Mengenai Saya

Foto saya
Malang, East Java, Indonesia
Uhibbuka Fillah...

Laman

Sabtu, 18 Desember 2010

Wahai Calon Suamiku,,,Belahan Jiwaku...Temukanlah Aku


Bismillahirrahmanirrahim..

Untuk calon suami dunia akhiratku
Asssalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh

Duhai calon pemilik tulang rusukku, aku akan segera hadir dalam dinginnya malam dengan hangatnya jiwa. Ku tunggu hingga Ijab Kabul terucap dari lisanmu. Aku akan menjaga dalam harumnya semerbak dalam jiwaku, menunggu hingga engkau menahkodai bahtera kita. Ku kan berhijab dengan sempurna dengan tak selalu mengikuti arah arus angin yang berhembus.
 Duhai calon imam dalam sholatku, aku kan selalu hadir dalam cintamu kepada Allah, dengan sigap aku akan menghamparkan sajadah sebagai alas sujudmu, dengan hadirku sebagai makmum Insya Allah akan menyempurnakan sholat kita. Deru do’amu teiring “aamiin” dari lisanku.
 Dalam hening malam bulir air mata tak henti ku teteskan bercahayakan munajat doa.
 Duhai calon pemilik tangan gagah yang menolongku ketika aku terpuruk dan jatuh.. lindungi aku dalam perjalanan hidup kita, ketika engkau terluka kan kubalut dengan cinta jiwa yang merona, menyembuhkan segala perih dalam jiwamu.
 Duhai calon pengusap air mataku, sungguh engkau takkan rela calon bidadarimu ini menangis, usaplah lembut pipi kemerah-merahan ini agar tak menangis, dan kan kuhaluskan telapak kakimu dengan mencucikannya ketika engkau pulang dari berjihad.
Duhai calon ayah dari para mujahid-mujahidah kita, aku sebagai madrasah pertama sebagai sumber ilmu dari anak anak kita, kan kutanammkan ilmu agama agar mujahid-mujahidah kita takut akan Rabbnya, santun pada kedua orang tuannya, menghormati orang-orang yang lebih tua. Akhlakul karimah yang baik kan kusisipkan dalam prilakunya semenjak kecil.
Duhai calon nahkoda yang kan membawa keluargaku ke surga…
Mari kita hiasi rumah kita dengan cahaya cahaya iman…
Aku dalam diam sengaja tak menampakkan diri, agar engkau benar benar menemukanku dalam cahaya sujudmu


Aku tak banyak bicara karna aku takut ketika aku menyapa, engkau tepesona pada apa yang kuucap
Aku menunduk malu, tak berani menatap mata binar yang engkau miliki, karena aku takut dapat memudarkan imanku dan imanmu
Temukan aku wahai calon imam dalam sujudku…
Aku menunggu lisan ijab darimu..

..:: Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh ::..


Ohhh.......Akhwat


Oh… Akhwat
Wanita anggun pembasmi maksiat
Busananya rapi menutup aurat
Paling anti pake pakaian ketat
Katanya sich, ini salah satu ciri muslimah yang taat



Oh… Akhwat
Rajin mengaji dan tahajud dimalam yang pekat
Alasannya, biar selamat dunia dan akhirat
Ngga lupa dia doa dan munajat
Agar mendapat teman sejati dalam waktu cepat

Oh… Akhwat
Aktivitasnya begitu padat
Kuliah, organisasi sampe-sampe sehari 3 x ngikutin rapat
Ada juga yang ngajar TPA dan ngajar privat
Demi Allah, semua dilakukan dengan semangat

Oh… Akhwat
Tapi hari ini kok seperti kurang sehat?
Badan lesu dan muka keliatan pucat
Jalannya lunglai dibawah terikan matahari yang menyengat
Ooo.. ternyata dia, magh nya lagi kumat
(Abis… waktu sarapan cuma makan sepotong kue donat!)

Oh… Akhwat
Banyak juga yang berjerawat


Dari yang kecil-kecil sampe yang segede tomat
Padahal sudah nyobain semua sabun dan juga obat
( Sabar… sering wudhu lama2 juga ilang, Wat!)

Oh… Akhwat
Sering betul kirim SMS buat para sahabat
Isinya kalo ngga ngundang syuro, ya.. ngasih tausiyah atau nasihat
Walau kadang terasa bikin pulsa ngga’ bisa hemat

Oh… Akhwat
Seneng banget kalo makan coklat
Nggak sadar kalo gigi udah pada berkarat
Gara-gara sebulan sekali baru disikat
(Hiii… jorok nian kau, Wat!)

Oh… Akhwat
Paling seru waktu kumpul sesama akhwat
Ngobrolin dakwah sampe hal-hal yang kadang kurang manfaat
Apalagi kalau sudah pada saling curhat
Bisa-bisa air mata mengalir begitu lebat
( Wiih, curhat apaan tuh, Wat!)


Oh… Akhwat
Paling berani kalo di ajak debat
Siap bertahan sampe lawan bicaranya mulai sekarat
1 jam.. 2 jam.. 3 jam.. Wuiih dia masih kuat..!
4 jam….? Woy berenti…! waktunya sudah masuk sholat..!!

Oh… Akhwat
Sore-sore makan soto babat
Makannya rame-rame bareng temen satu liqo’at
Maklum, hari itu ada yang baru punya hajat
Baru wisuda… walaupun wisudanya bareng adek2 tingkat

Oh… Akhwat
Nonton konser Izzis sambil lompat-lompat
Tak terasa badan mulai capek dan mulai berkeringat
Sampai nggak sadar kalo ada copet yang mulai mendekat
( Tenang…. Si Ukhti kan sudah belajar silat..!!)

Akhwat… Akhwat…
Pergi kuliah di hari Jumat
Buru-buru karena takut datangnya telat


Padahal hawa kantuk masih terasa melekat
Gara-gara Facebookkan tengah malem sampe jam 1 lewat
( So.. What gitu Wat ?!)

Oh… Akhwat
Banyak yang nggak mau dimadu, apalagi jadi istri ke empat
( Waduh, kalau yang ini ane nggak berani nerusin, Wat!)

Oh… Akhwat
Mau lebaran bantuin ibu buat ketupat
Hati gembira karena mau ketemu sanak kerabat
Tapi kesel saat ditanya… Lebaran ini masih sendiri, Wat?

Oh… Akhwat
Berharap sang pengeran datang tidak terlambat
Untuk menjemput ke hidup baru yang penuh rahmat
Namun apa daya saat proses ta’aruf jadi tersendat
Gara-gara sang Ikhwan, malah akhirnya ngurungin niat
( Huuu.. reseh banget tuh Ikhwan, Wat!)

Oh… Akhwat


Masih Banyakkah yang seperti Fatimah Binti Muhammad?
Yang memilih pendamping bukan kerena harta, tahta dan martabat
Atau hanya tertarik pada gemerlap dunia yang sesaat
Tapi… Agama dan Akhlak itulah yang ia lihat
Wah.. kalau ada… ane pesen satu Wat! *peace*
( Please dong akh, Wat! )

Oh… Akhwat
Hidup memang tak selamanya nikmat
Kadang ringan kadang juga terasa berat
Tapi teruslah Istiqomah kau di setiap saat
Karena engkaulah…. Bidadari Harapan Ummat!

Maap ya.. Wat!
Kalau ada kata-kata salah yang didapat
Maklum, yang buat bukannya Akhwat
Udah dulu ya.. yang buat matanya udah 5 Watt!

HIDUP AKHWAT!!!


http://www.facebook.com/notes/melati/ohhhakhwat/169238969781153

“ Kewajiban Orang Tua (ORTU) & Para Pendidik “


Oleh: Muhammad Faisal, SPd, M, MPd

Alloh Subhanahu wa Ta’ala berfirman :
“ Wahai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan Keluargamu dari api neraka “. (QS. At-Tahrim:6)

Para pendidik (ayah, ibu dan guru) dan seluruh masyarakat akan diminta pertanggungjawabannya dihadapan ALLOH tentang pendidikan anak-anaknya. Jika mereka mendidiknya dengan baik maka akan melahirkan generasi penerus yang akan berbahagia baik di dunia maupun di akhirat kelak. Tetapi jika para pendidik itu mengabaikannya, niscaya generasi penerus mereka akan celaka. Rasululloh Muhammad Ibnu Abdillah Shallallahu’ Alaihi Wa Sallam bersabda: “ Setiap (orang dari) kalian adalah pemimpin dan dia akan diminta pertanggung jawaban atas yang (orang-orang) yang dipimpinnya; maka seorang penguasa yang mengurusi masyarakat adalah pemimpin dan dia akan diminta pertanggung jawaban atas mereka, dan seorang laki-laki adalah pemimpin atas anggota keluarganya dan dia akan diminta pertanggung jawaban atas mereka, seorang wanita adalah penanggung jawab atas rumah suaminya dan anak-anaknya dan dia akan diminta pertanggung jawaban atas mereka, seorang hamba sahaya adalah penanggung jawab atas harta tuannya dan dia akan diminta pertanggung jawaban atasnya. Maka ingatlah! Setiap (orang dari) kalian adalah pemimpin dan dia akan diminta pertanggung jawaban atas yang (orang-orang) yang dipimpinnya”. (HR Bukhori dari Ibnu Umar No. 2368).
Suatu kebahagiaan bagi para pendidik apabila dapat membina generasi penerusnya dengan baik sebab Rasululloh Shallallahu’ Alaihi Wa Sallam bersabda: “ Demi Alloh… Seseorang yang mendapatkan hidayah Alloh dengan perantaraanmu, lebih baik bagimu daripada unta merah (Unta merah adalah hewan yang sangat mahal dan sangat berharga) “. (Al-Hadist). Demikianlah wahai para pendidik… Rasululloh Shallallahu’ Alaihi Wa Sallam telah mengkhabarkan keutamaan bagi para pendidik yang membina anak didiknya dengan bekal yang berguna bagi kehidupan di dunia maupun di akhirat kelak. Kemudian khabar gembira pula bagi kedua orangtua yang mendidik anaknya sehingga menjadi anak yang sholeh dengan sabdanya disebutkan di dalam Shahih Muslim yang diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu' anhu bahwa Rasulullah saw bersabda: “ Jika seorang bani adam meninggal dunia (wafat), maka putuslah seluruh amalnya kecuali tiga (hal): sodaqoh jariyah, ilmu yang bermanfaat,


 anak yang sholeh yang senantiasa mendo’akan kedua orangtuanya “. Sabda Rasul Kembali “ Barang siapa berjalan untuk menuntut ilmu maka Allah akan memudahkan baginya jalan ke syurga ” (H.R. Muslim) Kemudian Nabi bersabda dalam hadits yang lain yaitu : “ Sesungguhnya Allah tidaklah menahan ilmu dari manusia, tetapi dia akan menahan ilmu dengan ditahannya dari para ulama, sehingga jika sudah tidak ada seorang dari ahli agama Islam maka manusia akan menganggkat orang bodoh sebagai pemimpin mereka maka bertanya orang – orang lalu dijawab dengan tanpa ilmu, maka sesatlah mereka dan menyesatkan “ (H.R. Muttafaqun ‘alaih yakni Bukhari dan Muslim). Maka renungkanlah wahai orangtua dan para pendidik… kita semua akan kembali menghadap ALLOH…, kita akan tiada setelah ada… Jangan sia-siakan amanat yang telah ALLOH berikan kepada kita (yaitu anak), didiklah mereka agar menjadi anak yang sholeh… karena merekalah yang akan menjadi tabungan amal bagi kita setelah kita tiada, setelah tubuh ini sudah tidak mampu lagi untuk beramal sholeh.
Kemudian yang terpenting, hendaklah awali perbaikan itu dari kita terlebih dahulu! Karena anak akan mencontoh perilaku orangtuanya. Akhlak baik yang dicontohkan orangtua akan berbekas pada diri anak, demikian pula sebaliknya, perilaku jelek yang dicontohkan orangtua akan diikuti pula oleh anak-anaknya.


http://www.facebook.com/notes/melati/-kewajiban-orang-tua-ortu-para-pendidik-/169250403113343

“ Ketika Junior memimpin Senior “


Bismillahirrohmannirrohim

“ Ketika Junior memimpin Senior “



JUNIOR memimpin Senior? Tentunya peristiwa ini bukan yang pertama kali, junior memimpin senior telah terjadi pada perang mu’tah setelah Zaid bin Haritsah, Ja’far bin Abu Thalib dan Abdullah bin Rawahah gugur. Ketika itu pasukan kaum muslimin di pimpin oleh Khalid bin Walid, tokoh terkenal dengan julukan “ Pedang Alloh “. Ia masuk Islam setelah perjanjian Hudaibiyah pada Safar 8 Hijriah, sedangkan perang mu’tah terjadi pada Jumadil Awal 8 Hijriah. Dengan begitu ia belum genap tiga bulan masuk Islam dan langsung ditugaskan dimedan perang.
Kala itu Khalid bersama Amir bin Ash’ telah membuktikan kemampuannya dalam Sejarah peperangan di dunia Islam, Khalid berhasil menyelamatkan pasukan kaum Muslimin dari ancaman pembataian pasukan Romawi, sedangkan Amir bin Ash’ benar-benar telah menunjukkan kemampuannya yang luar biasa dan berhasil mencapai seluruh tujuan yang telah digariskan oleh Rasululloh, bahkan ia berhasil menundukkan negeri Qudha’ah.
Tidak terlalu penting Membicarakan hasil kemenangan tersebut, yang patut direnungi adalah Kemampuan Rasululloh Muhammad bin Abdillah Shallallahu’ Alaihi wa Sallam dalam mengangkat pemimpin-pemimpin dimasanya. Beliau mampu Mencetak kader tangguh yang mampu memimpin perang yang tentunya terdapat para shahabat “ Senior “ didalamnya. Makkah yang disamakan sebagai Quantum Tarbiyah (Lompatan Pendidikan) dalam kurun tiga bulan telah ditaklukkan.
Hal ini menjelaskan, dibolehkannya mengangkat pemimpin “ Junior “ atas orang-orang yang jauh lebih “ Senior “, jika memang pemimpin “ Junior “ yang diangkat tersebut memiliki kelebihan sifat-sifat tertentu yang terkait dengan kepemimpinannya (Kitab Fathul Bari VIII/75). Selain itu, tentunya diperlukan kerelaan para “ Senior “ untuk memberikan kesempatan kepada “ Junior “ untuk memimpin, seperti yang telah dicontohkan para Shahabat Rasululloh pada masa itu, diantaranya Abu Ubaidah bin Jarrah, Umar bin Khattab, Abu Bakar Ashiddiq Radhiyallohu’ Anhum Ajmain dan lain-lain.
Jika hal ini bisa dipahami oleh kaum Muslimin, bongkahan emas yang selama ini terpendam bisa di angkat keatas dan menerangi jagad raya.
Rasululloh Muhammad bin Abdillah Shallallahu’ Alaihi wa Sallam berpesan “ Manusia itu bagaikan tambang yang terbaik diantara mereka di zaman jahiliyah, terbaik juga ketika masuk Islam jika mereka memahami Agama. (HR. Bukhari dan Muslim). Sekian. Wallahu’ Ta’ala A’lam Bish Showab. Baarokkallaahu ‘Fikk illa Aqwami Ath-Thariq. Akhir tulisan ini kami akhiri dengan membaca Alhamdulillah.


http://www.facebook.com/notes/melati/-ketika-junior-memimpin-senior-/169249273113456

“ Majalah Porno Dan Bahayanya “


KETERANGAN DARI LEMBAGA TETAP KAJIAN ILMIAH DAN FATWA
(AL-LAJNAH AD-DAIMAH LIL BUHUTS AL-ILMIAH WAL-IFTA, SAUDI ARABIA) TENTANG MAJALAH PORNO DAN BAHAYANYA

Segala puji hanya milik Alloh semata, dan shalawat atas nabi kita Muhammad dan atas keluarganya dan para shahabatnya, dan Selanjutnya.
Sesungguhnya kaum muslimin dewasa ini telah ditimpa oleh cobaan yang besar. Musibah-musibah telah mengepung mereka dari segala penjuru. Kebanyakan kaum muslimin pun telah terjerumus di dalamnya. Kemungkaran di mana-mana dan manusia pun telah terang-terangan berbuat maksiat tanpa ada rasa takut dan malu. Sebabnya adalah: sikap remeh terhadap agama Alloh dan tidak adanya pengagungan terhadap hukum dan ajaran-Nya serta lalainya Kebanyakan dari orang-orang yang sholeh untuk menegakkan syari’at Alloh dan amar makruf dan nahi mungkar. Sesungguhnya tiada solusi bagi kaum muslimin dari bencana dan musibah ini kecuali dengan taubat yang benar kepada Alloh Ta’ala dan mengagungkan segala perintah dan larangannya. Mencegah tangan-tangan yang jahil dan memberikan sanksi kepada mereka.
Sesungguhnya musibah yang terbesar yang tampak pada dewasa ini adalah apa yang dilakukan oleh para pedagang kerusakan dan agen-agen kekejian serta penyebar kemungkaran di kalangan kaum mukminin. Dengan menerbitkan majalah-majalah keji yang menentang Alloh dan Rosul-Nya pada perintah dan laranganNya. Majalah-majalah ini mencantumkan di selang halaman-halamanya gambar-gambar telanjang dan wajah-wajah yang menggoda yang membangkitkan nafsu syahwat, dan mengajak kepada kerusakkan.


Telah dibuktikan dengan penelitian yang dalam bahwa majalah-majalah ini mencakup metode-metode yang banyak dalam mengiklankan kejahatan dan maksiat serta membangkitkan nafsu syahwat dan pelampiasannya pada apa-apa yang diharamkan Alloh dan Rasul-Nya. Seperti tercantum dibawah ini :
  • · Gambar-gambar seksi di cover majalah dan di dalamnya.
  • · Wanita-wanita dengan seluruh perhiasannya yang mengoda dan menggairahkan.
  • · Ucapan-ucapan yang kotor, untaian puisi dan kalimat yang jauh dari etika malu dan kemuliaan yang menghancurkan akhlak dan merusak umat.
  • · Cerita-cerita roman yang keji, dan berita-berita artis dan aktor, penari laki-laki dan wanita dari kalangan orang-orang yang suka berbuat maksiat.
  • · Dalam majalah-majalah ini terdapat seruan yang terang-terangan untuk mempertontonkan Kecantikan kepada orang lain, bersolek dan bercampurbaurnya antara laki-laki dan wanita serta pengoyakkan terhadap hijab.
  • · Pameran busana-busana seksi yang menutup tapi hakikatnya telanjang kepada kaum wanita mukminin untuk mengajak mereka kepada telanjang dan buka-bukaan serta menyerupai para pelacur dan pelaku maksiat.
  • · Dalam majalah ini terdapat rangkulan, pelukan dan ciuman antara laki-laki dan wanita.
  • · Di dalam majalah-majalah ini tedapat perkataan-perkataan yang bergejolak yang membangkitkan nafsu seksual yang mati pada jiwa para pemuda dan pemudi, sehingga mendorong mereka dengan segala kekuatan untuk menempuh jalan kesesatan, melenceng dan jatuh di dalam perzinahan, perbuatan dosa, pacaran dan cinta yang menggebu-gebu.
Entah berapa majalah-majalah yang beracun ini disenangi oleh para pemuda dan pemudi, sehingga mereka binasa karenanya dan keluar dari batas-batas kefitrahan dan agama. Dan sungguh majalah ini telah merubah hukum-hukum agama dan dasar-dasar kefitrahan yang lurus pada pemikiran kebanyakan manusia disebabkan oleh tulisan-tulisan dan pemikiran-pemikiran yang disebarkannya. Kebanyakan manusia telah berani melakukan maksiat, dosa-dosa besar (zina), dan melampaui hukum-hukum Alloh disebabkan oleh kecenderungan kepada majalah-majalah ini dan penguasaannya terhadap akal dan pemikiran mereka. Walhasil : sesungguhnya majalah-majalah ini pokok dasarnya adalah perdagangan terhadap tubuh wanita yang dibantu oleh syaithan dengan segala faktor yang memikat dan segala sarana yang menggoda dengan tujuan menyebarkan ajaran ibahiyah (menghalalkan seluruh yang haram), merobek kehormatan, dan merusak para wanita kaum mukminin, dan merubah masyarakat islami menjadi perkumpulan binatang (kumpul kebo) yang tidak mengenal ma’ruf (kebaikan) dan tidak mengingkari kemungkaran, dan tidak menegakkan syari’at Alloh yang suci sedikitpun, bahkan kepala pun tidak diangkat terhadap ajaran ini.
Seperti kondisi kebanyakan masyarakat, bahkan perkaranya sampai kepada bersenang-senang dua jenis insan (laki-laki dan wanita) dengan cara telanjang bulat, yang mereka namakan “ Kota Telanjang “ , semoga Alloh melindungi kita dari fitrah yang terbalik dan keterjerumusan di dalam apa yang telah diharamkan Alloh dan Rosul-Nya. Inilah …


 dan berdasarkan kepada yang telah disebutkan di atas, tentang realita majalah-majalah ini dan dampak-dampaknya serta tujuannya yang keji dan karena banyaknya berita yang datang ke meja lembaga ini dari kalangan orang-orang yang mempunyai ghirah (kecemburuan) terhadap agama dari kalangan ulama dan penuntut ilmu serta seluruh kaum muslimin tentang tersebarnya penayangan majalah-majalah ini di toko-toko buku dan supermarket serta tempat-tempat perdagangan, maka sesungguhnya Lembaga Tetap Kajain Ilmiah dan Fatwa melihat sebagai berikut.
Pertama, diharamkan menerbitkan majalah-majalah hina seperti ini baik majalah-majalah umum atau khusus dengan pakaian wanita. Barangsiapa yang melakukan itu, maka dia mendapatkan bagian dari perkataan Alloh Ta’ala: “ Artinya: “ Sesungguhnya orang-orang yang ingin agar (berita) perbuatan yang amat keji itu tersiar di kalangan orang-orang yang beriman, bagi mereka adzab yang pedih di dunia dan di akhirat “. (QS. An-Nur: 19).
Kedua, diharamkan untuk bekerja di instansi majalah-majalah ini dari segi manapun, baik tugasnya di administrasi atau redaksi atau percetakkan atau distributor. Karena perbuatan itu termasuk ke dalam menolong dalam perbuatan dosa dan kebatilan serta kerusakan. Alloh Ta’ala berfirman: “ Artinya: “ Dan janganlah kamu tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Alloh sesungguhnya Alloh amat berat siksa-Nya “. (QS. Al-Maidah: 2).
Ketiga, diharamkan mengiklankan majalah-majalah ini dan memasarkannya dengan sarana apapun, karena hal itu merupakan indikasi-indikasi terhadap kejahatan dan dakwah kepadanya. Sungguh telah tetap dari Rosululloh Shallallahu’ Alaihi wa Sallam bahwa beliau bersabda: “ Barangsiapa yang mengajak kepada kesesatan maka mendapatkan dosa seperti dosa orang yang mengikutinya tanpa dikurangi dosanya dari dosa-dosa orang yang mengikutinya itu sedikitpun “. (Hadist Riwayat Muslim di Kitab Shohih Muslim).
Keempat, diharamkan menjual majalah-majalah ini dan penghasilan yang didapatkan dari majalah ini adalah penghasilan yang haram. Barangsiapa yang pernah melakukan hal ini maka haruslah dia bertaubat kepada Alloh Ta’ala dan keluar dari penghasilan yang keji ini.
Kelima, diharamkan kepada kaum muslimin untuk membeli majalah-majalah ini dan menyimpannya disebabkan karena di dalamnya terdapat dosa dan kemungkaran. Sebagaimana membeli majalah itu adalah memperkuat pelarisan majalah-majalah ini dan mengangkat pendapatan mereka dan mensuport mereka untuk memproduksi dan memasarkannya. Seorang muslim wajib waspada terhadap keluarganya baik laki-laki atau wanita untuk mendapatkan majalah-majalah ini demi menjaga mereka dari bencana ini dan terpengaruh dengannya. Seorang muslim (suami) harus mengetahui sesungguhnya dia adalah pemimpin dan akan ditanya tentang kepemimpinannya pada hari kiamat.



Keenam, seorang muslim wajib memejamkan matanya dari melihat majalah-majalah yang merusak itu demi ketaatan kepada Alloh dan Rosul-Nya dan demi menjauhi bencana dan tempat-tempatnya. Kepada seseorang janganlah mendakwahkan terhadap dirinya terjaga dari dosa, sungguh Rosululloh memberitahukan bahwa “ Sesungguhnya Syaithan itu mengalir di tubuh anak adam seperti mengalirnya darah “. Imam Ahmad –Rahimahulloh- berkata: “ Entah berapakah suatu pandangan yang menimbulkan bencana di hati orang yang melihat itu “. Maka barangsiapa yang tergantung dengan apa yang terdapat di dalam majalah-majalah itu dari gambar-gambar dan yang lainnya telah merusak hatinya dan kehidupannya serta memalingkannya kepada hal-hal yang tidak bermanfaat baik dunia maupun akhirat. Karena, baiknya hati dan kehidupannya hanya disebabkan oleh ketergantungan dengan Alloh dan mengibadatinya, lezatnya bermunajah kepadanya dan ikhlas serta penuhnya kecintaanya kepada Alloh.

Ketujuh, barangsiapa yang dipilih Alloh menjadi pemimpin di negeri Islam manapun wajib memberikan nasehat kepada kaum muslimin dan menjauhkan mereka dari kerusakan dan pelakunya dan menjauhkan mereka dari segala yang membahayakan mereka di dalam agama dan dunia mereka. Di antaranya melarang majalah-majalah yang merusak ini untuk disebar dan jual-belikan. Dan menahan kerusakannya dari mereka. tindakan ini merupakan menolong Alloh dan agama-Nya. Dan merupakan sebab kemenangan dan keberhasilan dan menguasai bumi sebagaimana firman Alloh: “ Artinya: “ Sesungguhnya Alloh pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Alloh benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa. (Yaitu) orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi, niscaya mereka mendirikan sholat dan menunaikan zakat, menyuruh berbuat yang ma’ruf dan mencegah dari perbuatan yang mungkar, dan kepada Alloh-lah kembali urusan “. (QS. Al-Hajj: 40-41).
Dan segala puji bagi Alloh Robb semesta alam dan shalawat dan salam atas nabi kita Muhammad Ibnu Abdillah Shallallahu’ Alaihi wa Sallam dan keluarganya dan para shahabatnya serta orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik sampai hari kiamat.
AL-LAJNAH AD-DAIMAH LIL BUHUTS AL-ILMIAH WAL-IFTA, SAUDI ARABIA
Ketua :
Syaikh Kami yang Mulia Al-Allamah Asy-Syaikh Al-Faqih Muhadist Abdul Aziz bin Abdullah bin Muhammad Allu’-Syaikh Yahfadzhuhulloh Ta’ala.
Anggota :



- Syaikh kami yang mulia Al-Allamah Asy-Syaikh Prof. DR. Shalih bin Fauzan bin Abdulloh Al-Fauzan Hafidzhahulloh.
- Syaikh kami yang mulia Al-Allamah Asy-Syaikh DR. Bakr’ bin ‘Abdillah Abu Zayd Hafidzhahulloh.
- Syaikh kami yang mulia Al-Allamah Asy-Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Al-Ghudyan Hafidzhahulloh.

Dinukil&diedit ulang dalam bahasa Indonesia Oleh:
Muhammad Faisal , SPd, M, MPd dan Mashuri
Mutiara Sunnah:
Dari Anas bin Malik Radhiyallohu Anhu bahwa Rasululloh Muhammad Ibnu Abdillah Shallallahu’ Alaihi wa Sallam pernah bersabda, “ Ketika saya dimikrajkan, saya melewati sekelompok manusia yang mempunyai kuku tembaga, mereka asik mencakar-cakar muka dan dada mereka. Saya bertanya kepada Jibril, ‘ Siapa mereka itu’. Jibril menjawab, ‘ Mereka itu adalah orang-orang yang suka memakan daging manusia dan melanggar kehormatan mereka”.


http://www.facebook.com/notes/melati/-majalah-porno-dan-bahayanya-/169248283113555