita laksana mutiara ditengah lautan.
Yang indah dipandang namun sulit dipegang oleh siapapun,
kecuali Allah telah meridhoinya.
Dan jadilah wanita yang senantiasa istiqomah dijalan Allah."
http://www.facebook.com/notes/melati/wanita-/180799955291721
Istriku Bukan Bidadari, Dan Aku Pun Bukan Malaikat
Alhamdulillah, salawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, keluarga, dan sahabatnya.
Anda telah berkeluarga? Bagaimana pengalaman Anda selama mengarungi bahtera rumah tangga? Semulus dan seindah yang Anda bayangkan dahulu?
Mungkin saja Anda menjawab, “Tidak.”
Akan tetapi, izinkan saya berbeda dengan Anda, “Ya,” bahkan lebih indah daripada yang saya bayangkan sebelumnya.
Saudaraku, kehidupan rumah tangga memang penuh dengan dinamika, lika-liku, dan pasang surut. Kadang Anda senang, dan kadang Anda bersedih. Tidak jarang, Anda tersenyum di hadapan pasangan Anda, dan kadang kala Anda cemberut dan bermasam muka.
Bukankah demikian, Saudaraku?
Berbagai tantangan dan tanggung jawab dalam rumah tangga senantiasa menghiasi hari-hari Anda. Semakin lama umur pernikahan Anda, maka semakin berat dan bertambah banyak perjuangan yang harus Anda tunaikan.
Tanggung jawab terhadap putra-putri, pekerjaan, karib kerabat, masyarakat, dan lain sebagainya.
Di antara tanggung jawab yang tidak akan pernah lepas dari kehidupan Anda ialah tanggung jawab terhadap pasangan hidup Anda.
Sebelum menikah, sah-sah saja Anda sebagai calon suami membayangkan bahwa pasangan hidup Anda cantik rupawan, bangsawan, kaya raya, patuh, pandai mengurus rumah, penyayang, tanggap, sabar, dan berbagai gambaran indah.
Bukankah demikian, Saudaraku?
تُنْكَحُ الْمَرْأَةُ لأَرْبَعٍ لِمَالِهَا وَلِحَسَبِهَا وَلِجَمَالِهَا وَلِدِينِهَا فَاظْفَرْ بِذَاتِ الدِّينِ تَرِبَتْ يَدَاكَ
“Biasanya, seorang wanita dinikahi karena empat pertimbangan: harta kekayaannya, kedudukannya, kecantikannya, dan agamanya. Maka, hendaknya engkau lebih memilih wanita yang beragama, niscaya engkau beruntung.” (Muttafaqun ‘alaihi)
Al-Qurthubi menjelaskan makna hadits ini dengan berkata, “Empat pertimbangan inilah yang biasanya mendorong seorang lelaki untuk menikahi seorang wanita. Dengan demikian, hadits ini sebatas kabar tentang fakta yang terjadi di masyarakat, dan bukan perintah untuk menjadikannya sebagai pertimbangan. Secara tekstual pun, hadits ini menunjukkan bahwa dibolehkan menikahi seorang wanita dengan keempat pertimbangan itu. Akan tetapi, hendaknya pertimbangan agama lebih didahulukan.”
Keterangan al-Qurthubi ini semakna dengan hadits yang diriwayatkan oleh shahabat Abdullah bin Amr al-’Ash radhiyallahu ‘anhu, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لاَ تَزَوَّجُوا النِّسَاءَ لِحُسْنِهِنَّ فَعَسَى حُسْنُهُنَّ أَنْ يُرْدِيَهُنَّ وَلاَ تَزَوَّجُوهُنَّ لِأَمْوَالِهِنَّ فَعَسَى أَمْوَالُهُنَّ أَنْ تُطْغِيَهُنَّ وَلَكِنْ تَزَوَّجُوهُنَّ عَلَى الدِّينِ وَلَأَمَةٌ خَرْمَاءُ سَوْدَاءُ ذَاتُ دِينٍ أَفْضَلُ
‘Janganlah engkau menikahi wanita hanya karena kecantikan parasnya, karena bisa saja parasnya yang cantik menjadikannya sengsara. Jangan pula engkau menikahinya karena harta kekayaannya, karena bisa saja harta kekayaan yang ia miliki menjadikan lupa daratan. Akan tetapi, hendaklah engkau menikahinya karena pertimbangan agamanya. Sungguh, seorang budak wanita berhidung pesek dan berkulit hitam, tetapi ia patuh beragama, lebih utama dibanding mereka semua.’” (Hr. Ibnu Majah; oleh al-Albani dinyatakan sebagai hadits yang lemah)
Akan tetapi, sekarang, setelah Anda menikah, terwujudkah seluruh impian dan gambaran yang dahulu terlukis dalam lamunan Anda?
Bila benar-benar seluruh impian Anda terwujud pada pasangan hidup Anda, maka saya turut mengucapkan selamat berbahagia di dunia dan akhirat. Bila tidak, maka tidak perlu berkecil hati atau kecewa.
Saudaraku, besarkan hati Anda, karena nasib serupa tidak hanya menimpa Anda seorang, tetapi juga menimpa kebanyakan umat manusia.
عَنْ أَبِى مُوسَى رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: كَمُلَ مِنَ الرِّجَالِ كَثِيرٌ، وَلَمْ يَكْمُلْ مِنَ النِّسَاءِ إِلاَّ آسِيَةُ امْرَأَةُ فِرْعَوْنَ، وَمَرْيَمُ بِنْتُ عِمْرَانَ، وَإِنَّ فَضْلَ عَائِشَةَ عَلَى النِّسَاءِ كَفَضْلِ الثَّرِيدِ عَلَى سَائِرِ الطَّعَامِ
Abu Musa radhiyallahu ‘anhu menuturkan, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Banyak lelaki yang berhasil menggapai kesempurnaan, sedangkan tidaklah ada dari wanita yang berhasil menggapainya kecuali Asiyah istri Fir’aun dan Maryam binti Imran. Sesungguhnya, kelebihan Aisyah dibanding wanita lainnya bagaikan kelebihan bubur daging [1] dibanding makanan lainnya.” (Muttafaqun ‘alaihi)
Saudaraku, berbahagia dan berbanggalah dengan pasangan hidup Anda, karena pasangan hidup Anda adalah wanita terbaik untuk Anda!
Anda tidak percaya? Silakan Anda membuktikannya. Bacalah sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berikut ini, lalu terapkanlah pada istri Anda.
لاَ يَفْرَكْ مُؤْمِنٌ مُؤْمِنَةً إِنْ كَرِهَ مِنْهَا خُلُقًا رَضِيَ مِنْهَا آخَرَ
“Tidak pantas bagi lelaki yang beriman untuk meremehkan wanita yang beriman. Bila ia tidak menyukai satu perangai darinya, pasti ia puas dengan perangainya yang lain.” (Hr. Muslim)
Saudaraku, Anda kecewa karena istri Anda kurang pandai memasak? Tidak perlu khawatir, karena ternyata istri Anda adalah penyayang.
Anda kurang puas dengan istri Anda yang kurang pandai mengurus rumah dan kurang sabar? Tidak usah berkecil hati, karena ia begitu cantik rupawan.
Anda berkecil hati karena istri Anda kurang cantik? Segera besarkan hati Anda, karena ternyata istri Anda subur sehingga Anda mendapatkan karunia keturunan yang shalih dan shalihah. Coba Anda bayangkan, betapa besar penderitaan Anda bila Anda menikahi wanita cantik akan tetapi mandul.
Demikianlah seterusnya.
Tidak etis dan tidak manusiawi bila Anda hanya pandai mengorek kekurangan istri, namun Anda tidak mahir dalam menemukan kelebihan-kelebihannya. Buktikan Saudaraku, bahwa Anda benar-benar seorang suami yang berjiwa besar, sehingga Anda peka dan lihai dalam membaca kelebihan pasangan Anda.
Dahulu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam begitu peka dan mahir dalam membaca segala hal, termasuk suasana hati istrinya. Aisyah mengisahkan,
قَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ: إِنِّي لَأَعْلَمُ إِذَا كُنْتِ عَنِّي رَاضِيَةً، وَإِذَا كُنْتِ عَلَيَّ غَضْبَى . قَالَتْ: فَقُلْتُ مِنْ أَيْنَ تَعْرِفُ ذَلِكَ، فَقَالَ: أَمَّا إِذَا كُنْتِ عَنِّي رَاضِيَةً فَإِنَّكِ تَقُولِيْنَ لاَ وَرَبِّ مُحَمَّدٍ، وَإِذَا كُنْتِ غَضْبَى قُلْتِ لاَ وَرَبِّ إِبْرَاهِيمَ. قَالَتْ: قُلْتُ أَجَلْ وَاللَّهِ يَا رَسُولَ اللَّهِ، مَا أَهْجُرُ إِلاَّ اسْمَكَ
“Pada suatu hari, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepadaku, ‘Sungguh, aku mengetahui bila engkau ridha kepadaku, demikian pula bila engkau sedang marah kepadaku.’ Spontan, Aisyah bertanya, ‘Darimana engkau dapat mengetahui hal itu?’ Rasulullah menjawab, ‘Bila engkau sedang ridha kepadaku, maka ketika engkau bersumpah, engkau berkata, ‘Tidak, demi Tuhan Muhammad. Adapun bila engkau sedang dirundung amarah, maka ketika engkau bersumpah, engkau berkata, ‘Tidak, demi Tuhan Ibrahim.’’ Mendengar penjelasan ini, Aisyah menimpalinya dan berkata, ‘Benar, sungguh demi Allah, wahai Rasulullah, ketika aku marah, tiada yang aku tinggalkan, kecuali namamu saja.’” (Muttafaqun ‘alaihi)
Demikianlah teladan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau begitu peka dengan suasana hati istrinya, sehingga beliau bisa membaca isi hati istrinya dari ucapan sumpahnya. Walaupun Aisyah berusaha untuk menyembunyikan isi hatinya, tetap bermanis muka, senantiasa berada di sanding Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan berbicara seperti biasa, namun Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dapat menebak suasana hatinya dari perubahan cara bersumpahnya. Luar biasa, perhatian, kejelian, dan kepekaan yang tidak ada bandingnya.
Tidak mengherankan, bila beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
(خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لِأَهْلِهِ وَأَنَا خَيْرُكُمْ لِأَهْلِي
“Orang terbaik di antara kalian ialah orang yang terbaik dalam memperlakukan istrinya, dan aku adalah orang terbaik di antara kalian dalam memperlakukan istriku.” (Hr. At-Tirmidzi)
Bagaimana dengan Anda, Saudaraku? Dengan apa Anda dapat mengenali dan meraba suasana hati pasangan Anda?
Saudaraku, tidak ada salahnya bila sejenak Anda kembali memutar lamunan dan gambaran tentang istri ideal dan idaman yang pernah singgah dalam benak Anda. Selanjutnya, bandingkan gambaran istri idaman Anda dengan gambaran Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang kaum wanita berikut ini,
الْمَرْأَةُ كَالضِّلَعِ ، إِنْ أَقَمْتَهَا كَسَرْتَهَا، وَإِنِ اسْتَمْتَعْتَ بِهَا اسْتَمْتَعْتَ بِهَا وَفِيهَا عِوَجٌ
“Wanita itu bagaikan tulang rusuk. Bila engkau ingin meluruskannya, niscaya engkau menjadikannya patah, dan bila engkau bersenang-senang dengannya, niscaya engkau dapat bersenang-senang dengannya, sedangkan ia adalah bengkok.” (Muttafaqun ‘alaihi)
Pada riwayat lain, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لاَ تَسْتَقِيمُ لَكَ الْمَرْأَةُ عَلَى خَلِيقَةٍ وَاحِدَةٍ وَإِنَّمَا هِيَ كَالضِّلَعُ إِنْ تُقِمْهَا تَكْسِرْهَا وَإِنْ تَتْرُكْهَا تَسْتَمْتِعْ بِهَا وَفِيهَا عِوَجٌ
“Tidak mungkin istrimu kuasa bertahan dalam satu keadaan. Sesungguhnya, wanita itu bak tulang rusuk. Bila engkau ingin meluruskannya, niscaya engkau menjadikannya patah. Adapun bila engkau biarkan begitu saja, maka engkau dapat bersenang-senang dengannya, (tetapi hendaklah engkau ingat) ia adalah bengkok.” (Hr. Ahmad)
Nah, sekarang, silakan Anda mengorek memori Anda tentang wanita pendamping hidup Anda. Temukan berbagai kelebihan padanya, dan selanjutnya tersenyumlah, karena ternyata istri Anda memiliki banyak kelebihan.
Lalu, bila pada suatu hari Anda merasa tergoda oleh kecantikan wanita lain, maka ketahuilah bahwa sesuatu yang dimiliki oleh wanita itu ternyata juga telah dimiliki oleh istri Anda. Maka, bergegaslah untuk membuktikan hal ini pada istri Anda. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِذَا رَأَى أَحَدُكُمُ امْرَأَةً فَأَعْجَبَتْهُ فَلْيَأْتِ أَهْلَهُ فَإِنَّ مَعَهَا مِثْلَ الَّذِي مَعَهَا
“Bila engkau melihat seorang wanita, lalu ia memikat hatimu, maka segeralah datangi istrimu! Sesungguhnya, istrimu memiliki seluruh hal yang dimiliki oleh wanita yang engkau lihat itu.” (Hr. At-Tirmidzi)
Demikianlah caranya agar Anda dapat senantiasa puas dan bangga dengan pasangan hidup Anda. Anda selalu dapat merasa bahwa ladang Anda tampak hijau, sehijau ladang tetangga, dan bahkan lebih hijau.
Selamat berbahagia dengan pasangan hidup yang telah Allah karuniakan kepada Anda. Semoga Allah memberkahi bahtera rumah tangga Anda.
**************************************************************
Sebaliknya, sebagai calon istri, Anda juga berhak untuk mendambakan pasangan hidup yang tampan, gagah, kaya raya, pandai, berkedudukan tinggi, penuh perhatian, setia, penyantun, dermawan, dan lain sebagainya.
Betapa indahnya gambaran rumah tangga Anda, dan betapa istimewanya pasangan hidup Anda, andai gambaran Anda ini dapat terwujud. Bukankah demikian, Saudariku?
Saudariku, setelah Anda menikah, benarkah seluruh kriteria suami ideal yang pernah menghiasi lamunan Anda ini terwujud pada pasangan hidup Anda?
Bila benar terwujud, maka saya ucapkan selamat berbahagia di dunia dan akhirat, dan bila tidak, maka tidak perlu berkecil hati.
Besarkan hatimu, wahai Saudariku! Percayalah, bahwa pada pasangan hidup Anda ternyata terdapat banyak kelebihan.
Bila selama ini, Saudari ciut hati karena suami Anda miskin harta, maka tidak perlu khawatir, karena ia penuh dengan perhatian dan tanggung jawab.
Bila selama ini, Saudari kecewa karena suami Anda ternyata kurang tampan, maka percayalah bahwa ia setia dan bertanggung jawab.
Andai selama ini, Saudari kurang puas karena suami Anda kurang perhatian dengan urusan dalam rumah, tetapi ia begitu membanggakan dalam urusan luar rumah.
Juga, andai selama ini, sikap suami Anda terhadap Anda kurang simpatik, maka tidak perlu hanyut dalam duka dan kekecawaan, karena ia masih punya jasa baik yang tidak ternilai dengan harta. Ternyata, selama ini, suami Anda telah menjaga kehormatan Anda, menjadi penyebab Anda merasakan kebahagiaan menimang putra-putri Anda.
Saudariku, Anda tidak perlu hanyut dalam kekecewaan karena suatu hal yang ada pada diri suami Anda. Betapa banyak kelebihan-kelebihan yang ada padanya. Berbahagia dan nikmatilah kedamaian hidup rumah tangga bersamanya.
Berlarut-larut dalam kekecewaan terhadap suatu perangai suami Anda dapat menghancurkan segala keindahan dalam rumah tangga Anda. Bukan hanya hancur di dunia, bahkan berkelanjutan hingga di akhirat kelak.
Saudariku, simaklah peringatan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berikut ini. Agar anda dapat menjadikan bahtera rumah tangga Anda seindah dambaan Anda.
أُرِيتُ النَّارَ فَإِذَا أَكْثَرُ أَهْلِهَا النِّسَاءُ يَكْفُرْنَ، قِيلَ: أَيَكْفُرْنَ بِاللَّهِ؟ قَالَ: يَكْفُرْنَ الْعَشِيرَ، وَيَكْفُرْنَ الإِحْسَانَ، لَوْ أَحْسَنْتَ إِلَى إِحْدَاهُنَّ الدَّهْرَ ثُمَّ رَأَتْ مِنْكَ شَيْئًا، قَالَتْ: مَا رَأَيْتُ مِنْكَ خَيْرًا قَطُّ
“Aku diberi kesempatan untuk menengok ke dalam neraka, dan ternyata kebanyakan penghuninya ialah para wanita, akibat ulah mereka yang selalu kufur/ingkar.” Spontan, para shahabat bertanya, “Apakah yang engkau maksud adalah mereka kufur/ingkar kepada Allah?” Beliau menjawab, “Mereka terbiasa ingkar terhadap perilaku baik, dan ingkar terhadap jasa baik. Andai engkau berbuat baik kepada mereka seumur hidupmu, lalu ia mendapatkan suatu hal padamu, niscaya mereka begitu mudah berkata, ‘Aku tidak pernah mendapatkan kebaikan sedikit pun darimu.’” (Muttafaqun ‘alaihi)
Anda mendambakan kebahagian dalam rumah tangga?
Temukanlah bahwa kebahagian hidup dan berumah tangga terletak pada genggaman tangan suami Anda. Pandai-pandailah membawa diri, sehingga suami Anda rela membentangkan kedua telapak tangannya, dan memberikan kebahagian berumah tangga kepada Anda.
Percayalah Saudariku, suami Anda adalah pasangan terbaik untuk Anda.
إِذَا صَلَّتِ الْمَرْأَةُ خَمْسَهَا وَصَامَتْ شَهْرَهَا وَحَفِظَتْ فَرْجَهَا وَأَطَاعَتْ زَوْجَهَا قِيلَ لَهَا اُدْخُلِي الْجَنَّةَ مِنْ أَيِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ شِئْتِ
“Bila seorang istri telah mendirikan shalat lima waktu, berpuasa bulan Ramadan, menjaga kesucian dirinya, dan taat kepada suaminya, niscaya kelak akan dikatakan kepadanya, ‘Silakan engkau masuk ke surga dari pintu mana pun yang engkau suka.’” (Hr. Ahmad dan lainnya)
Tidakkah Anda mendambakan termasuk orang-orang mukminah yang mendapatkan kebebasan masuk surga dari pintu yang mana pun?
Kunci Keberhasilan Rumah Tangga
Saudaraku, mungkin selama ini Anda bersama pasangan hidup Anda, terus berusaha mencari pola rumah tangga yang dapat mendatangkan kebahagiaan untuk Anda berdua.
Anda berhasil menemukannya?
Bila Anda berhasil, maka saya ucapkan selamat berbahagia. Adapun bila belum, maka segera temukan kunci keberhasilan rumah tangga Anda pada firman Allah berikut,
وَلَهُنَّ مِثْلُ الَّذِي عَلَيْهِنَّ بِالْمَعْرُوفِ وَلِلرِّجَالِ عَلَيْهِنَّ دَرَجَةٌ
“Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma’ruf. Akan tetapi, para suami mempunyai kelebihan satu tingkat daripada istrinya.” (Qs. al-Baqarah: 228)
Hak pasangan Anda setimpal dengan kewajiban yang ia tunaikan kepada Anda. Semakin banyak Anda menuntut hak Anda, maka semakin banyak pula kewajiban yang harus Anda tunaikan untuknya.
Shahabat Abdullah bin ‘Abbas memberikan contoh nyata dari aplikasi ayat ini dalam rumah tangganya. Pada suatu hari, beliau berkata, “Sesungguhnya, aku senang untuk berdandan demi istriku, sebagaimana aku pun senang bila istriku berdandan demiku, karena Allah Ta’ala telah berfirman,
وَلَهُنَّ مِثْلُ الَّذِي عَلَيْهِنَّ بِالْمَعْرُوفِ
‘Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma’ruf.’
Aku pun tidak ingin menuntut seluruh hakku atas istriku, karena Allah juga telah berfirman,
وَلِلرِّجَالِ عَلَيْهِنَّ دَرَجَةٌ
‘Akan tetapi, para suami mempunyai kelebihan satu tingkat daripada istrinya.’” (Hr. Ibnu Abi Syaibah dan ath-Thabari)
Bagaimana dengan dirimu, wahai saudara dan saudariku? Kapankah Anda berdandan? Ketika sedang berada di rumah atau ketika hendak keluar rumah? Selama ini, sejatinya, untuk siapa Anda berdandan? Benarkah Anda berdandan untuk pasangan Anda, ataukah Anda berdandan dan tampil menawan untuk orang lain?
Saudaraku, bahu-membahu, saling melengkapi kekurangan, dan saling pengertian adalah salah satu prinsip dasar dalam membangun rumah tangga. Tidak layak bagi Anda untuk berperan sebagai penonton setia ketika pasangan Anda sedang mengerjakan pekerjaannya. Usahakan sebisa Anda untuk turut menyelesaikan pekerjaannya. Demikianlah, dahulu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mencontohkan dalam rumah tangga beliau.
Aisyah radhiyallahu ‘anha mengisahkan,
كَانَ فِي مِهْنَةِ أَهْلِهِ، فَإِذَا سَمِعَ الأَذَانَ خَرَجَ
“Dahulu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengerjakan sebagian pekerjaan istrinya, dan bila beliau mendengar suara azan dikumandangkan, maka beliau bergegas menuju ke mesjid.” (Hr. Bukhari)
Constance Gager, ketua studi sekaligus asisten profesor di Montclair State University, Montclair, New Jersey, mengadakan penelitian tentang hubungan perilaku suami-istri dengan keromantisan dalam bercinta. Ia mengelompokkan para suami yang menjadi objek penelitiannya ke dalam dua kelompok.
Kelompok pertama adalah suami-suami yang tidak peduli dan jarang membantu pekerjaan istri. Kelompok kedua adalah suami-suami yang sering turut serta dalam mengerjakan pekerjaan rumah tangga istri.
Hasilnya luar biasa! Suami di kelompok kedua, yaitu yang sering membantu pekerjaan istrinya, terbukti lebih romantis dan lebih sering memadu cinta dengan pasangannya. Hubungan yang harmonis dan indah, begitu kental dalam rumah tangga mereka.
Sejatinya, penemuan ini bukanlah hal baru, karena secara logika, suami yang dengan rendah hati membantu pekerjaan istrinya pastilah lebih dicintai oleh istrinya. Tentunya, ini memiliki hubungan erat dengan keromantisan suami-istri dalam bercinta.
Sebaliknya, istri yang peduli dengan pekerjaan suami, pun akan mengalami hal yang sama.
Nah, bagaimana dengan diri Anda, wahai Saudaraku?
Selamat membuktikan resep manjur ini! Semoga berbahagia, dan hubungan Anda berdua semakin romantis dan harmonis.
Semoga tulisan sederhana ini bermanfaat bagi Anda. Mohon maaf bila ada kata-kata yang kurang berkenan. Wallahu a’lam bish-shawab.
http://www.facebook.com/notes/melati/istriku-bukan-bidadari-dan-aku-pun-bukan-malaikat/174770929227957
Pasangan Pemilik Kebun Sorga
Oleh :Irma siregar
Senyum, itulah sedekah yang selalu saya dapatkan setiap kali bertatap muka dengannya. Sedekah yang mudah dan indah. Sedekah yang menghangatkan suasana. Sedekah yang menjadi obat bagi hati yang diliput kesusahan. Ia adalah pemilik senyum mesra yang dikenal sahabat-sahabatnya.
Lelaki yang telah dikarunia seorang buah hati ini selalu tampak bersemangat. Semangat itu selalu saya temukan dari pantulan sinar wajahnya. Dari kata-katanya yang sanggup meruntuhkan tembok-tembok kemalasan yang menutupi hati.
Saya sudah sejak lama mengenalnya. Sejak tahun pertama saya datang ke Mesir. Dan kini, setiap minggu saya datang ke rumahnya mengikuti kegiatan pengajian. Sebuah majlis iman dan ilmu. Majlis yang dicintai Allah swt, dicari-cari malaikat dan disukai penduduk langit. Majlis yang menyejukkan hati dan menentramkam jiwa orang yang hadir di dalamnya.
Walau kecil dan sederhana, rumahnya selalu ramai dikunjungi oleh teman-temannya dan sahabat-sahabat istrinya. Setiap kali saya datang ke rumah kecil itu, setiap kali itu juga tamu-tamu berdatangan silih berganti. Ada kegembiraan yang saya tangkap dari raut muka mereka dan ada rasa kepuasan yang mereka peroleh setelah kunjungan itu. Bahkan saya menduga rumah kecil itu tempat berlabuh permasalahan banyak orang. Rumah itu semakin bercahaya dengan sambutan hangat darinya dan istrinya.
Saya seolah membayangkan rumah mungil itu umpama rumah sakit. Dan dokternya, ia dan istrinya. Bahkan setiap kali saya dan teman-teman saya datang ke rumahnya, ia selalu bertanya, "Adakah yang ingin antum bagi dengan abang? Adakah yang bisa abang bantu?". Kalimat-kalimat tulus itu tak pernah bosan terlontar dari bibirnya. Ia ibarat dokter yang selalu bersedia mengobati penyakit-penyakit yang diderita setiap pasien.
Walau rumahnya kecil, tapi hati pemiliknya seluas samudera. Hati yang bersedia menampung setiap keluh dan kesah jiwa. Hati yang tenang dan damai. Hati yang mencerahkan setiap hati yang lain dengan kata-kata optimis dan meyakinkan. Hati yang bisa mengobati keraguan yang tengah menyerang jiwa-jiwa yang lemah.
Saya bersyukur diperkenalkan dengan dirinya. Sosok yang begitu sanggup membangkitkan gairah hidup saya. Tatapan matanya serasa sudah cukup untuk membangunkan jiwa-jiwa yang tengah tertidur. Kata-katanya mampu merubah cara pandang saya tentang sebuah permasalahan. Ia dicintai banyak orang. Kata-katanya menjadi pemompa semangat yang kendor. Ya, sungguh beruntung ia dan istrinya, Allah swt telah menjadikan mereka jalan kebaikan bagi orang lain.
Setiap kali saya dan teman-teman datang ke rumahnya, kami selalu dihidangkan menu-menu yang lezat. Sehingga, setiap saya pulang dari rumahnya saya mendapat ilmu, iman bertambah, semangat beramal semakin kuat dan juga perut yang kenyang. Subhanallah.
Saya jadi teringat dengan kisah salah seorang Anshar yang memuliakan tamu.
Dari Abu Hurairah r.a berkata, "Suatu ketika seseorang datang menemui Nabi saw. Ia menceritakan kepada Nabi saw tentang kesusahan hidup yang tengah menimpanya. Kemudian Nabi saw menyuruh seseorang untuk menanyakan pada beberapa orang istri beliau, apakah di rumah beliau ada makanan atau tidak. Setelah ditanyakan, semua istri beliau menjawab, 'Demi Allah yang telah mengutusmu dengan haq, tidak ada di rumah kami sedikit pun makanan kecuali hanya air.' Kemudian beliau bertanya kepada para sahabatnya, 'Adakah diantara kalian yang sanggup melayani orang ini sebagai tamunya pada malam ini?'.
Seorang dari kaum Anshar menyahut, 'Wahai Rasulullah, sayalah yang akan menjamunya.'
Orang Anshar itupun membawa orang tadi ke rumahnya. Ia berkata pada istrinya, 'Muliakanlah orang ini, ia adalah tamu Rasulullah saw.'
Dalam riwayat lain, ia berkata pada istrinya, 'Adakah makanan yang bisa dihidangkan? '
Istrinya menjawab, 'Tidak ada, kecuali sedikit yang hanya cukup untuk memberi makan anak kita.'
Orang Anshar itu berkata, 'Kalau begitu, engkau sibukkan mereka dengan sesuatu, jika mereka ingin makan malam, engkau tidurkan mereka. Apabila tamu kita masuk, engkau padamkan lampu dan perlihatkan pada tamu itu bahwa seolah-olah kita juga ikut makan bersamanya. Kemudian mereka duduk menemani tamu makan.
Malam itu, suami istri tersebut tidur dalam keadaan lapar. Ketika di pagi hari, orang Anshar itu datang menemui Rasulullah saw. Beliau bersabda, 'Sesungguhnya Allah swt kagum dengan apa yang kalian lakukan pada tamu kalian tadi malam." [HR Bukhari (7/149) no. 3798 dan Muslim (3/1624) no. 2054]. Subhanallah.
Inilah barangkali diantara rahasia yang ia dan istrinya miliki. Inilah yang menjadikan rumahnya selalu ingin didatangi banyak orang. Rumah yang bagai taman penentram hati bagi orang-orang yang tengah dirundung kegelisahan. Ia telah mengamalkan hadits yang disampaikan Rasulullah saw tentang memuliakan tamu. Sebagaimana sabda Rasulullah saw di hadits lain, "Barangsiapa yang beriman pada Allah swt dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tamunya." [HR Bukhari (10/460) no. 6018 dan Muslim (1/68) no. 47]
Hari itu, seusai melakukan kegiatan pengajian pekanan, saya melihat istrinya turun ke lantai bawah dari apartemen, menuju ke sebuah rumah salah seorang mahasiswi yang juga telah berkeluarga. Di tangannya ada bungkusan, berisi makanan yang saya makan ketika saya berkunjung. Saya terharu, bahkan dalam hati ada rasa kagum yang menyelinap. Saya hampir tak kuasa membendung rasa haru itu. Bahkan tak terasa air mata saya hampir menetes. Subhanallah, sebuah keluarga yang mulia. Saya jadi teringat dengan hadits Rasulullah saw yang berbunyi, "Dari Abu Dzar r.a berkata, bersabda Rasulullah saw, "Wahai Abu Dzar, jika engkau memasak makanan yang berkuah, perbanyaklah airnya, kemudian bagikanlah juga pada tetanggamu." [HR Muslim (4/2025) no. 2625]
Mereka selalu memuliakan tamu dan memuliakan tetangga. Mereka memiliki sifat ikram dan sifat itsar yang tinggi. Saya jadi iri, saya ingin meniru prilaku mulia itu yang mungkin sudah hampir jarang ada. Apalagi yang hidup di daerah perkotaan, yang cenderung hidup individualistis.
Rumah sederhana itu ibarat kebun sorga yang memberi ketenangan kepada siapapun yang berkunjung kesana. Rumah yang teduh dan penuh kenyamanan. Rumah yang berisi buah-buah kebaikan dari kata-kata dan sikap pemiliknya. Rumah yang darinya mengalir sugai-sungai kebaikan kepada orang-orang yang berada di dalamnya dan yang tinggal di sekitarnya. Rumah itu umpama taman surga yang turun ke bumi, tempat mengobat resah dan mencari ketenangan jiwa.
Begitu banyak kisah tentang bang Azis. Kisah yang menggetarkan hati, memompa semangat dan membangkitkan gairah keimanan. Kisah ini terinspirasi dari Guru saya.
http://www.facebook.com/notes/melati/pasangan-pemilik-kebun-sorga/180788965292820
The Wonderfull Black Seed (Jinten Hitam)
Bismillahirrahmanirrakhiim....
Jintan hitam (the Black Seed) telah digunakan sejak dulu. Mulanya ini digunakan oleh orang-orang Parsi dalam masakan dan obat-obatan mereka. Jintan hitam berasal dari kawasan Mediteranean, namun kini ia juga ditanam di Afrika Utara dan sebagiannya di Asia seperti India . Jintan hitam diperoleh dari bijinya. Pokoknya mengeluarkan bunga berwarna ungu muda atau putih. Buahnya berbentuk kapsul yang mengandung banyak biji kecil berwarna putih dan berbentuk trigonal. Setelah matang kapsulnya terbuka dan biji-biji ini akan berubah menjadi hitam. Minyak dari jintan hitam ini dijumpai dalam makam Fir’aun yang terkenal, Tuthankamen. Ia juga digunakan oleh Cleopatra untuk kesehatan dan kecantikannya.
Jintan hitam digunakan ahli pengobatan Yunani untuk mengobati sakit gigi, sakit kepala, hidung tersumbat dan mengatasi parasit usus seperti cacing. Ahli pengobatan Islam yang terkenal, Ibnu Sina di dalam bukunya menyatakan bahwa jintan hitam dapat digunakan untuk meningkatkan metabolisme dan meningkatkan semangat. Jintan hitam juga dikenal sebagai BRM (Biological response Modifier) karena di barat ada penelitian yang menunjukkan bahwa ekstrak dari bijinya bersifat toksik kepada sel kanker. Penelitian ini dilakukan terhadap tikus. Penelitian ini juga menunjukkan, sel kanker yang diberi ekstrak jintan hitam dalm inkubator tidak dapat menghasilkan faktor untuk pertumbuhan (Fibroblast Growth Factor) dan protein berkolagen yang diperlukan untuk pertumbuhan tumor.
Jintan hitam atau Habbatussauda telah digunakan di banyak negara Timur Tengah untuk pengobatan alami selama lebih dari 2000 tahun. Sejak tahun 1960 terdapat lebih dari 200 studi di berbagai universitas berbagai negara yang telah menemukan manfaat luar biasa dari habbatussauda ini. Para ilmuwan di Eropa baru-baru ini menyatakan bahwa Habbatussauda (the Black Seed) bekerja sebagai anti bakteri dan anti jamur. Para ilmuwan imunobiologi dan kanker menemukan bahwa Habbatussauda dapat merangsang sumsum tulang dan sel-sel kekebalan tubuh untuk meningkatkan produksi interferon serta melindungi sel-sel normal terhadap efek-efek virus yang merusak sel, juga menghancurkan sel-sel tumor.
Beberapa manfaat jintan hitam :
1. Menguatkan sistem kekebalan tubuh
Jintan hitam/Habbatussauda dapat meningkatkan jumlah sel-sel T yang baik untuk meningkatkan sel-sel pembunuh alami. Prof. G. Reimuller, Direktur Institut Imunologi dari Universitas Munich mengakui bahwa ekstrak habbatussauda berkhasiat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan dapat digunakan sebagi bioregulator. Dengan demikian habbatussauda dapat dijadikan obat bagi penyakit yang menyerang kekebalan tubuh seperti kanker dan AIDS.
2. Meningkatkan daya ingat dan konsentrasi
Dengan kandungan asam linoleat (omega 6) dan asam linolenat (omega 3), habbatussauda merupakan nutrisi bagi sel otak yang berguna untuk meningkatkan daya ingat dan kecerdasan. habbatussauda juga memperbaiki peredaran darah ke otak dan sangat cocok diberikan pada anak usia pertumbuhan dan lansia.
3. Meningkatkan bioaktivitas hormon
Hormon adalah zat aktif yang dihasilkan oleh kelenjar endokrin yang masuk dalam peredaran darah. Salah satu kandungan habbatussauda adalah sterol yang berperan aktif pada sintesis dan bioaktivitas hormon.
4. Menetralkan racun dalam tubuh
Racun dapat mengganggu metabolisme dan mengurangi fungsi organ penting seeperti hati, paru-paru dan otak. Keracunan dapat menimbulkan gejala berupa diare, pusing, gangguan pernafasan dan daya konsentrasi yang menurun. Habbatussauda yang mengandung saponin dapat menetralkan dan membersihkan racun dalam tubuh.
5. Mengatasi gangguan tidur dan stress
Saponin yang terdapat di dalam habbatussauda memiliki fungsi seperti kortikosteroid yang dapat mempengaruhi metabolisme karbohidrat, protein dan lemak serta mempengaruhi fungsi jantung, ginjal, otot tubuh dan syaraf. Saponin berfungsi untuk mempertahankan diri dari perubahan lingkungan, gangguan tidur dan dapat menghilangkan stress.
6. Anti histamin/anti alergi
Histamin adalah sebuah zat yang dilepaskan oleh jaringan tubuh yang memberikan reaksi alergi seperti pada asma. Dari minyak habbatussauda dapat diisolasi ditymoquinone. Senyawa pada minyak yang volatil (mudah menguap) ini disebut nigellone. Pemberian minyak ini berdampak positif terhadap penderita asma. Penelitian yang dilakukan Nirmal Chakravaty MD tahun 1993 membuktikan bahwa kristal dari nigellone memberikan efek supressive. Kristak-kristal ini dapat menghambat protekinase C, sebuah zat yang memicu pelepasan histamin. Penelitian lain membuktikan hal serupa. Ahli imunologi dari Universitas Munich Dr. Med Peter Schleincher melakukan pengujian terhadap 600 orang yang menderita alergi. Hasilnya cukup meyakinkan, 70% yang menderita alergi terhadap serbuk, jerawat dan asma sembuh setelah diberi minyak nigella (Habbatussauda) . Dalam prakteknya, Dr. Schleincher memberikan resep habbatussauda kepada pasien penderita influenza.
7. Memperbaiki saluran pencernaan dan sebagai anti bakteri
Habbatussauda mengandung minyak atsiri dan volatil yang telah diketahui manfaatnya untuk memperbaiki pencernaan. Secara tradisional minyak atsiri digunakan untuk obat diare. Tahun 1992, jurnal Farmasi Pakistan memuat hasil penelitian yang membuktikan bahwa minyak volatil dari habbtaussauda lebih mampu membunuh strainbakteri V Colera dan E Coli dibandingkan dengan antibiotik seperti Ampicillin dan Tetraciclin.
8. Melancarkan air susu ibu
Kombinasi asam lemak tidak jenuh dan struktur hormonal yang terdapat dalam minyak habbatussauda dapat melancarkan air susu ibu. Penelitian mengenai ini dipublikasikan dalam literatur penelitian di Universitas Potchestroom tahun 1989.
9. Tambahan nutrisi pada ibu hamil dan balita
Pada masa pertumbuhan, anak membutuhkan nutrisi untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh secara alami terutama pada musim hujan di mana anak mudah terkena flu atau pilek. Kandungan omega 3, 6, 9 yang terdapat dalam habbatussauda merupakan nutrisi yang membantu perkembangan jaringan otak balita dan janin.
10. Anti tumor
Pada kongres kanker internasional di New Delhi , minyak habbatussauda diperkenalkan ilmuwan dari laboratorium Kanker dan Imunologi , California Selatan. Habbatussauda dapat merangsang sumsum tulang dan sel-sel kekebalan. Senyawa yang terkandung di dalamnya dapat menghancurkan sel-sel tumor dan meningkatkan antibodi.
11. Nutrisi bagi manusia
Habbatussauda yang kaya akan kandungan nutrisi sangat ideal untuk lansia terutama untuk menjaga daya tahan tubuh dan revitalitas otak agar tidak cepat pikun. Habbatussauda mengandung 15 macam asam amino termasuk di dalamnya 9 asam amino essensial. Asam amio essensial tidak dapat diproduksi oleh tubuh dalam jumlah yang cukup sehingga perlu adanya suplemen yang dapat mencukupinya seperti habbatussauda.
12. Sebagai pembakar lemak
Jintan putih, lada hitam, daun pudina antara bahan masakan mampu menyingkirkan toksid berlebihan dalam badan. Herba yang sering digunakan untuk masakan seperti estragon, jintan putih, lada hitam, lada Benggala dan daun pudina dikenal pasti sekumpulan ahli farmasi mampu membakar lemak berlebihan dalam badan.
Kandungan L-carnitine membawa asid lemak melalui membran mitokondrial untuk memecahkan lemak dan menghasilkan tenaga. Ia kemudian membebaskan co-enzyme A untuk memastikan penghasilan tenaga berterusan. Kompleks anti selulit Tri-Activ bertindak sebagai toksid bagi memperbaiki percernaan dengan membuang kelebihan air dan toksid , juga mampu mengurangi saiz sel lemak.
Jintan hitam mengandung bahan aktif yang disebut Nigellion dan Timocinon. Nigellion dan Timocinon berfungsi dalam berfungsi dalam tubuh sebagai anti histamin/anti alergi, antioksidan, anti infektif dan broncodialating (melonggarkan tenggorokan) . Selain itu juga kaya akan sumber asam lemak tak jenuh seperti asam linoleat, arakidat, eikosanoat dan asam lemak rantai sedang seperti asam miristat, palmitat dan stearat. Asam-asam lemak ini membantu tubuh mencegah infeksi, meningkatkan sistem kekebalan dan mengendalikan reaksi alergis. Asam linoleat gamma juga dapat membantu menstabilkan membran-membran sel.
Ada sebuah percobaan yang bisa kita lakukan. Masukkan vetsin ke dalam air panas, tunggu hingga larut lalu masukkan iodin ke dalam vetsin tersebut. Air tadi akan berubah menjadi kebiruan. Ini dapat dimisalkan bahwa tubuh manusia kemasukan bahan kimia yang berupa racun.
Setelah itu, masukkan serbuk jintan hitam yang telah ditumbuk ke dalam larutan vetsin tersebut dan aduklah. Warna air itu dengan serta merta akan melarutkan warna kebiruan hingga jernih kembali. Walau kesan warna hitam dari jintan hitam tampak namun warna kebiruan akan hilang. Ini berarti bahwa jintan hitam dapat melarutkan toksin/racun dalam tubuh kita. (diramu dari berbagai sumber)
Rasulullah saw bersabda: ”Gunakanlah Al Habbatussauda, karena di dalamnya terdapat obat untuk segala macam penyakit kecuali as Ssam (maut)” (Shahih Bukhari dan Muslim).
http://www.facebook.com/notes/melati/the-wonderfull-black-seed-jinten-hitam/174770939227956
Kulit Lemon Cara Alami Putihkan Gigi
Tidak ada satupun yang senang dengan
gigi yang terlihat kusam, kuning, dan kecoklatan. Senyum pun tidak menjadi
cantik, dan orang pun enggan melihat gigi yang kuning kusam ketika menyeringai.
Oleh karenanya, sekarang banyak ditemukan obat atau formula khusus yang dapat
memutihkan gigi. Dari mulai pasta gigi yang mengandung pemutih, alat pemutih
gigi hingga professional whitening formula dari dokter gigi. Harganya pun bisa
sangat mahal dan memang sebanding dengan hasilnya yang instant.
Tips berikut ini menawarkan cara
alamiah dan murah meriah yang dapat Anda lakukan sendiri tanpa tersentuh bahan
kimia untuk memutihkan gigi kusam Anda. Caranya :
- Kupas buah lemon dan pisahkan bagian kulitnya
- Gosoklah bagian dalam kulit buah lemon tersebut secara menyeluruh pada permukaan gigi. Lakukan lebih kurang selama 3 menit.
- Kumur-kumur dengan air putih biasa.
- Lakukanlah hal ini secara rutin setiap hari agar terlihat hasilnya dan jangan pernah melakukannya secara langsung setelah menggosok gigi dengan pasta gigi.
Sebagai tips tambahan, sebaiknya
gunakan sedotan ketika meminum kopi, teh, minuman bersoda, atau minuman
berwarna lainnya karena minuman tersebut dapat mengubah warna gigi secara
perlahan.
Anda DAn Anugerah
Pada suatu hari ada seorang gadis buta yg sangat membenci dirinya sendiri. Karena kebutaannya itu. Tidak hanya terhadap dirinya sendiri, tetapi dia juga membenci semua orang kecuali kekasihnya.
Kekasihnya selalu ada disampingnya untuk menemani dan menghiburnya. Dia berkata akan menikahi gadisnya itu kalau gadisnya itu sudah bisa melihat dunia.
Suatu hari, ada seseorang yang mendonorkan sepasang mata kepada gadisnya itu Yang akhirnya dia bisa melihat semua hal, termasuk kekasih gadisnya itu .
Kekasihnya bertanya kepada gadisnya itu , ” Sayangggg … sekarang kamu sudah bisa melihat dunia. Apakah engkau mau menikah denganku?” Gadis itu terguncang saat melihat bahwa kekasihnya itu ternyata buta. Dan dia menolak untuk menikahi si pria pacar-nya itu yg selama ini sudah sangat setia sekali mendampingi hidupnya selama si gadis itu buta matanya.
Dan akhirnya si Pria kekasihnya itu pergi dengan meneteskan air mata, dan kemudian menuliskan sepucuk surat singkat kepada gadisnya itu, “Sayangku, tolong engkau jaga baik-baik ke-2 mata yg telah aku berikan kepadamu.”
* * * * *
Kisah di atas memperlihatkan bagaimana pikiran manusia berubah saat status dalam hidupnya berubah. Hanya sedikit orang yang ingat bagaimana keadaan hidup sebelumnya dan lebih sedikit lagi yang ingat terhadap siapa harus berterima kasih karena telah menyertai dan menopang bahkan di saat yang paling menyakitkan.
Hari ini sebelum engkau berpikir untuk mengucapkan kata- kata kasar Ingatlah akan seseorang yang tidak bisa berbicara.
Sebelum engkau mengeluh mengenai cita rasa makananmu, Ingatlah akan seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.
Sebelum engkau mengeluh tentang suamimu, ingatlah akan seseorang yang menangis kepada Tuhan untuk meminta penyembuhan sehingga suaminya TIDAK LUMPUH seumur hidup.
Hari ini sebelum engkau mengeluh tentang hidupmu, Ingatlah akan seseorang yang begitu cepat pergi ke alam kubur dengan masih menyertakan kemiskinannya.
Sebelum engkau mengeluh tentang anak-anakmu Ingatlah akan seseorang yang begitu mengharapkan kehadiran seorang anak, tetapi tidak mendapatnya.
Dan ketika engkau lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu Ingatlah akan para penganguran, orang cacat dan mereka yang menginginkan pekerjaanmu.
Dan ketika beban hidup tampaknya akan menjatuhkanmu, pasanglah senyuman di wajahmu dan berterima kasihlah pada Tuhan karena engkau masih hidup dan ada di dunia ini.
Hidup adalah anugerah, syukurilah, jalanilah, nikmatilah dan isilah hidup ini dengan sesuatu yg bermanfaat untuk umat manusia.
NIKMATILAH dan BERI YANG TERBAIK DI SETIAP DETIK DALAM HIDUPMU, KARENA ITU TIDAK AKAN TERULANG LAGI untuk waktumu selanjutnya !!!
http://www.facebook.com/notes/blog-nya-mas-rully/anda-dan-anugerah/189700114382978
** Bunda**
Sembilan bulan lamanya
Rahim dalam berada
Janin muda perut bunda
Pengorbanan tiada sia
Akhirnya aku lahir lahir juga
Dunia baru berseru
Pada diriku
Waktu dulu
Pada pangkuanmu
Jasa sejagat
Bercucuran keringat
Masih tetap semangat
Seiring kasih hangat
Dalam dekapan hangat
Bunda
Waktu terus berporos
Pada kenyatan dunia
Dari balik tubuh polos
Doa pada bunda
Ananda bahagia
Bunda
Lanjut usia
Tetap saja kau setia
Terkadang ananda lupa
Masih terus bunda berdoa
Ku harap tak durhaka
Celakalah ananda
Neraka akan menyapa
Bunda
Ananda yang hina
Berharap tetap berguna
Walau jua tak ada
Selalu berusaha
Semoga bunda bahagia
Dunia memang berbeda
Tak mesti bersama
Bunda tetap di jiwa
Raga ananda,
Tetap bunda
Bunda
Untaian bunga
Ukiran bianglala
Lautan samudera
Intan permata
Kecantikan dunia
Tidak seberapa
Bunda tetaplah bunda
Terkenang sepanjang masa
Tak pernah ada akhirnya
Bunda
Wanita terhebat
Wanita terdekat
Ku kenal kau
Lewat nada merdu
Ku ucap kata ibu
Kaulah pelitaku
Tak akan padam
Terkadang meredam
Tetap tak mendendam
Dari kedingingan malam
Ananda memberi salam
Salam dari gubuk terdalam
Demi kerinduan terpendam.
http://www.facebook.com/notes/blog-nya-mas-rully/-bunda/189689901050666
Senin, 21 Februari 2011
Sebelum Mata Terlena
Sebelum mata terlena
Dibuaian malam gelita
Tafakur ku di pembaringan
mengenangkan nasib diri
Yang kerdil lemah dan bersalut dosa
Mampukan ku mangharungi titian sirat nanti
membawa dosa yang menggunung tinggi
terkapai ku mencari limpahan hidayahMu
Agar terlerai kesangsian hati ini
sekedar air mata tak mampu membasuhi dosa ini
sebelum mata terlena
dengarlah rintihan hati ini
tuhan beratnya dosaku
tak daya kupikul sendiri
hanyalah rahmat dan kasih sayangMu
yang dapat meringankan
ulurkan maghfirahMu
andainya esok bukan milikku lagi
dan mata pun ku tak pasti akan terbuka lagi
sebelum berangkat pergi ke daerah sana
lepaskan beban ini yang mencengkeram jiwa dan ragaku
selimuti diriku dengan sutrah kasih sayangMu
agar lengah nanti kumimpikan surga yang indah abadi
apabila kuterjaga dapat lagi kurasai
betapa harumnya wangian surga firdausi
oh illahi…
disepertiga malam
sujud ku menghambakan diri
akan kuteruskan
pengabdianku padaMu
Sebelum mata terlena
dibuaian malam gelita
tafakur ku di pembaringan
mengenangkan nasib diri
sebelum mata terlena
dengarlah rintihan hati ini
tuhan beratnya dosaku
tak daya kupikul sendiri.
http://www.facebook.com/notes/blog-nya-mas-rully/sebelum-mata-terlena/189511241068532
**Dunia Bukan Sandiwara**
Rindu hatiku mencari kedalaman cintaMu
Kau ada itu yang ku rasa
Aku berharap Kau mendekat perlahan dalam bentuk karunia
Walau terkadang aku berlabuh di dermaga dunia.
Perumpamaan Kau kekasih yang selalu disampingku
Ternyata Kau memang ada dekat denganku
Ketika sepi merambah hatiku
Ternyata Engkaulah tempat aku merebahkan hati
Bagaimana akan kusangsikan cinta-Mu
Setiap detik Kau belai lembut keningku
Kau ajak aku melihat bentuk keindahan-Mu
Kau sentuh aku dengan berbagai warna-Mu
Kelahiranku adalah kuasa-Mu
Hidupku adalah keinginan-Mu
Jalan hidupku adalah garis-garis-Mu
Sehat dan sakitku adalah cinta-Mu
Dunia ini adalah kesungguhanya
Bukan panggung sandiwara
Bukan permainan
Dia bukan dalang… Dia pemiliknya
http://www.facebook.com/notes/blog-nya-mas-rully/dunia-bukan-sandiwara/189463517739971
"Hadapi dengan Iman."
Saat ketidak peduliaan perlahan sirna oleh waktu...
terisilah waktu yang bisu pada kalutnya hati yg tak menentu...
buliran mutiara di sudut pipi bergulir tanpa pernah diminta..
kelunya lidah tak kuasa lagi mengurai setiap kata,...
dambakan kejujuran sementara hati tak kuasa menerima,..
kecewa yang dirasa bukanlah akhir dari segala harapan,..
menangislah... bila memang dalam kesedihan...,
tapi...jangan tenggelamkan hati pada perasaan,..
hadapi segala kegagalan menuju pintu ke ikhlasan,..
bukan berarti pasrah tanpa perbuatan...
Hadapi segala sesuatunya dengan Iman.
Ditinjau dari segi fungsinya istilah
Aqidah mengandung beberapa makna yakin;
1. Aqidah sebagai ikatan yang
membatasi artinya sesuatu yang membatasi mengekang dan membelunggu keberadaan
dan perjalanan hidup manusia
2. Aqidah sebagai ikatan
mengendalikan artinya aqidah selain membatasi juga berfungsi mengendalikan dan
mengarahkan perjalanan hidup seorang manusia, sehingga ia dapat berjalan pada
arah dan tujuan tertentu sesuai dengan aqidah tersebut
Dengan demikian bahwa seluruh
manusia pada dasarnya memiliki Aqidah/ikatan (keyakinan) baik ia terikat kepada
Allah sebagai Pencipta yang disebut Aqidah Tauhid maupun Aqidah/ikatan di luar
Allah atau disebut Aqidah Syirik.
Perkara perkara yang dibenarkan oleh
Jiwa dan Hati merasa tenang karenanya serta menjadi suatu keyakinan bagi
pemiliknya yang tidak dicampuri keraguan sedikitpun
Makna lain Aqidah sebagai tali
ikatan sama seperti Fungsi Iman, dimana Iman berfungsi sebagai tali yang
mengikat kehidupan seseorang (Mu’min). Iman ini yang membatasi, membelenggu
(mengekang), mengendalikan serta mengarahkan kehidupan sesorang sesuai dengan
dasar dan tujuan iman tersebut.
Dalam definisi Iman menurut para
Ulama adalah;
“Membenarkan dalam hati,
mengucapkan dalam lisan dan
mengamalkan dengan perbuatan”
Dari definisi tersebut
Iman/Keyakinan mengandung dua Aspek (Wujud Manisfestasi) yakni aspek bathiniah
berupa tasdiq biqolbi dan aspek lahiriah berupa iqror bilisani dan qobul bil
arkan. Jadi iman adalah kesatuan yang tak terpisahkan antara aspek bathiniyah
dan lahiriah
“Iman itu bukan hayalan/angan angan
dan bersifat kongkrit (material) tetapi sesuatu yang bersemayam dalam hati
(nafsiah) dan dibuktikan dengan amal.’
Iman dilukiskan dalam Al-Qur’an
sebagai cahaya (Nur), yakni sebuah cahaya yang tertanam dalam hati (Qolb) yang
dengan cahaya itu seseorang dapat berjalan di muka bumi ini dengan benar.
Gambaran iman sebagai cahaya dijelaskan dalam Qs. 24:35
Allaahu nuuru alssamaawaati
waal-ardhi matsalu nuurihi kamisykaatin fiihaa mishbaahun almishbaahu fii
zujaajatin alzzujaajatu ka-annahaa kawkabun durriyyun yuuqadu min syajaratin
mubaarakatin zaytuunatin laa syarqiyyatin walaa gharbiyyatin yakaadu zaytuhaa
yudhii-u walaw lam tamsas-hu naarun nuurun 'alaa nuurin yahdii allaahu linuurihi
man yasyaau wayadhribu allaahu al-amtsaala lilnnaasi waallaahu bikulli syay-in
'aliimun
Artinya:
"Allah (Pemberi) cahaya
(kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti sebuah
lubang yang tak tembus [*], yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di
dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara,
yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang berkahnya, (yaitu) pohon zaitun
yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat(nya)
[**], yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh
api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya
siapa yang dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi
manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu."
(QS.An-Nuur [24]:35).
[*] Yang dimaksud "lobang yang
tidak tembus" (misykat) ialah suatu lobang di dinding rumah yang tidak
tembus sampai kesebelahnya, biasanya digunakan untuk tempat lampu, atau
barang-barang lain.
[**] Maksudnya: pohon zaitun itu
tumbuh di puncak bukit ia dapat sinar matahari baik di waktu matahari terbit
maupun di waktu matahari akan terbenam, sehingga pohonnya subur dan buahnya
menghasilkan minyak yang baik.
Kelembutan Pesisir Hati
Berbisik pasir di pesisir membaur rasa
Riuhan angin menerjang lembut mempesona
Lelah kaki menyusuri buih-buih tak berguna
Lamunan malam mimpikan rumpun problema
Terbuai pula dedaunan meneduhkan sahaja
Seindah bunga hadir di pelupuk mata
*
Musim berganti kabut menyendiri
Binary terdiam henyak tersunyi
Gemuruh hujan itu hampir mendatangi
Kelam terlihat mata terasa menakuti
Sejauh langkah berlari
Jatuh jua tertusuk duri
Segera datang hujan tiba-tiba
Ayunan langkahnya mampu tegarkan rasa
Hadirku lebih berarti untuk sesama
Termulia HidayahMu Maha Kuasa
Segera ku bagi bunga-bunga bertebaran
Secerah pandangku menatap masa depan
Rindu pagi pada embun menyejukkan
Suatu saat nanti pasti ku temukan pantai harapan
Biarkanlah senyum kali ini
Nanti pun tetap meresap di hati
Perlahan atur langkah dengan hati-hati
bersamaNya sungguh indah mengilhami
tak ada kata yang terucap lagi
*
sabar menjemput di pagi hari
ikhlas berlantun setiap hari
syukur untuk diri pada ILahi
sungguh jawaban melembutkan hati
***
http://www.facebook.com/notes/renungan-n-kisah-inspiratif/kelembutan-pesisir-hati/10150127497981042
Surat untuk Calon Istriku
♫•*¨*•.¸¸ﷲ¸¸.•*¨*•♫♥♥♥♥♥♥♫•*¨*•.¸¸ﷲ¸¸.•*¨*•♫♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥
Buat calon istriku tersayang. Rasanya aneh sekali yah ketika aku menuliskan surat ini untukmu. Kita sama-sama belum pernah bertemu, tahu namamu apalagi melihat wajahmu. Saya pun tak tahu siapa, dimana dan bagaimana rupa dirimu itu. Tapi satu hal yang aku yakini bahwa kamu ada dan nyata dihadapanku.
Calon istriku, sudah lama aku merindukan kehadiranmu. Telah lama aku menantimu dan terus mencarimu. Tetapi selama ini yang aku temui adalah mereka yang hanya singgah sesaat lalu pergi, dan bukan kau yang akan abadi di sampingku seperti kehendak-Nya.
Calon istriku, engkau adalah belahan jiwaku, kekasihku, aku tak punya arti apa-apa tanpamu disisiku. Aku tak akan pernah bosan mencarimu. Saat ini, Dia masih saja menyembunyikanmu dariku.
Sayapun tahu, jodoh adalah suatu misteri yang telah Allah tetapkan bagi hambanya. Namun, aku yakin suatu saat kita pasti dipertemukan dalam situsi yang dianggap tepat oleh-Nya.
Calon istriku, Jika saatnya Dia telah berkenan mempertemukan kita, aku akan menjagamu, di sampingmu selalu, sampai batas waktu yang tak ditentukan. Dan akan menjalani hidup yang abadi juga bersamamu. Aku selalu sayang padamu, merindukanmu, kini dan kelak.
Siapapun engkau, aku yakin kau adalah orang yang sangat istimewa seperti doa-doa yang aku panjatkan selama ini kepada-Nya. EngKau pasti jauh lebih cantik dari mereka yang hanya selintas dalam pandangan mataku.
Aku menantimu selalu, wahai calon istriku. Semoga calon istriku dilindungi Allah SWT selalu. Engkau akan selalu ada dalam hatiku. Siapapun engkau, masih dirahasiakan Tuhan dariku.
Aku jatuh cinta padamu. Jika saatnya tiba, aku akan tahu bahwa itu adalah engkau, orang yang aku cari selama ini dengan hatiku. Aku akan tahu bahwa itu kau, dengan mata hatiku.
Salam dari calon suamimu…
http://www.facebook.com/notes/renungan-n-kisah-inspiratif/surat-untuk-calon-istriku/10150127653781042
Tentang Rasa Syukur
♫•*¨*•.¸¸ﷲ¸¸.•*¨*•♫♥♥♥♥♥♥♫•*¨*•.¸¸ﷲ¸¸.•*¨*•♫♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥
Artikel motivasi ini tentang bersyukur. Mari, kita belajar menjadi hamba yang pandai bersyukur. Caranya ialah lebih jeli dalam melihat setiap nikmat yang kita terima.
Saya bersyukur, bisa menulis artikel ini. Banyak orang yang tidak bisa menulis sama sekali.
Saya bersyukur, memiliki sebuah website yang banyak dikunjungi. Semantara, banyak orang yang ingin punya website tetapi tidak memilikinya.
Saya bersyukur, artikel ini dibaca oleh Anda. Mudah-mudahan menjadi ajang silaturahim diantara kita dan memberikan kebaikan bagi kita.
Saya bersyukur, memiliki kesehatan untuk menulis artikel ini. Sementara banyak orang yang tidak bisa duduk tegak, apalalgi menulis artikel.
Saya bersyukur, memiliki mata yang bisa membantu saya dalam membaca dan menulis. Sementara banyak orang yang tidak bisa melihat.
Saya bersyukur, sering “diganggu” oleh putri saya yang cantik saat menulis artikel. Sementara banyak yang ingin memiliki anak namun belum juga tercapai.
Saya bersyukur, nikmatnya minum kopi yang disiapkan oleh istri saya saat menulis artikel. Sementara, banyak orang yang tidak mampu membeli beras untuk keluarganya.
Saya bersyukur ….
Ini baru seputar menulis artikel. Begitu banyak nikmat yang telah Allah berikan kepada saya dan begitu juga kepada Anda yang membaca artikel ini. Inilah maksud saya, jika diteruskan, tidak akan pernah tamat untuk menyebutkan nikmat yang telah Allah berikan kepada kita.
Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. An Nahl: 18)
Maka, pantaslah jika Allah bertanya kepada kita,
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (QS. Ar Rahman:13)
Sungguh aneh orang yang tidak mau bersyukur. Sungguh rugi orang tidak mau bersyukur. Padahal, jika kita bersyukur, nikmat kita akan bertambah.
Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”. (QS. Ibrahim:7)
Mudah-mudahan, artikel motivasi ini bisa menambah kepekaan kita melihat nikmat Allah dan menjadikan kita sebagai hamba yang pandai bersyukur.
http://www.facebook.com/notes/renungan-n-kisah-inspiratif/tentang-rasa-syukur/10150127704581042
Saat…
saat menjemput pujaan baru...
oleh Safir Alkatiri
Bismillaahirrahmaanirrahiim
Assalamu’alaikum wr.wb,
Tibalah waktu yang telah kurindu, tuk selalu bersama denganmu.
Telah terbuka pintu itu, Akad tlah terucap sudah, sumpah telah diikrarkan,
Dan sekaranglah saatnya Dinda, marilah melangkah….
------------------------------------------------------------------------
Kujemput Ma’isyah, Kugapai Aisyah
Sungguh sebuah ungkapan yg cukup indah dan bermakna dalam jika kita mampu mengaplikasikannya. Ma’isyah atau nafkah merupakan salah satu syarat awal yg sangat penting sebagai bekal melangkah saat engkau menjemput pujaanmu. Maaf, jika subjudul diatas seolah menyinggung perasaan kaum akhwat, seolah-olah engkau, para wanita, hanya patut dijadikan obyek yg hanya menunggu atau dijemput, sedangkan dilain pihak, laki-laki bebas untuk memilih alias menjemput. Bukan pula maksud saya hendak merendahkan martabat Ibunda Aisyah istri rasulullah yg begitu agung dan mulia.
Hanya saja, siapa sih orangnya yg tidak menginginkan seorang pendamping hidup secantik dan seagung Ibunda Aisyah? Atau setampan dan segagah Sayidina Ali yg alim dan wara..? Dua nama tersebut yaitu Aisyah dan Sayidina Ali, yg sering dinisbatkan sebagai sosok harapan atau impian bagi setiap laki-laki dan perempuan yg hendak memilih pasangan hidup. Saya ingin menggunakan istilah tersebut, yaitu Ma’isyah atau nafkah, dan Aisyah atau calon istri ( pendamping hidup ), karena istilah tersebut sering digunakan oleh para aktivis dakwah.
Satu diantara prasyarat sebelum menikah adalah faktor yg disebut ‘MAMPU”, yaitu Ma’isyah alias kecukupan dalam hal ekonomi. Setelah berhasil menjemput Ma’isyah atau siap memberi nafkah, engkaupun berhak bahkan wajib utk melangkah ke jenjang selanjutnya, yaitu menggapai Aisyah, sang pujaan hati belahan jantung. Suatu saat saya pernah berdiskusi dgn beberapa teman ikhwan dan akhwat, membahas hal-hal yg selama ini sering menjadi problematika dikalangan para ikhwan. Yaitu dari segi Ma’isyah mungkin sudah siap, dan Aisyah pun sudah siap ‘dipetik’, tp ternyata pihak orang tua si wanita yg mempersulit. Alasannya takut anaknya terlantar, takut anaknya miskin, sengsara, tidak bisa makan, dan seterusnya.
Sebenarnya kekhawatiran seperti itu wajar diungkapkan oleh para orang tua. Sebagai orang tua yg maaf -- terkadang pemahaman agamanya masih minim -- kriteria seorang yg sholeh saja tidak cukup menjadi alasan yg kuat utk mengkhitbah anak gadisnya. Sehingga tidak heran, banyak para ikhwan yg penghasilan bekerjanya pas-pasan harus kelimpungan saat ditanya calon mertua: “ Kerjanya dimana Dik? Gajinya berapa sebulan? Nanti setelah menikah tinggal dimana?”..dll.
Keringat dinginpun langsung mengucur. Berbagai pertanyaan yg lebih dahsyat daripada interview kerja akhirnya dihadapi para ikhwan dari orang tua si gadis. Ya, saya rasa engkau saudaraku para ikhwan lebih tahu bagaimna cara menjelaskannya. Misalnya: ”Pak, maaf saya memang tidak mempunyai pekerjaan tetap, tapi insaAllah saya akan tetap bekerja”. Atau :” Saya memang tidak berpenghasilan tinggi, tapi insaAllah gaji saya cukup untuk sebulan. Dan kedepannya insaAllah akan berusaha utk lebih baik lagi”.
Kepada pihak akhwatpun, diharapkan sebaiknya juga memberi pengertian kpd orangtua bahwa masalah Maisyah atau nafkah adalah relative, artinya tidak harus mentargetkan calon menantunya harus orang kaya atau berpenghasilan tinggi. Karena rejeki yg didapat sedikit akan lebih mengharmoniskan rumah tangga jika iklas dan bersyukur daripada rejeki banyak tapi malah mendatangkan kekufuran.
-------------------------------------------------------------------------------
AKUPUN MENYUSULMU
Saudara dan saudariku fillah..,kegagalan cinta yg pernah engkau jalin kepadanya, boleh jadi bukan lantaran dia sudah memiliki tambatan hati ataupun telah dijodohkan oleh orangtuanya. Mungkin juga sebenarnya dia mengharapkan yg lebih baik dari dirimu. Yaitu lebih sholeh atau sholehah, lebih mapan..dsb. Saya rasa engkaupun demikian. Sebagai manusia normal pasti mengharapkan pendamping hidup yg terbaik. Hal ini pun tidak dilarang dalam agama. Nah, saat itulah upaya perbaikan diri dari hari ke hari harus senantiasa engkau lakukan. Karena ketika Allah sudah menganggapmu benar2 siap dan mampu, maka pasangan jiwa itu pun akan diberikan oleh Allah dgn penuh keridhoan.
Saat itulah engkaupun dapat berkata: “Akupun telah menyusulmu. Akupun akhirnya menjemput karuniaNya, menyempurnakan separuh agama. Kita akan saling berlomba, saling berdoa, dan akan tetap menjadi saudara, dalam bingkai ketaatan dan takwa, dan tetap saling mengingatkan didalam kebaikan”.
Dan setelah itu, tiada ungkapan termulia yg dapat engkau ucapkan selain syukur kepada Allah yg telah memenuhi janjiNya bahwa dia akan memberikan pasangan hidup yg sudah lama engkau impikan.
Yaa..puji Tuhan kepada Allah dan sujud syukur patut engkau lakukan ketika telah kau dapatkan pengganti dia. Menjemput atau dijemput pujaan hati belahan jiwa yg telah dijanjikan Allah. “ Dan diantara tanda2 kekuasaanNya adalah DIA menciptakan istri-istrimu dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesunguhnya pada yg demikian terdapat tanda2 kekuasaanya bagi kaum yg berfikir”. ( QS.Ar-Ruum; 21 ).
Subhanallah ! saat itulah yg paling membahagiakan, saat dua insan diikat dgn simpul agung yg kokoh, dibawah naungan iman, ditempa kalimat Rabbaniyah. Ketika dua hati telah menyatu, dua anak manusia berlainan jenis telah ditemukan dalam semulia-mulia ikatan. Menggapai mahligai suci yg dilandasi nilai2 keimanan. Dan akhirnya kembali engkau bisa berucap dimalam pertamamu: “ Ya Rabbi, akhirnya kutemukan juga, dia yg akan menjadi pelipur lara. Dia yg akan mnjadi pengobat luka dan penentram jiwa. Ya Rabbi, betapa hamba pernah dzalim kepadaMU, betapa hamba prnh ragu akan janjiMU, betapa hamba prnh kcewa dgn keputusanMU. Namun kini hamba merasa seakan surga ada di pelupuk mata. Ampuni segala dosa dan khilaf hamba ya Rabb, sesungguhnya Engkau Yang Maha Mengampuni Dosa “.
---------------------------------------------------------------------------------
NOBODY IS PERFECT !
Kini engkau telah mendapatkan pengganti si dia. Insaallah lebih baik dari dia yg dulu. Tapi lebih baik disini bukan berarti lebih cantik atau tampan. Tidak juga harus lebih kaya atau lebih tinggi pendidikannya. Tapi kesalehannya yg akan mengantarkan engkau ke surgaNya bersama-sama. Tentu saja jika engkau diberikan kesempurnaan dgn nikmat berlebih seperti pasanganmu yg sekarang lebih cantik atau lebih tampan dari yg dulu maka engkau harus lebihh banyak bersyukur. Siapa yg tidak mau kalau begitu..??!
Disisi lain, janganlah sampai engkau merasa bahwa pasangan kita yg sekarang diberikan Allah, adalah lebih jelek dari yg dulu. Jangan sampai, baru melihat SEKILAS tp langsung mengambil kesimpulan.
Sahabat, setiap orang pasti memiliki kekurangan dan kelebihan, itu sudah sunatullah. Seseorang yg kau anggap special disatu sisi, psti jg memiliki kekurangan dilain sisi. Begitupun sebaliknya. Yaa, NO BODY IS PERFECT. Tiada seorangpun yg sempurna. Selalu akan engkau temui kekurangan dari pasanganmu yg sekarang.
Yang menjadi masalah sebenarnya bukan kekurangan yg ada pada dirinya, tetapi karena kita lebih menonjolkan kekurangan drpd menggali kelebihan. Kalau sudah bgitu, maka pasti tidak akan tumbuh sikap syukur dan Qusnudzon kepadaNya. Yang ada hanyalah keluhan, penyesalan serta rasa tidak puas dgn apa yg sudah dikaruniakan olehNya. Jangan sampai engkau berpikir seperti itu. Sudah bagus Allah memberikan engkau pasangan, apa jadinya jika Allah mentakdirkan engkau sendirian seumur hidup, engkau psti tidak mau bukan ? Maka tetaplah bersyukur siapa dan bagaimanapun pasangan kita yg sekarang.
------------------------------------------------------------------------------------
JANGAN SAKITI PERASAAN DIA
Rasulullah bersabda,” Orang islam ialah orang yg menyelamatkan orang islam lainnya dari lisan dan tangannya” ( HR.Bukhari). Dengan sabda beliau yg lain:” Tidak beriman salah seorang diantara kamu hingga dia mencintai saudaranya sebagaimana dia mencintai dirinya sendiri ( HR.Bukhari ).
Lalu apa hikmah nilai dari kedua hadist tersebut..?? Saudaraku, biarpun ketika pujaan baru telah ditemukan, jangan sampai engkau menyakiti perasaan dia yg pernah singgah dihatimu, jangan sampai sakiti perasaan dia yg dulu pernah menolak cintamu. Apalagi engkau akan bersikap sombong dan mengatakan kepadanya: “Inilah aku. Akupun mampu mendapatkan pengganti yg jauh lebih baik dari dirimu”!. Jangan sampai hal itu engkau lakukan saudaraku. Karena itu akan melukai perasaannya.
Justru engkau harus berterimakasih kepada dia yg pernah mengobrak-abrik dinding hatimu, yg pernah menolak cintamu. Kenapa demikian? Karena, ketika Allah mentakdirkanmu mendapat pengganti yg ternyata jauh lbih baik dari dirinya, pada hakekatnya itu adalah merupakan ganti dari Allah krn engkau tidak jadi mendapatkan dirinya. Buah keikhlasanmu itulah yg menyebabkan Allah ridho sehingga memberikan yg lebih baik untukmu.
------------------------------------------------------------------------------
JANGAN SAKITI PERASAANNYA
Saudara dan saudariku fillah.., apa bedanya antara subjudul ini dgn subjudul sebelumnya: ‘Jangan Sakiti Perasaan Dia’ dan ‘Jangan Sakiti Perasannya’..?. Bedanya adalah, pernyataan yg pertama jangan engkau sakiti perasaan si dia yg telah mengecewakan cintamu dgn menolak cinta yg prnh engkau tawarkan, sedangkan pernyataan yg kedua adalah Jangan engkau sakiti pasangan yg sekarang menjadi pujaan hati belahan jiwamu yg sekarang mendampingimu.
Sungguh, akan sangat menyakiti hati dan perasaan pasanganmu..bila saat berdekatan dgn pendampingmu yg sekarang, tp hati dan pikiranmu ternyata masih memikirkan dirinya yg dulu. Apalagi jika engkau masih sering menyebut-nyebut namanya didepan pasanganmu kini. Duh, istighfarlah sahabat, betapa engkau telah kufur nikmat dan Allah pasti akan membalas kezalimanmu ! Yakinlah bahwa pasanganmu yg sekarang..suami atau istrimu, adalah pasti lebih baik dari yg dulu. Mungkin dari segi fisik tidak sebaik dulu, tidak secantik atau setampan dia yg dulu. Tidak juga sekaya atau selevel dalam pendidikan tinggi drpd yg dulu.
Namun, dari segi kemuliaan akhlak, budi pekerti dan pengetahuan agamanya justru lebih baik, bahkan diatas rata-rata. Nah, factor inilah yg akan membahagiakanmu lahir dan batin. Engkau akan menemukan penentram jiwa dan pelita hidupmu yg sebenarnya.
Nah, sahabatku..bila pasangan jiwamu telah engkau miliki sekarang, namun ternyata engkau masih memikirkan dia yg dulu, alangkah dzalim dan tidak bersyukurnya dirimu ! sudah diberikan yg halal dan ada didepan mata, namun engkau masih memikirkan yg tidak ada. Afwan, lantas apalagi sebutan yg pantas untukmu kalau begitu, Sahabat..??
-----------------------------------------------------------------------------------------
BILA RUMPUT ENGKAU LEBIH HIJAU
Sekarang, bagaimana bila rumput engkau lebih hijau? Dalam artian, bagaimana bila pasanganmu yg sekarang ternyata memang benar2 lebih baik dari dirinya yg dulu?
Yaa, tentunya engkau memang harus lebih banyak bersyukur berlipat-lipat. Kalau memang rumput sendiri lebih hijau, rasanya tidak perlu lagi melihat-lihat lagi rumput lain. Namun terkadang sifat manusia adalah serakah. Nabi SAW pun pernah memberikan gambaran: ” seandainya manusia diberikan dua buah bukit emas, apakah akan menjadikan mereka puas? Ternyata tidak ! Mereka pasti akan berusaha mencari bukit emas yang ketiga”. Itulah manusia, tidak akan pernah puas kecuali setelah nafas sampai ke tenggorokan alias ajal datang merenggut nyawa. Ada seorang bijak yang berkata: “ Dunia sebenarnya sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan seluruh umat manusia, tetapi tidak akan pernah cukup untuk memuaskan keserakahan hanya bagi seorang anak adam saja” !
Dalam hal inipun demikian. Adakalanya seseorang yg sudah memiliki pasangan yg ideal, semua criteria sudah ada dalam diri pasangannya, ternyata masih juga melihat rumput lain milik teman dan milik tetangga. Memang, terkadang rumput tetangga atau orang lain kelihatan lebih hijau dari rumput sendiri. Sebaliknya, orang lainpun mungkin justru menganggap rumput kita lebih hijau dari rumput miliknya.
Analoginya begini: Coba perhatikan pelangi. Pelangi itu tidak akan pernah berada diatas kepala kita sendiri. Orang lainpun demikian. Seakan-akan pelangi hanya berada diatas kepala teman2nya. Kalau sudah seperti itu, lantas kapan akan bersyukur..??! Padahal Allah sudah mengecam dengan keras: “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah nikmatKU kepadamu, dan jika kamu mengingkari nikmatKU, maka sesungguhnya azabku sangat pedih”. (QS.Ibrahim; 7 ).
Oleh karena itu saudaraku, mulai sekarang harus kau ingat: kalau memang engkau sudah mendapatkan pengganti dia, apalagi “lebih hijau” dari yang dulu, jangan sampai engkau ‘melihat-lihat dan melirik’ apalagi menjarah “rumput” lain. Awas ya, kalau malah jelalatan, engkau sendiri yg akan tanggung akibatnya !
-------------------------------------------------------------------------------------------
DUNIA ADALAH PANGGUNG SANDIWARA
Ada sebuah lagu ‘Dunia ini Panggung Sandiwara, ceritanya mudah berubah. Ada peran wajar dan ada peran berpura-pura” demikian kata lirik lagu tersebut. Jujur saya tidak tahu itu lagu siapa. Tapi yg jelas saya sangat setuju dengan lirik lagu tersebut. Bahwa dunia ini hanya panggung sandiwara, dan sang Sutradara Tunggal adalah tidak lain dan tidak bukan yaitu Allah ‘Azza Wajalla. Setiap orang akan memainkan perannya snendiri2 di dunia ini. Ada yg berperan sebagai petani, guru, tentara , ustadz bahkan penjahat. Sementara skenario cerita sudah diatur secara lengkap dalam kitab induk: Al-Qur’an.
Lantas apa hubungannya….??
Saudaraku fillah, saya rasa engkau sudah tahu apa yg saya maksud. Kejadian apapun yg menimpa kita dulu, seperti tertolaknya cinta dan gagalnya pinangan yg engkau ajukan kepada dirinya dahulu, pada dasarnya adalah sudah tertulis alur ceritanya, yaitu di Lauh Mahfuzh ! sehingga, permasalahan apapun akan terasa ringan ketika engkau menganggap dunia ini adalah panggung sandiwara, tempat masing2 orang akan memainkan perannya sesuai scenario cerita.
Ketika engkau mengalami keberhasilan, engkau pun sadar bahwa ini adalah episodenya utk berhasil. Dan ketika mengalami kegagalan, engkau pun jg sadar bhwa itu adalah episode yg memang harus kau mainkan. Semuanya telah tertulis, dan segalanya telah tercatat. Sekecil-kecilnya, sedetail-detailnya. “ Tidak akan luput dari pengetahuan Tuhanmu sebesar zarrah (atom) yg ada dibumi ataupun dilangit. Tidak ada yg lebih kecil ataupun lebih besar dari itu, melainkan semua telah tercatat dalam kitab yang nyata ( Lauhul Mahfuzh ). (QS.Yunus; 61).
Jadi apapun yg menimpamu, kalau kita menganggap seperti aktris atau actor panggung sandiwara tersebut, insaAllah engkau tidak akan pusing, stress, apalagi sampai gila, karena engkau sadar bahwa dirimu hanyalah pemeran atau pelaku cerita.
Oleh karena itu, sekali lagi saya katakan..mulai saat ini, beranikan dan tegaskan dirimu untuk berkata: “ SELAMAT TINGGAL MASA LALU ”! dan sekarang sambutlah masa depanmu dengan Sang Pujaan Baru ! amin dan semoga..^_^.
Wassalam wr.wb.
******-------*******
Sungguh siapa jodohmu sudah tertulis. Yang perlu engkau lakukan hanyalah terus berusaha, berdoa, tawakal, dan menjemputnya disaat yang tepat.
Untukmu,....
untukmu, bekal istriku....(dari seorang musafir, sebuah renungan untuk kita semua)
oleh Safir Alkatiri
Assalamualaikum warahmatullahi wabarokaatuh.
Untukmu, Bakal isteriku..
Tangan ini mula menulis apa yang telah dikarangkan oleh hati ini di dalam kalbu. Aku mula tertanya-tanya adakah aku sudah seharusnya mula mencari sebahagian diriku yang hilang. Bukanlah niat ini disertai oleh nafsu tetapi atas keinginan seorang muslim mencari sebahagian agamanya. Acap kali aku mendengar bahawa ungkapan "Kau tercipta untukku.”
Aku awalnya kurang mengerti apa sebenarnya erti kalimah ini kerana diselubungi jahiliyah. Rahmat dan hidayah Allah yang diberikan kepada diriku, baru kini aku mengerti bahawa pada satu hari nanti, aku harus mengambil satu tanggungjawab yang sememangnya diciptakan khas untuk diriku, iaitu dirimu. Aku mula mempersiapkan diri dari segi fizikal, spiritual dan juga intelektual untuk bertemu denganmu.
Aku mahukan pertemuan kita yang pertama aku kelihatan 'sempurna' di hadapanmu walaupun hakikatnya masih banyak lagi kelemahan diri ini. Aku cuba mempelajari erti dan hakikat tanggungjawab yg harus aku galas ketika dipertemukan dengan dirimu. Aku cuba membataskan perbicaraanku dengan gadis lain yg hanya dalam lingkaran urusan penting kerana aku risau aku menceritakan rahsia diriku kpdnya kerana seharusnya engkaulah yg harus mengetahuinya kerana dirimu adalah sebahagian dariku dan ianya adalah hak bagimu untuk mengetahui segala zahir dan batin diriku ini.
Apabila diriku memakai kopiah, aku digelar ustaz. Diriku diselubungi jubah, digelar syeikh. Lidahku mengajak manusia ke arah makruf digelar daie. Bukan itu yang aku pinta kerana aku hanya mengharapkan keredhaan Allah. Yang aku takuti, diriku mula didekati oleh wanita kerana perawakanku dan perwatakanku. Baik yang indah berhijab atau yang ketat bert-shirt, semuanya singgah di sisiku. Aku risau imanku akan lemah. Diriku tidak dapat menahan dari fitnah ini. Rasulullah S.A.W pernah bersabda, "Aku tidak meninggalkan setelahku fitnah yang lebih bahaya untuk seorang lelaki melainkan wanita."
Aku khuatir amalanku bukan sebulatnya untuk Rabbku tetapi untuk makhluknya. Aku memerlukan dirimu untuk menghindari fitnah ini. Aku khuatir kurangnya ikhlas dalam ibadahku menyebabkan diriku dicampakkan ke neraka meninggalkan kau seorang diri di syurga. Aku berasa bersalah kepada dirimu kerana khuatir cinta yang hak dirimu akan aku curahkan kepada wanita lain. Aku sukar untuk mencari dirimu kerana dirimu bagaikan permata bernilai di antara ribuan kaca menyilau. Tetapi aku pasti jika namamu yang ditulis di Luh Mahfuz untuk diriku, nescaya rasa cinta itu akan Allah tanam dalam diri kita. Tugas pertamaku bukan mencari dirimu tetapi mensolehkan diriku. Sukar untuk mencari solehah dirimu andai solehku tidak setanding dengan ke’solehah’anmu. Janji Allah pasti kupegang dalam misi mencari dirimu. "Wanita yang baik adalah untuk lelaki yang baik." (Surah An-Nuur: 26)
Jiwa remaja ku ini mula meracau mencari cinta. Matang kian menjelma dan kehadiran wanita amat terasa untuk berada di sisi. Setiap kali aku merasakannya, aku mengenangkan dirimu. Di sana engkau setia menunggu diriku, tetapi di sini aku curang kepadamu andai aku bermain dengan cinta fatamorgana. Sampaikan doamu kepada diriku agar aku dapat menahan gelora kejantananku di samping aku mengajukan sendiri doa diperlindungi diri.
Bukan harta,rupa dan keturunan yang aku pandang dalam mencari dirimu. Cukuplah agama sebagai pengikat kasih antara kita. Saat di mana aku bakal melamarmu, akan ku lihat wajahmu sekilas agar mencipta keserasian diantara kita kerana itu pesan Nabi kita. Tidak perlu alis mata seakan alis mata unta, wajah bersih seakan putih telur ataupun bibir merah delima tetapi cukup cuma akidah sekuat akar, ibadah sebagai makanan dan akhlak seindah budi.
"Kahwinilah isteri kerana empat perkara; keturunan, harta, rupa dan agama. Dan jika kau memilih agama, engkau tidak akan menyesal." Jika aku dipertemukan dengan dirimu, akan ku jaga perasaan kasih ini supaya tidak tercurah sebelum masanya. Akan ku jadikan syara’ sebagai pendinding diri kita. Akan ku jadikan akad nikah itu sebagai cop halal untuk mendapatkan dirimu. Biarlah kita mengikuti nenek moyang kita, Nabi Adam dan Siti Hawa yang bernikah sebelum disatukan agar kita dapat menikmati kenikmatan perkahwinan yang menjanjikan ketenangan jiwa, ketenteraman hati dan kedamaian batin. Doakan diriku ini agar tidak berputus asa dan sesat dalam misi mencari dirimu kerana aku memerlukan dirimu untuk melengkapkan sebahagian agamaku.
Dariku, Bakal Suamimu.
http://www.facebook.com/notes/melati/untukmu/180541618650888
GERHAM = Gerakan Hamilisasi, Strategi Keji Memurtadkan Muslimah
Bismillaahirrahmanirrakhiim....
Mungkin sudah menjadi rahasia umum bahwa banyak kejadian di masyarakat seorang wanita islam (muslimah) yang pindah agama gara-gara menikah dengan pria non islam (kristen), dan mereka “terpaksa menikah” karena sudah terlanjur hamil, sementara sang pria hanya mau bertanggungjawab tapi dengan syarat bahwa si wanita berpindah agama. Wanita yang dalam posisi sulit ini, karena jika tidak segera menikah akan menanggung malu, hamil tanpa suami, terpaksa menggadaikan agamanya dan berpindah ke agama suami (kristen).
Nampaknya hal ini memang dilakukan secara sistematis sebagai salah satu strategi pihak kristen untuk memurtadkan umat islam, sebagaimana yang pernah dimuat dalam majalah NIKAH ( www.majalah-nikah.com ). Meski harus diakui bahwa tidak semua orang kristen sejahat itu, Dan perlu dicatat, jika sebagian besar orang kristen mungkin malah tidak setuju dengan cara hamilisasi untuk menyebarkan agama mereka.
Kisah tragis dan jahat seperti ini bukan hanya saya baca dalam majalah-majalah dan berbagai situs islam saja, bahkan kejadian yang mirip terjadi tak jauh dari daerah saya. seorang wanita muslimah hamil diluar nikah dengan seorang pria kristen. dan pria itu hanya mau menikahinya jika pernikahan dilakukan di gereja. Akhirnya terpaksa si wanita menyetujuinya karena posisinya yang sulit. Jelas sekali perbuatan pria itu tidak jantan, karena memaksa wanita murtad dengan licik, yaitu dihamili dulu.
Kejadian yang lebih tragis dialami wanita lain yang kubaca dalam majalah nikah, setelah si wanita masuk kristen, ternyata si pria sering menyakitinya dalam rumah tangga (KDRT). bahkan si pria berterus terang akan mencari mangsa baru wanita untuk dipacari lalu dimurtadkan.
Maka nasehatku kepada semua wanita, hati-hatilah jika didekati pria non-islam (kristen, katolik), karena banyak serigala berbulu domba yang berkeliaran, pertama yang mereka curi adalah perhatianmu, lalu hatimu, lalu cintamu, lalu kehormatanmu, dan akhirnya agamamu. Jika agama kita telah hilang, maka kita akan kekal di neraka, karena hanya umat islam yang bisa masuk surga. maka waspadalah.. waspadalah.. waspadalah..!!!!!!!!!!!!!
Jadi jangan sampai jatuh cinta dengan orang non-islam, karena jika sudah terlanjur cinta maka dengan mudah kalian akan dipacari dan sulit menolak saat dihamili (karena cinta itu buta).. Dan cara agar tidak jatuh cinta dengan mereka adalah menjaga jarak dari mereka, berusaha menghindar, dan lari sejauh-jauhnya.
Karena yang kubaca di majalah itu, si wanita pada awalnya menolak dipacari, tapi si pria selalu bersikap baik dan pantang menyerah dalam mendapatkan cinta wanita itu, akhirnya setelah sekian lama hati si wanita luluh juga, seperti kata pepatah: cinta ada karena biasa, witing tresno jalaran saka kulino. Ternyata pria itu menyembunyikan niat busuk dalam hatinya, karena setelah menghamili wanita itu, dia memaksanya murtad dan setelah menikah ternyata melakukan kekerasan dalam rumah tangga, bahkan mau cari korban baru, berarti selama ini cintanya pada wanita itu palsu. Dia berpura-pura cinta agar dapat memacari, lalu menghamili, setelah itu memaksanya murtad dari agama islam.
Jadi, jangan pernah luluh oleh segala bujuk rayu dan pengorbanan para pria non-islam yang pantang mundur dalam mendekatimu dan berusaha menjadi pacarmu, karena mereka menyimpan rencana jahat yang sangat keji. Cinta mereka palsu, jasad mereka manusia tetapi hati mereka iblis. Jangan terkecoh dengan segala penampilan manis mereka karena semua itu hanya untuk mengelabuhi kalian.
Mereka punya misi keji yang ditutupi dengan segala sikap baik sampai mereka dapat memacari, lalu menghamili kalian, baru akhirnya mereka mengaku bahwa mereka sebenarnya adalah serigala yang berbulu domba, musuh dalam selimut, duri dalam daging, api dalam sekam, pagar makan tanaman, menggunting dalam lipatan, kacang lupa kulitnya..
Sebagai catatan, pernikahan wanita islam dengan pria non-islam adalah tidak sah dalam pandangan islam bagaimanapun balutannya dan serapi apapun namanya, sehingga jika mereka memaksakan untuk terus hidup berumah tangga maka selama itu pula mereka dianggap terus berzina, karena pernikahan mereka dianggap tidak ada dan mereka dianggap belum menikah.
Maka berhati hatilah wahai saudariku....
Kembali Terbukti Firman Allah:
"Telah nyata kebencian dari mulut mereka, Dan apa yang tersembunyi di dada mereka Lebih besar lagi....." (Ali Imran:118)
http://www.facebook.com/notes/melati/gerham-gerakan-hamilisasi-strategi-keji-memurtadkan-muslimah/176966009008449
Langganan:
Postingan (Atom)
